Mengapa Bitcoin Melonjak Lebih dari 6% dalam Sehari hingga Kembali di Atas $93.000, Namun Pasar Masih Diliputi "Ketakutan"?

Pasar
Diperbarui: 2025-12-03 06:58

Pada 3 Desember, harga Bitcoin mengalami rebound signifikan, melonjak lebih dari 6% dalam sehari dan sempat menembus level $93.000.

Berlawanan dengan reli Bitcoin, saham perusahaan penambangan Bitcoin asal AS, American Bitcoin Corp., anjlok lebih dari 50% di tengah volatilitas ekstrem, dengan perdagangan yang berulang kali dihentikan.

01 Tinjauan Pasar

Setelah beberapa minggu mengalami tekanan jual, Bitcoin mencatat rebound kuat pada 3 Desember. Berdasarkan data pasar Gate, harga Bitcoin mencapai level tertinggi di $93.923, mencatat kenaikan harian sebesar 6,8%.

Rebound ini tidak terjadi secara terisolasi. Ethereum bahkan membukukan kenaikan yang lebih kuat, naik lebih dari 8% dan sempat kembali menembus level $3.000. Token-token dengan likuiditas lebih kecil seperti Cardano, Solana, dan Chainlink, mencatat kenaikan lebih dari 10%.

Di pasar keuangan tradisional, ketiga indeks saham utama AS juga ditutup menguat. Dow Jones naik 185,13 poin atau 0,39%; Nasdaq menguat 0,59%; dan S&P 500 bertambah 0,25%.

02 Di Balik Angka

Total kapitalisasi pasar kripto tumbuh 6,6% dalam 24 jam terakhir, mencapai $3,09 triliun. Kapitalisasi pasar Bitcoin meningkat 6,7% menjadi $1,81 triliun.

Meski harga rebound, indikator sentimen menunjukkan investor tetap berhati-hati. Menurut "Fear & Greed Index" dari CoinMarketCap, pasar masih berada di zona "Fear". Indeks ini naik dari 23 kemarin menjadi 28, sedikit keluar dari rentang "Extreme Fear".

Saldo stablecoin di bursa meningkat, menandakan para trader sementara waktu menempatkan dana di stablecoin alih-alih secara agresif membeli aset kripto saat harga turun.

03 Pemicu Volatilitas

Sejumlah analis pasar menyoroti bahwa volatilitas kali ini terutama didorong oleh perubahan likuiditas pasar, bukan oleh pergeseran fundamental. Ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve juga dianggap sebagai faktor utama yang mendorong rebound pasar.

Pemicu utama lain dari pergerakan harga jangka pendek adalah penggunaan leverage. Ketika harga Bitcoin bergerak cepat, posisi leverage—baik long maupun short—dapat terlikuidasi, memicu aksi jual paksa dan memperbesar volatilitas harga.

Langkah yang diambil oleh Strategy Inc. (sebelumnya MicroStrategy) juga memengaruhi sentimen pasar. CEO perusahaan tersebut menyatakan bahwa mereka mungkin akan menjual Bitcoin jika diperlukan untuk membayar utang.

04 Sorotan Risiko

Bertolak belakang dengan reli Bitcoin, aset kripto yang terkait dengan keluarga mantan Presiden AS Trump mengalami kerugian besar. American Bitcoin Corp., perusahaan penambangan yang didirikan bersama oleh Eric Trump, nilai pasarnya terpangkas setengah dalam waktu kurang dari 30 menit, anjlok hingga 51%.

Memecoin TRUMP resmi saat ini diperdagangkan di kisaran $6, jauh di bawah rekor tertinggi $73,40 setelah peluncuran. Memecoin First Lady Melania Trump, MELANIA, kini hanya dihargai $0,13, kehilangan hampir seluruh nilainya dibandingkan puncaknya pada Januari.

05 Navigasi Rasional

Bagi investor sehari-hari, memahami siklus volatilitas Bitcoin sangat penting. Para analis menilai pergerakan harga saat ini menyerupai "penyesuaian akhir siklus" yang biasa, bukan pembentukan puncak jangka panjang.

Dalam laporan terbaru, para analis mencatat bahwa investor melakukan lindung nilai dengan memindahkan dana ke stablecoin hingga arus masuk ETF stabil dan ketidakpastian makroekonomi mereda. Mereka menekankan bahwa situasi ini berbeda dengan pengetatan likuiditas yang terjadi pada puncak jangka panjang; saat ini, likuiditas justru menumpuk di luar bursa, menandakan pasar tengah menunggu arah yang lebih jelas.

Investor institusi mulai meninjau ulang eksposur risikonya. Bank of America baru-baru ini menyarankan bahwa alokasi 4% portofolio ke Bitcoin dapat dianggap wajar bagi sebagian investor. Sementara itu, Vanguard Group mulai mengizinkan perdagangan ETF dan reksa dana yang mayoritas berisi aset kripto di platformnya.

Prospek

Per 3 Desember, "Fear & Greed Index" CoinMarketCap naik tipis ke level 28 namun masih berada di zona fear, di mana indeks ini telah bertahan selama tiga minggu terakhir.

Saldo stablecoin USDT dan USDC di bursa terus meningkat, dengan para trader memilih menahan dana alih-alih aktif membeli. Publikasi kripto terkemuka, The Motley Fool, mencatat bahwa volatilitas struktural pasar seperti ini lebih banyak dipicu oleh perubahan leverage dan likuiditas, bukan oleh berita ekonomi nyata.

Menjelang pertemuan kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC) AS, pasar dengan cemas menanti keputusan kebijakan moneter berikutnya, yang dapat memberikan arahan penting bagi fase selanjutnya dalam perjalanan kripto.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten