Bank for International Settlements: Ekonomi global menghadapi berbagai tekanan, termasuk tingginya utang dan demam AI, dll.

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

金色财经报道,6月29日,国际清算银行(BIS)称,从公共债务上升到金融脆弱性,再到人工智能(AI)热潮的可持续性,这些全球性压力正在加剧风险,凸显出审慎制定政策的必要性。国际清算银行周日发布的《年度经济报告》警告称,当前存在一系列复杂的脆弱性因素,包括财政状况紧张、供应冲击持续以及通胀再次居高不下的风险。该银行表示,尽管近几个月来经济活动保持韧性,但决策者必须果断采取行动,以维护稳定。“政策举措必须相互配合,以避免对全球经济形成掣肘。归根结底,成功取决于稳健的财政和金融基础,”国际清算银行(BIS)总经理德科斯(Pablo Hernandez de Cos)表示。

Terjemahan: Laporan Gold Finance, 29 Juni – Bank for International Settlements (BIS) menyatakan bahwa tekanan global mulai dari meningkatnya utang publik hingga kerentanan keuangan, serta keberlanjutan ledakan kecerdasan buatan (AI), semakin memperburuk risiko dan menekankan perlunya kebijakan yang hati-hati. Laporan Ekonomi Tahunan yang dirilis oleh BIS pada hari Minggu memperingatkan bahwa saat ini terdapat serangkaian faktor kerentanan yang kompleks, termasuk ketatnya kondisi fiskal, guncangan pasokan yang berkelanjutan, serta risiko inflasi yang kembali tinggi. Bank tersebut mengatakan bahwa meskipun aktivitas ekonomi tetap tangguh dalam beberapa bulan terakhir, para pembuat kebijakan harus mengambil tindakan tegas untuk menjaga stabilitas. "Langkah-langkah kebijakan harus saling mendukung untuk menghindari hambatan bagi perekonomian global. Pada akhirnya, keberhasilan bergantung pada fondasi fiskal dan keuangan yang kokoh," kata Direktur Utama BIS, Pablo Hernandez de Cos.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar