Co-founder BitMEX, Arthur Hayes, kembali menarik perhatian pasar dengan menyatakan secara terbuka di media sosial bahwa target alokasi ZEC miliknya belum tercapai, serta menegaskan bahwa jika harga ZEC turun ke kisaran $300–$350, ia akan mempertimbangkan untuk menambah investasinya.
Pernyataan ini dengan cepat menjadi perbincangan di komunitas kripto, memicu minat luas terhadap koin privasi Zcash.
Tepat sebelum dan sesudah komentar Hayes, ZEC mengalami lonjakan harga yang dramatis: hanya dalam dua bulan, nilainya melonjak sekitar 1.500%, menembus level $750 dan mencatatkan harga tertinggi sejak Januari 2018.
Namun, pada 12 November, ZEC anjlok lebih dari 15% dalam satu hari, hanya untuk bangkit kembali secara signifikan sebesar 17,2% pada 13 November. Di tengah volatilitas ekstrem ini, pendekatan terukur Hayes memberikan wawasan langka kepada investor mengenai pengambilan keputusan strategis.
01 Gejolak Pasar: Perjalanan Liar Harga ZEC
Sekitar waktu pernyataan Arthur Hayes, ZEC sedang mengalami fluktuasi pasar yang sangat tajam. Berdasarkan data pasar Gate, pada 12 November, ZEC memimpin penurunan dengan koreksi 15,49% dalam satu hari ke level $472,24.
Penurunan tajam ini terjadi setelah ZEC mencatatkan harga tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, yang sebagian besar didorong oleh aksi ambil untung setelah kenaikan pesatnya.
Namun, sentimen bearish tidak bertahan lama. Pada 13 November, ZEC melakukan rebound kuat, melonjak 17,2% dalam satu hari dan kembali ke $520,89.
Volatilitas semacam ini menyoroti perbedaan pandangan pasar terhadap ZEC dan membuka peluang bagi strategi masuk Arthur Hayes.
Melihat performa ZEC belakangan ini, momentumnya memang luar biasa. Sejak Oktober 2025, ZEC telah menguat 472%, sempat menyentuh level tertinggi tujuh tahun di $420.
Dalam konteks yang lebih luas, selama dua bulan sejak September, harga ZEC melesat sekitar 1.500% dan mencapai puncak $750.
02 Strategi Whale: Langkah Terukur Arthur Hayes
Di tengah hiruk-pikuk pasar, Arthur Hayes justru tetap tenang. Pada 12 November, ia menegaskan tidak terburu-buru mengejar reli harga, melainkan sabar menantikan titik masuk yang tepat.
Ia mengungkapkan bahwa kepemilikan ZEC saat ini masih sedikit di bawah target alokasinya, dan jika ZEC turun ke kisaran $300–$350, ia akan mempertimbangkan untuk menambah posisi.
Strategi ini menunjukkan bahwa bahkan pelaku pasar yang bullish jangka panjang terhadap ZEC masih melihat potensi koreksi di level saat ini dan telah mempersiapkan diri.
Ini bukan kali pertama Hayes memberikan proyeksi bullish untuk ZEC. Pada Oktober lalu, ia secara berani memprediksi ZEC bisa mencapai $1.000 pada 2025, dengan target jangka panjang hingga $10.000.
Dalam portofolio family office miliknya, ZEC sudah menjadi kepemilikan terbesar kedua, hanya kalah dari Bitcoin.
Analisis Hayes terhadap kebijakan pemerintah AS dan keterkaitannya dengan pasar kripto juga patut dicermati. Ia meyakini bahwa "kebijakan cetak uang dan distribusi bantuan sosial yang kembali dilakukan pemerintah AS" akan mendorong kenaikan BTC dan ZEC.
Selain itu, ia melihat penyelesaian shutdown pemerintah AS sebagai pemicu "pelonggaran likuiditas dan kembalinya selera risiko," yang berpotensi memberikan dukungan tambahan bagi aset digital.
03 Analisis Faktor: Berbagai Pendorong Kenaikan ZEC
Modal Institusional Mengalir Masuk
Reli ZEC belakangan ini bukan tanpa dasar—aliran dana institusional dalam jumlah besar menjadi salah satu pendorong utama.
Grayscale’s Zcash Trust (ZCSH) telah mengumpulkan aset senilai $137 juta, dengan total kepemilikan mencapai $151,6 juta, menandakan minat institusional yang kuat terhadap ZEC.
Pada saat yang sama, transaksi whale dalam jumlah besar menarik perhatian pasar. Berdasarkan data Bitget, dompet whale besar (0x96ea) baru-baru ini mengalirkan 32.000 ZEC (senilai sekitar $16,3 juta) ke pasar dan saat ini mengantongi keuntungan belum terealisasi sebesar $2,7 juta.
Fokus Baru pada Koin Privasi
Di tengah meningkatnya pengawasan global terhadap aktivitas keuangan dan perkembangan mata uang digital bank sentral (CBDC), koin privasi kembali menjadi sorotan.
Zcash, dengan teknologi zk-SNARK yang unik, memungkinkan transaksi privat sekaligus tetap mematuhi regulasi—sebuah keseimbangan yang menarik minat banyak investor institusional.
Data menunjukkan lebih dari 30% pasokan ZEC yang beredar disimpan dalam shielded pool, menandakan permintaan fitur privasi yang terus meningkat di kalangan pengguna.
Faktor Teknis dan Fundamental
Pada November 2025, Zcash melaksanakan halving ketiganya, memangkas reward blok dari 3,125 ZEC menjadi 1,5625 ZEC. Mekanisme ini, mirip dengan model kelangkaan Bitcoin, memperkuat ekspektasi berkurangnya pasokan.
Sementara itu, volume transaksi on-chain Zcash baru-baru ini melonjak 150% secara kuartalan, menandakan peningkatan penggunaan untuk pembayaran lintas negara dan protokol DeFi.
04 Perspektif Pasar: Bull vs. Bear atas Masa Depan ZEC
Pandangan Bullish
Analisis teknikal menunjukkan ZEC masih berada dalam kanal parabola yang curam. Jika mampu rebound dari zona support saat ini, momentum bullish bisa kembali menguat, berpotensi mendorong harga ke kisaran $900–$1.000—selaras dengan proyeksi Arthur Hayes.
Electric Coin Company (ECC) berencana meluncurkan upgrade privasi dan dompet mobile Zashi pada kuartal IV, yang dapat semakin memperkuat prospek bullish jangka panjang ZEC.
Dari sisi regulasi, terdapat kabar positif. Legislasi AS seperti "Clarity Act" dan "Genius Act" memberikan kerangka hukum bagi proyek-proyek berorientasi privasi, sehingga membuka jalan bagi partisipasi institusional.
Risiko Bearish
Sejumlah analis memperingatkan bahwa ZEC telah memasuki wilayah overbought dalam jangka pendek. Relative Strength Index (RSI) mingguan ZEC mencapai 94,24 pekan ini—level tertinggi sepanjang sejarah.
Secara historis, harga ZEC memang bisa terus naik selama beberapa minggu setelah memasuki zona overbought, namun biasanya diikuti koreksi tajam antara 45% hingga lebih dari 90%.
Bubble chart volume perdagangan spot CryptoQuant menunjukkan aktivitas pasar ZEC telah memasuki zona "overheated," dengan kluster merah terbesar yang pernah tercatat.
Pada 2021–2022, ZEC sempat mengalami penurunan lebih dari 95% setelah sinyal peringatan yang relatif ringan.
05 Strategi Investasi: Menavigasi Volatilitas ZEC Saat Ini
Bagi investor yang berfokus pada ZEC, dengan mempertimbangkan volatilitas tinggi saat ini dan strategi masuk Arthur Hayes, berikut beberapa pendekatan yang dapat dipertimbangkan:
Kisaran masuk $300–$350 yang ditetapkan Hayes menjadi referensi penting. Pemegang eksisting dapat mempertimbangkan untuk menambah posisi jika pasar terkoreksi ke zona ini.
Bagi trader jangka pendek, support krusial ZEC berada di $462,34 (retracement Fibonacci 50%), dengan resistance di kisaran $900–$1.000.
Mengingat volatilitas tinggi ZEC, manajemen risiko menjadi sangat penting. Disarankan untuk membatasi kerugian pada setiap investasi maksimal 5–10% dari total modal, serta menghindari penggunaan leverage atau pinjaman untuk spekulasi.
Investor sebaiknya memantau secara cermat dampak halving Zcash yang akan datang, perkembangan upgrade privasi ECC, serta dinamika regulasi global terkait koin privasi, karena semua faktor ini dapat menjadi katalis utama bagi pergerakan harga ZEC di masa depan.
Prospek
Pergerakan harga ZEC, layaknya teknologi privasinya, berayun antara transparansi dan opasitas. Strategi terukur Arthur Hayes menjadi kontras dengan euforia spekulatif pasar, dengan kisaran masuk $300–$350 menjadi garis pemisah antara spekulasi jangka pendek dan investasi jangka panjang.
Volatilitas pasar yang intens tidak akan mengubah arah jangka panjang ZEC. Jalan menuju $1.000 mungkin tidak mulus, namun bagi mereka yang mengambil posisi di kisaran $300–$350, kesabaran berpotensi menghasilkan imbal hasil yang signifikan.


