Menurut Jin10 Futures, harga minyak sawit mentah Malaysia di bursa derivatif Bursa Malaysia diperkirakan akan turun pada pembukaan perdagangan Senin, 6 Juli, mencerminkan fundamental pasar yang lemah. Analis mengaitkan penurunan ini dengan ekspektasi peningkatan produksi yang dapat meningkatkan level persediaan, di mana survei menunjukkan stok minyak sawit pada akhir Juni berpotensi mencapai tertinggi historis untuk periode tersebut seiring pertumbuhan produksi yang melampaui permintaan.
Impor minyak sawit India pada Juni diperkirakan turun ke level terendah dalam 14 bulan akibat permintaan yang lemah dan menyempitnya selisih harga dengan minyak nabati pesaing. Namun, program campuran biodiesel B50 wajib Indonesia yang berlaku mulai 1 Juli diperkirakan akan meningkatkan konsumsi domestik dan memperketat pasokan ekspor. Selain itu, El Niño mengancam produksi Asia Tenggara, yang mungkin membatasi penurunan lebih lanjut untuk minyak sawit.