Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Jadi baru-baru ini aku perhatikan sesuatu yang cukup menarik di sektor penambangan crypto. Bitdeer, perusahaan penambangan bitcoin yang berbasis di Singapura, baru saja mengonfirmasi bahwa mereka sudah menjual seluruh cadangan bitcoin mereka. Pada Februari 2026, saldo bitcoin mereka mencapai nol rupiah—atau dalam hal ini, nol BTC. Ini adalah langkah yang cukup radikal, terutama mengingat banyak perusahaan penambangan publik lainnya masih menggenggam bitcoin seperti kerajaan harta karun mereka.
Tapi tunggu dulu. Ini bukan cerita tentang perusahaan yang kehilangan kepercayaan pada bitcoin. Justru sebaliknya. Bitdeer menjelaskan bahwa keputusan ini adalah bagian dari strategi realokasi modal yang sangat terukur. Mereka membutuhkan likuiditas tunai besar untuk akuisisi lahan—terutama lahan yang sudah memiliki infrastruktur listrik yang mumpuni. Di era 2026 ini, hambatan terbesar dalam penambangan bukan lagi tentang hardware yang canggih, melainkan akses ke energi yang stabil dan terjangkau dalam jumlah masif.
Kenapa ini penting? Karena Bitdeer sedang dalam fase ekspansi agresif. Hashrate penambangan mandiri mereka baru-baru ini mencapai 63,2 EH/s, menjadikan mereka salah satu penambang independen terbesar di dunia. Dengan menjual bitcoin untuk mendapatkan kas, mereka bisa mengamankan lahan "plug-and-play" yang memungkinkan mereka scale up jauh lebih cepat dibanding kompetitor yang masih menunggu koneksi jaringan baru.
Namun cerita Bitdeer tidak hanya tentang penambangan bitcoin tradisional lagi. Perusahaan ini sedang melakukan diversifikasi besar-besaran ke artificial intelligence dan high-performance computing. Mereka sudah mulai deploy sistem NVIDIA GB200 di fasilitas Malaysia mereka. Beberapa situs penambangan lama di Amerika Serikat dan Norwegia sedang dievaluasi untuk dikonversi menjadi data center yang siap untuk beban kerja AI. Model hibrida ini memberi mereka fleksibilitas—mereka bisa mengalihkan penggunaan daya antara penambangan dan AI tergantung mana yang memberikan return lebih tinggi pada waktu tertentu.
Ini membedakan Bitdeer dari penambang tradisional lainnya seperti Marathon atau Riot, yang masih fokus mengumpulkan bitcoin. CEO Bitdeer, Jihan Wu, mengatakan bahwa saldo bitcoin mereka "tidak akan selalu nol," yang mengisyaratkan bahwa setelah fase akuisisi lahan ini selesai, mereka mungkin akan mulai membangun cadangan lagi. Tapi untuk saat ini, prioritas adalah mengamankan infrastruktur fisik dan teknologi proprietary mereka sendiri.
Perspektif jangka panjang di sini cukup menarik untuk direnungkan. Pertanyaannya adalah: apakah menjual bitcoin untuk membiayai akuisisi lahan adalah keputusan modal yang lebih efisien daripada sekadar menyimpan aset? Bitdeer bertaruh bahwa infrastruktur—lahan, chip, dan akses energi—adalah fondasi yang lebih stabil untuk pertumbuhan jangka panjang dalam ekonomi digital yang terus berkembang. Mereka memilih "cangkul dan sekop" daripada menimbun koin. Strategi ini bisa menjadi blueprint baru untuk industri penambangan seiring matangnya sektor ini dan meningkatnya kebutuhan modal untuk ekspansi.