Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Pernah bertanya-tanya siapa sebenarnya yang hadir saat Bitcoin dimulai? Bukan Satoshi—saya berbicara tentang orang yang mengunduhnya pertama kali dan membuat transaksi nyata pertama terjadi. Orang itu adalah Hal Finney.
Hal Finney bukan sekadar pengadopsi awal sembarangan. Lahir pada tahun 1956 di California, dia sudah mendalam di dunia kriptografi jauh sebelum Bitcoin ada. Pria ini belajar teknik mesin di Caltech, tetapi hasrat sebenarnya adalah keamanan digital dan privasi. Dia bekerja di bidang permainan video di awal kariernya—Adventures of Tron, Space Attack, hal semacam itu—tapi kriptografi selalu menjadi hati nuraninya.
Inilah yang membuat Finney menonjol: dia sudah membangun alat enkripsi sejak lama. Pretty Good Privacy (PGP)? Dia membantu menciptakannya. Pada tahun 2004, dia bahkan mengembangkan sesuatu yang disebut bukti kerja yang dapat digunakan kembali, yang pada dasarnya sudah memperkirakan bagaimana Bitcoin akan bekerja. Pria ini memikirkan masalah-masalah ini bertahun-tahun sebelum whitepaper Satoshi dirilis.
Ketika Satoshi menerbitkan whitepaper Bitcoin pada 31 Oktober 2008, Finney langsung memahaminya. Bukan hanya mengerti—dia benar-benar berinteraksi dengan Satoshi, menyarankan perbaikan dan membantu debug kode. Tapi momen yang benar-benar legendaris? Pada 12 Januari 2009, Hal Finney menerima transaksi Bitcoin pertama. Itu bukan sekadar tonggak teknis; itu membuktikan seluruh sistem benar-benar berfungsi. Dia menjalankan node jaringan saat hampir tidak ada orang lain yang melakukannya.
Jelas, orang mulai berspekulasi bahwa mungkin Hal Finney ADALAH Satoshi Nakamoto. Kolaborasi dekat, pekerjaan sebelumnya tentang sistem bukti kerja, beberapa kesamaan gaya penulisan—semuanya tampak terhubung. Tapi Finney selalu menyangkalnya, dan sebagian besar ahli kripto setuju bahwa mereka hanyalah dua orang berbeda yang bekerja sangat baik bersama selama bulan-bulan awal Bitcoin yang kritis.
Yang banyak orang tidak tahu adalah bahwa pada tahun 2009, tepat setelah Bitcoin diluncurkan, Finney didiagnosis ALS. Ini adalah penyakit yang sangat brutal yang secara bertahap melumpuhkanmu. Sebelumnya, pria ini adalah pelari, mengikuti setengah maraton dan segala macam. Tapi bahkan saat penyakit itu mengambil kemampuannya untuk bergerak, Finney tetap bekerja. Dia menggunakan teknologi pelacakan mata untuk terus mengkode dan berkomunikasi. Itulah jenis tekad yang mendefinisikannya.
Finney meninggal pada Agustus 2014 di usia 58 tahun, dan sesuai keinginannya, Alcor Life Extension Foundation secara kriogenik mengawetkan tubuhnya. Keputusan