Britania Raya berencana pada awal 2027 menguji setoran pertama obligasi negara yang ditokenisasi melalui HSBC dan London Stock Exchange Group, namun para pelaku industri menunjukkan bahwa apakah proyek tersebut dapat membentuk pasar modal yang benar-benar berfungsi bergantung pada apakah masalah penyelesaian kas di rantai dapat diatasi. Britania Raya saat ini kekurangan metode pembayaran on-chain yang distandardisasi; stablecoin sterling berpatuh (compliant) dianggap sebagai solusi potensial. Sementara itu, hukum yang ada tentang kepastian akhir penyelesaian (settlement finality) juga belum mencakup distributed ledger. Kelompok kerja terkait di Britania Raya menargetkan penyelesaian pengujian transaksi repo tokenisasi end-to-end sebelum musim semi 2027. (CoinDesk)

HSBC2,35%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 3
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
StakeSloth
· 1jam yang lalu
Hanya penyelesaian tunai on-chain yang menjadi kunci terselenggaranya penerbitan obligasi negara yang ditokenisasi; jika hanya ada produk tetapi tidak ada alat pembayaran, itu hanyalah angan-angan seperti bangunan di udara.
Lihat AsliBalas0
ChartAcupuncturist
· 1jam yang lalu
HSBC dan LSEG bekerja sama untuk tokenisasi obligasi pemerintah, terdengar seperti skala besar, tetapi sebelum masalah kepastian penyelesaian kas di rantai (on-chain) terselesaikan, semuanya masih hanya “mainan” di laboratorium.
Lihat AsliBalas0
LeverageJoker
· 1jam yang lalu
Langkah catur Inggris ini cukup mantap: menguji terlebih dahulu sebelum merumuskan undang-undang, tetapi baru pada 2027 hasil sesungguhnya terlihat. Nanti, apakah stablecoin yang patuh dan stabil bisa menyusul?
Lihat AsliBalas0
  • Disematkan