#USRevokesIranOilWaiver


Gencatan Senjata AS-Iran di Ambang Kehancuran, Washington Cabut Izin Ekspor Minyak Setelah Tiga Tanker Diserang di Selat Hormuz

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memuncak dalam empat puluh delapan jam terakhir. Departemen Keuangan AS lewat Kantor Pengawasan Aset Asing, atau OFAC, mencabut izin yang selama ini membolehkan penjualan minyak dan produk petrokimia Iran ke pasar global, berlaku efektif segera sejak Selasa tujuh Juli. Langkah ini datang hanya beberapa jam setelah tiga kapal tanker diserang di dalam maupun di sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Yang membuat situasi ini semakin genting, Presiden Trump bahkan menyatakan hari ini di sela sela KTT NATO bahwa ia meyakini nota kesepahaman antara AS dan Iran sudah berakhir, sebuah pernyataan yang menandakan rapuhnya fondasi diplomatik yang dibangun kurang dari sebulan lalu.

Konteks yang Sering Terlewat, Perang yang Belum Benar Benar Usai

Penting dipahami bahwa ketegangan hari ini bukan berdiri sendiri. AS dan Iran sebenarnya masih berada dalam kondisi perang terbuka yang dimulai sejak dua puluh delapan Februari lalu. Nota kesepahaman yang kini terancam runtuh ditandatangani pada tujuh belas Juni di Islamabad, bukan di Swiss seperti yang sering disebut sebelumnya, dan dikenal sebagai Islamabad MOU. Kesepakatan ini membuka jendela negosiasi selama enam puluh hari, di mana Iran setuju menghentikan serangan dan membuka kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas kapal komersial, sementara AS memberikan keringanan sanksi terbatas termasuk izin penjualan minyak.

Situasi menjadi lebih rumit karena bertepatan dengan wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang jenazahnya tengah disemayamkan di Teheran sebelum dimakamkan di Masyhad. Presiden Trump sempat memberikan masa jeda selama sepekan bagi Iran untuk melangsungkan upacara berkabung, namun periode itu justru dimanfaatkan pihak Iran untuk melanjutkan serangan terhadap kapal kapal di Hormuz, memicu eskalasi terbaru ini.

Detail Izin yang Dicabut

Izin yang dicabut hari ini, dikenal dengan sebutan General License X, sebelumnya diterbitkan pada dua puluh satu Juni dan seharusnya berlaku hingga dua puluh satu Agustus mendatang. Izin tersebut mengizinkan produksi, pengiriman, penjualan, serta pembayaran dalam dolar AS untuk minyak Iran, sumber pendapatan utama bagi Teheran. Kebijakan ini sempat menuai kritik tajam karena dipandang sebagai konsesi besar di tengah ketegangan nuklir dan regional yang belum reda, meski pihak AS berulang kali menegaskan bahwa kesepakatan ini bersifat sepenuhnya bergantung pada perilaku Iran.

Dengan pencabutan ini, seluruh transaksi minyak Iran yang sudah berjalan wajib diselesaikan paling lambat tujuh belas Juli, dipangkas jauh dari tenggat awal yang seharusnya masih tersisa lebih dari sebulan.

Kronologi Serangan yang Memicu Eskalasi

Antara Senin malam hingga Selasa, setidaknya tiga kapal komersial diserang saat melintasi Selat Hormuz. Otoritas maritim Inggris melaporkan sebuah tanker minyak asal Arab Saudi bernama Wedyan menjadi salah satu sasaran, sementara kapal tanker gas alam cair asal Qatar bernama Al Rekayyat dilaporkan sempat berisiko meledak akibat kebakaran di ruang mesinnya. Kapal ketiga dilaporkan terbakar di lepas pantai Oman. Arab Saudi mengecam keras insiden ini sebagai serangan terhadap keamanan navigasi internasional dan pasokan energi global.

Akar masalah sebenarnya berasal dari perselisihan soal jalur pelayaran. Iran bersikeras kapal kapal harus melintas lewat rute utara yang mereka kendalikan dan membayar biaya tertentu, sementara mayoritas kapal memilih rute selatan dekat pesisir Oman yang dijaga Angkatan Laut AS, mengingat rute tengah tradisional Hormuz sudah ditanami ranjau oleh Iran. Otoritas maritim internasional menaikkan status ancaman terhadap kapal yang melintasi selat ini menjadi kategori parah.

Respons Militer AS

Hanya berselang beberapa jam setelah pencabutan izin, Komando Pusat AS mengonfirmasi telah melancarkan serangan balasan terhadap lebih dari delapan puluh titik sasaran di wilayah Iran, mencakup sistem pertahanan udara, jaringan komando dan kendali, radar pesisir, kemampuan rudal anti kapal, serta lebih dari enam puluh kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam. Militer AS juga dilaporkan menembak jatuh sejumlah drone tambahan yang diluncurkan Iran.

Dari pihak Iran, Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi menuduh AS telah berulang kali melanggar nota kesepahaman, dengan menyinggung keberadaan militer Israel yang masih bertahan di Lebanon sebagai salah satu pemicu kemarahan Teheran. Ia memperingatkan bahwa Iran akan mengambil langkah tegas untuk menjaga kepentingan dan keamanan nasionalnya.

Guncangan di Pasar Keuangan

Harga minyak melonjak tajam merespons rangkaian peristiwa ini. Minyak mentah Brent ditutup naik sekitar lima setengah persen ke level di atas tujuh puluh lima dolar AS per barel, bahkan sempat menyentuh tujuh puluh lima koma delapan puluh delapan dolar dalam perdagangan pasca penutupan. Minyak mentah AS jenis WTI turut menguat lebih dari lima persen ke kisaran tujuh puluh dua dolar AS per barel. Imbal hasil obligasi pemerintah AS ikut terdongkak, dengan tenor dua puluh dan tiga puluh tahun menembus level lima persen, sementara imbal hasil tenor sepuluh tahun mencapai level tertinggi sejak awal Juni.

Di pasar saham, indeks Dow Jones ditutup melemah seratus tiga puluh koma tujuh puluh enam poin atau nol koma dua puluh lima persen ke level lima puluh dua ribu sembilan ratus dua puluh lima, sementara indeks S&P lima ratus turun nol koma empat puluh lima persen dan Nasdaq Composite anjlok satu koma enam belas persen, tertekan aksi jual besar besaran di saham saham semikonduktor. Memasuki perdagangan pra pembukaan hari ini, delapan Juli, kontrak berjangka ketiga indeks utama Wall Street kembali melemah, mengindikasikan tekanan jual berlanjut menyusul pernyataan terbaru Presiden Trump di KTT NATO.

Nasib Ekspor Minyak Iran

Sebelum izin ini dicabut, Iran sempat memanfaatkan celah waktu untuk memuat dan menjual sekitar enam puluh juta barel minyak. Meski sanksi kini kembali berlaku penuh, Teheran kemungkinan besar masih bisa menyalurkan minyaknya ke pembeli seperti China lewat skema diskon harga dan penyelesaian pembayaran non dolar, sebuah pola yang sudah lama menjadi strategi bertahan Iran di tengah tekanan sanksi internasional, meski dengan risiko dan biaya logistik yang jauh lebih tinggi.

Prospek ke Depan

Pembicaraan menuju kesepakatan final yang mencakup isu program nuklir dan keamanan permanen Selat Hormuz sejatinya masih berjalan, namun sejumlah laporan menyebut Iran menunda pembahasan menyeluruh hingga setidaknya delapan belas Juli, dan hanya bersedia melanjutkan pembicaraan pada level teknis untuk saat ini. Ditambah pernyataan Presiden Trump yang menyebut nota kesepahaman sudah berakhir, arah negosiasi ke depan menjadi semakin tidak pasti.

Selat Hormuz sendiri menangani sekitar dua puluh persen perdagangan minyak dunia, menjadikan setiap gangguan di titik ini berpotensi mengguncang stabilitas energi dan inflasi global secara luas. Dengan latar belakang perang yang sudah berjalan sejak akhir Februari, wafatnya pemimpin tertinggi Iran, serta rangkaian serangan dan balasan yang terus bergulir, situasi di Timur Tengah menjelang akhir tahun dua ribu dua puluh enam tampak semakin rawan meletus menjadi konflik yang lebih luas, jauh melampaui sekadar sengketa perdagangan minyak semata.
SPX1,09%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 7
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
ShainingMoon
· 2jam yang lalu
Ke bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
ShainingMoon
· 2jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
Venüs_
· 19jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
Venüs_
· 19jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas1
Lihat Lebih Banyak
ThisIsTranslateContent:
· 07-08 16:42
Masuk di bottom 😎
Lihat AsliBalas1
Lihat Lebih Banyak
ThisIsTranslateContent:
· 07-08 16:42
Sudah lakukan saja 👊
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan