Bankman-Fried Mengajukan Petisi Pengampunan Presiden untuk Hukuman 25 Tahun

Sam Bankman-Fried mengajukan permohonan pengampunan presiden secara resmi ke U.S. Department of Justice Office of the Pardon Attorney, dengan meminta penghapusan (expungement) atas vonis penjara federal 25 tahun yang dijalaninya. Permohonan tersebut, yang saat ini berstatus “pending” di basis data federal, menandai eskalasi dalam kampanye Bankman-Fried untuk membatalkan vonis tindak penipuan keuangan pada 2023. Mantan CEO FTX itu menjalani hukumannya di Federal Correctional Institution, Lompoc I, di California, dan menyatakan dalam wawancara telepon dari penjara bahwa ia akan menerima pengampunan jika ditawarkan. Sementara proses permohonan berjalan melalui jalur Department of Justice, kewenangan grasi eksekutif berada pada Presiden Donald Trump. Tim hukum Bankman-Fried berargumen bahwa harta pailit FTX memulihkan aset untuk membayar kembali para nasabah dengan jumlah setara kira-kira 170 persen dari setoran awal mereka, sehingga vonisnya tidak layak.

Bankman-Fried Mengutip Pemulihan Aset dan Bias Peradilan dalam Argumen Pengampunan

Permohonan pengampunan Bankman-Fried berfokus pada restitusi penuh bagi korban dan dugaan overreach peradilan. Mantan eksekutif itu membantah dasar tuduhan dalam persidangannya, dengan menegaskan bahwa ia tidak pernah dengan sengaja mencuri dana pengguna. Ia berpendapat bahwa karena harta pailit FTX memulihkan kumpulan aset untuk membayar pelanggan dengan jumlah setara kira-kira 170 persen dari setoran awal platform, masa penjaranya bersifat keras dan tidak semestinya.

Dalam pergeseran pesan publik, Bankman-Fried memuji kerangka tarif kripto pemerintahan dan langkah-langkah kebijakan luar negeri. Ia menyoroti U.S. District Judge Lewis Kaplan, yang menjatuhkan vonis kepadanya, dengan menuduh Kaplan menampung bias politik. Karena Judge Kaplan memimpin gugatan perdata terhadap Presiden Trump, tim pembela berharap dapat memanfaatkan rasa kesamaan keluhan terkait pengadilan federal di New York.

Gedung Putih Menolak Pemberian Grasi Meski Ada Preseden Pengampunan Pendiri Binance

Gedung Putih mempertahankan sikap tegas terhadap permohonan pengampunan tersebut. Seorang juru bicara pemerintahan mengonfirmasi bahwa Presiden Trump tidak berniat memberikan grasi kepada Bankman-Fried. Trump sebelumnya menyatakan bahwa ia memandang penipuan Bankman-Fried sebagai kejahatan keuangan yang berat, seraya mencatat adanya defisit nasabah senilai 8 miliar dolar AS membuat kasus tersebut menjadi kandidat yang tidak mungkin untuk belas kasihan eksekutif.

Penolakan ini kontras dengan perlakuan pemerintahan terhadap pendiri Binance, Changpeng Zhao, yang diberikan pengampunan penuh oleh Presiden Trump. Zhao menjalani masa hukuman atas pelanggaran pencucian uang dan kepatuhan regulasi di tingkat federal. Gedung Putih menggambarkan penuntutan Zhao sebagai perang agresif yang bermotif politik terhadap kripto yang dipimpin oleh pemerintahan sebelumnya. Namun, karena kasus Zhao tidak melibatkan tuduhan penipuan pengguna atau dana pelanggan yang hilang, pemerintahan menggambar garis antara kegagalan kepatuhan regulasi dan penggelapan yang menghancurkan FTX.

Banding Tetap Menjadi Upaya Hukum Utama di Pengadilan Banding Sirkuit Kedua

Dengan grasi eksekutif yang secara tegas ditolak, upaya hukum utama Bankman-Fried tetap banding yang masih berlangsung di U.S. Court of Appeals for the Second Circuit. Banding tersebut menentang vonisnya pada 2023 dengan beberapa dasar.

FAQ

Apa yang diajukan Sam Bankman-Fried kepada Department of Justice?

Sam Bankman-Fried mengajukan permohonan pengampunan presiden secara resmi ke U.S. Department of Justice Office of the Pardon Attorney. Permohonan tersebut meminta penghapusan (expungement) atas vonis penjara federal 25 tahun untuk dakwaan penipuan keuangan pada 2023. Permohonan itu saat ini berstatus “pending” di basis data federal.

Mengapa Bankman-Fried berargumen bahwa vonisnya tidak layak?

Bankman-Fried berargumen bahwa harta pailit FTX memulihkan aset untuk membayar kembali nasabah dengan jumlah kira-kira 170 persen dari setoran awal platform mereka. Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah dengan sengaja mencuri dana pengguna dan mengklaim masa penjaranya yang panjang bersifat keras mengingat restitusi penuh bagi korban.

Bagaimana respons Gedung Putih terhadap permohonan pengampunan Bankman-Fried?

Seorang juru bicara pemerintahan mengonfirmasi bahwa Presiden Trump tidak berniat memberikan grasi kepada Bankman-Fried. Trump sebelumnya menyatakan bahwa ia memandang defisit nasabah senilai 8 miliar dolar AS sebagai kejahatan keuangan yang berat yang membuat kasus tersebut tidak mungkin menjadi kandidat untuk belas kasihan eksekutif.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar