Tingkat Pendanaan dan Indikator Sentimen Menunjukkan Bearish yang Meluas: Di Mana Hambatan untuk Pemulihan Pasar Kripto?

Pasar
Diperbarui: 2026-02-10 11:04

Per 10 Februari, harga Bitcoin berada di level $68.800, melanjutkan tren penurunan yang terjadi selama sepekan terakhir. Berdasarkan data Coinglass, tingkat pendanaan (funding rate) untuk kontrak perpetual Bitcoin saat ini telah menjadi negatif. Artinya, pihak yang mengambil posisi short membayar kepada long untuk mempertahankan posisi, menandakan sentimen bearish yang jelas di seluruh pasar.

Akhir pekan lalu, Crypto Fear & Greed Index turun ke angka 6, level terendah sejak krisis FTX pada tahun 2022. Data menunjukkan bahwa tingkat pendanaan BTC dan ETH di beberapa bursa utama telah turun di bawah ambang bearish 0,005%. Sementara itu, sentimen bearish pada altcoin seperti SOL dan XRP bahkan lebih kuat dibandingkan Bitcoin itu sendiri.

Tinjauan Pasar: Harga dan Kinerja Token Utama

Per 10 Februari, total kapitalisasi pasar kripto sekitar $2,36 triliun, turun 2,6% dalam 24 jam terakhir. Data menunjukkan bahwa dari 100 kripto teratas, hampir 80 mengalami penurunan lebih dari 1% dalam sehari terakhir.

Bitcoin saat ini diperdagangkan di kisaran $68.800, turun sekitar 45% dari rekor tertinggi $126.198 yang dicapai pada Oktober tahun lalu. Selama sepekan terakhir, Bitcoin turun 11%, dan secara year-to-date melemah 20,6%.

Harga Ethereum turun ke sekitar $2.059, sekitar 58% di bawah rekor tertingginya $4.953. Token utama lainnya juga berada di bawah tekanan: SOL diperdagangkan mendekati $85, turun 71% dari puncaknya; XRP berada di $1,43, turun 63% dari rekor tertinggi.

Indikator Sentimen: Sinyal Utama dari Funding Rate

Sentimen pasar kripto telah memasuki zona "ketakutan ekstrem". Berdasarkan Fear & Greed Index yang dikembangkan CoinMarketCap, angka saat ini hanya 9, sedikit di atas level terendah tahun ini yaitu 5 yang tercatat Jumat lalu. Level ini mencerminkan sentimen yang terjadi saat kejatuhan FTX pada 2022.

Data funding rate semakin menegaskan prospek bearish. Ketika funding rate melebihi 0,01%, ini mengindikasikan konsensus pasar bullish; sementara jika turun di bawah 0,005%, menandakan konsensus bearish.

Saat ini, funding rate BTC dan ETH di beberapa bursa telah menjadi negatif. Struktur bearish ini menunjukkan para trader bersiap menghadapi risiko penurunan lebih lanjut atau membutuhkan kompensasi untuk mempertahankan posisi long.

Data juga menunjukkan bahwa sentimen bearish terhadap SOL dan XRP bahkan lebih kuat dibandingkan Bitcoin. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa investor mulai mengurangi eksposur pada aset berisiko tinggi dan mencari opsi yang relatif lebih aman.

Kinerja Token Utama: Logika Pasar di Tengah Divergensi

Rebound Bitcoin menghadapi resistensi signifikan di sekitar $71.000. Para analis menilai reli ini sebagai technical bounce khas pasar bearish, bukan awal dari tren naik baru.

Level resistensi utama terkonsentrasi di sekitar $71.000, yang kini menjadi ambang penting untuk menentukan apakah pasar benar-benar dapat pulih.

Ethereum menghadapi tekanan jual yang berat. Dalam enam hari saja, seorang investor ternama, Yi Lihua, terpaksa melikuidasi lebih dari 630.000 ETH dengan kerugian lebih dari $700 juta—menjadikannya salah satu peristiwa "whale" paling menonjol dalam periode penurunan ini.

Aksi likuidasi berskala besar seperti ini semakin memicu kepanikan di pasar.

Solana dan XRP mencatat kinerja yang sangat buruk, dengan sentimen bearish yang melampaui Bitcoin. Hal ini mencerminkan efek "flight to safety", di mana modal berpindah dari altcoin yang sangat volatil ke stabilitas relatif Bitcoin ketika selera risiko menurun.

Analisis Teknikal dan Likuiditas: Tekanan Ganda dari Indikator Kunci

Analisis teknikal menunjukkan Bitcoin menghadapi resistensi krusial di $71.000. Analis memperingatkan bahwa pasokan overhead yang berat, sentimen pasar yang rapuh, dan likuiditas tipis dapat mendorong pasar untuk menguji kembali level support jangka panjang di sekitar $60.000.

Data pasar derivatif juga mengkhawatirkan. Open interest pada kontrak perpetual Bitcoin terus menurun sejak Oktober tahun lalu, kini sudah turun sekitar 51% dari puncaknya.

Likuiditas di platform perdagangan juga terlihat menyusut. Sejak akhir 2025, total volume perdagangan di bursa terpusat utama turun sekitar 30%, dengan volume spot bulanan turun dari sekitar $1 triliun menjadi kisaran $700 miliar.

Penurunan likuiditas ini berarti tekanan jual kecil saja dapat memicu pergerakan harga yang tidak proporsional, menciptakan siklus "harga turun → likuidasi paksa → penurunan lebih lanjut".

Volatilitas tersirat di pasar opsi turun dari sekitar 83% pada Kamis lalu menjadi sekitar 60% saat ini, menandakan ekspektasi pergerakan harga tajam dalam jangka pendek yang jauh lebih rendah.

Namun, struktur posisi tetap defensif, menyoroti permintaan investor yang masih tinggi terhadap perlindungan risiko penurunan.

Latar Belakang Makro dan Struktur Pasar: Tantangan yang Lebih Dalam

Ketidakpastian makro yang berkelanjutan terus memengaruhi pasar kripto. Ketika harga perak dan emas mengalami flash crash, volatilitas pada aset safe haven ini mempercepat penurunan Bitcoin dan kripto lainnya.

Perubahan ekspektasi kebijakan Federal Reserve juga menambah tekanan. Dengan pencalonan kandidat hawkish untuk Ketua The Fed, pasar kini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi guna menekan inflasi, sehingga membebani aset berisiko di seluruh pasar.

Keluar masuknya modal tradisional semakin memperburuk kondisi pasar. Data menunjukkan ETF Bitcoin AS mencatat arus keluar signifikan selama volatilitas pasar di akhir Januari, dengan net outflow masing-masing $817 juta dan $509 juta pada 29 dan 30 Januari.

Seorang manajer hedge fund makro berbasis di Singapura mencatat, "Begitu volatilitas meningkat, dana tradisional adalah yang pertama mengurangi eksposur pada aset Bitcoin yang lebih volatil."

Koreksi kali ini berbeda secara fundamental dibandingkan bull market sebelumnya. Para analis percaya reli baru-baru ini lebih didorong oleh "narasi"—seperti ekspektasi kebijakan pro-kripto di bawah Trump dan strategi treasury MicroStrategy—bukan inovasi teknologi yang nyata.

Struktur pasar yang sangat bergantung pada ekspektasi makro dan narasi sentimen menjadi sangat rapuh saat likuiditas mengering.

Kesimpulan

Funding rate kontrak perpetual Bitcoin telah berubah negatif secara luas, indeks sentimen anjlok ke level terendah sejak 2022, dan likuiditas di bursa utama menyusut hampir sepertiga dari puncaknya tahun lalu.

Saat Bitcoin terus menguji resistensi kunci di $71.000, dan sentimen bearish terhadap Ethereum, SOL, serta altcoin utama lainnya bahkan melampaui Bitcoin itu sendiri, pilar utama kepercayaan di pasar kripto menghadapi ujian berat.

Seorang pengusaha kripto mungkin telah merangkum kondisi pasar saat ini dengan tepat: "Tanpa inovasi, mengandalkan narasi saja tidak akan mampu menopang bull run yang berkelanjutan."

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten