Pembayaran Stablecoin Semakin Meningkat: RedotPay Rencanakan Pendanaan $1 Miliar untuk Ekspansi ke Nasdaq

Pasar
Diperbarui: 2026-02-25 07:29

Pada awal tahun 2026, salah satu perkembangan yang paling diperhatikan dalam dunia fintech global adalah perjalanan IPO RedotPay di Amerika Serikat, sebuah perusahaan pembayaran stablecoin yang berbasis di Hong Kong. Menurut Bloomberg dan sejumlah media internasional, startup yang baru berusia tiga tahun ini tengah dalam pembicaraan lanjutan dengan bank investasi papan atas seperti JPMorgan, Goldman Sachs, dan Jefferies, dengan target untuk melantai di bursa New York secepatnya tahun ini. Perusahaan ini membidik penggalangan dana lebih dari $1 miliar, dengan valuasi yang diproyeksikan mencapai hingga $4 miliar.

Jika berhasil, RedotPay tidak hanya akan bergabung dalam jajaran unicorn kripto yang tercatat di Nasdaq, tetapi juga akan menghadirkan pertanyaan menarik bagi pasar: Mampukah solusi pembayaran stablecoin dari Hong Kong berkembang menjadi raksasa pembayaran global berikutnya—pada dasarnya, menjadi "Visa di dunia kripto"?

Pertumbuhan Eksplosif: Dari Unicorn Menuju Kandidat IPO

Kepercayaan diri RedotPay untuk melantai di bursa didasari oleh performa impresif sepanjang tahun 2025. Berdiri sejak 2023, perusahaan ini dengan cepat memenuhi permintaan global akan layanan keuangan yang efisien dan berbiaya rendah melalui penawaran kartu berbasis stablecoin, dompet multi-mata uang, dan solusi pembayaran lintas negara.

Data menunjukkan bahwa 2025 menjadi tahun terobosan bagi RedotPay. Sepanjang tahun tersebut, perusahaan berhasil menggalang dana total $194 juta, menarik deretan investor ternama seperti Accel, Blockchain Capital, Pantera Capital, dan Vertex Ventures di bawah Temasek Holdings Singapura. Yang menonjol, pendanaan Seri B sebesar $107 juta yang dipimpin oleh Goodwater Capital pada Desember 2025 secara resmi membawa RedotPay ke status unicorn.

Dari sisi skala bisnis, RedotPay sudah menunjukkan potensinya untuk menjadi "Visa kripto". Hingga akhir 2025, RedotPay telah melampaui 6 juta pengguna terdaftar, memperluas layanan ke lebih dari 100 negara dan wilayah, memproses volume transaksi tahunan lebih dari $1 miliar, serta membukukan pendapatan tahunan sebesar $150 juta dengan profitabilitas yang berkelanjutan. Angka-angka ini tidak hanya memvalidasi model bisnisnya, tetapi juga menunjukkan kepada pasar modal tradisional besarnya potensi sektor pembayaran stablecoin.

Melantai di Bursa AS: Merangkul Arus Utama, Terkoneksi Secara Global

Mengapa RedotPay memilih untuk go public di Amerika Serikat dan bukan tetap berakar di Hong Kong? Jawabannya terletak pada keputusan strategis yang matang.

Pertama, pasar modal Amerika Serikat menawarkan likuiditas terdalam di dunia dan basis investor institusi yang paling luas. Dengan pemerintahan Trump yang mengindikasikan kebijakan kripto yang lebih ramah dan kemajuan UU CLARITY di AS, jalur regulasi bagi perusahaan aset digital untuk melantai di bursa semakin jelas. Setelah IPO penerbit stablecoin Circle pada 2025 dan pencatatan perusahaan infrastruktur kripto BitGo di awal 2026, pasar memasuki periode baru bagi perusahaan kripto untuk go public.

Bagi RedotPay, pencatatan di AS bukan sekadar soal penggalangan dana $1 miliar. Langkah ini juga bertujuan untuk menyelaraskan merek dengan standar internasional dan meningkatkan visibilitas di kalangan investor serta mitra global. Ini merupakan langkah penting dalam transformasi RedotPay dari fintech terkemuka di Asia menjadi penyedia infrastruktur pembayaran global.

Memahami Visi: Bagaimana Menjadi "Visa di Dunia Kripto"?

"Menjadi Visa di dunia kripto" bukan sekadar slogan menarik. RedotPay berambisi membangun jaringan pertukaran nilai berbasis teknologi blockchain dan stablecoin sebagai pusatnya. Dibandingkan dengan raksasa pembayaran tradisional seperti Visa, ambisi RedotPay berfokus pada tiga area inovasi utama:

  1. Mendefinisikan Ulang Pembayaran Lintas Negara: Pembayaran lintas negara tradisional masih mengandalkan jaringan perbankan koresponden yang mahal, lambat, dan kurang transparan. RedotPay memanfaatkan fitur penyelesaian instan dari stablecoin seperti USDT dan USDC, memungkinkan transfer dana on-chain hampir seketika dan memangkas biaya remitansi secara drastis. Inilah pendorong utama pertumbuhan volume transaksi tahunan RedotPay yang menembus $1 miliar.
  2. Menjembatani Dunia Fisik dan Digital: RedotPay tidak terbatas pada transaksi on-chain. Melalui penerbitan kartu fisik dan virtual hasil kerja sama dengan Visa atau UnionPay, RedotPay membangun jembatan antara kripto dan konsumsi di dunia nyata. Pengguna dapat membelanjakan BTC, ETH, atau USDT di lebih dari 80 juta merchant global tanpa perlu mengonversi ke fiat terlebih dahulu di bursa. Pengalaman konversi tanpa hambatan ini menjadi kunci adopsi massal pembayaran stablecoin.
  3. Pembayaran Terprogram dan Ekonomi Masa Depan: Dengan berkembangnya AI dan ekonomi mesin, agen pembayaran bergeser dari manusia ke AI. Sistem keuangan tradisional tidak mampu memenuhi kebutuhan pembayaran mikro berfrekuensi tinggi dan tingkat milidetik yang dibutuhkan AI. Infrastruktur pembayaran on-chain RedotPay secara alami cocok untuk skenario ini. Ke depan, saat agen AI membutuhkan bandwidth data atau akses daya komputasi, jaringan pembayaran stablecoin RedotPay bisa menjadi lapisan penyelesaian inti.

Kesimpulan

Melihat ke belakang dari Februari 2026, pergeseran paradigma di industri pembayaran kini tak terelakkan. Jika RedotPay berhasil melantai di bursa AS dengan valuasi $4 miliar, hal ini tidak hanya menjadi pencapaian penting di pasar modal, tetapi juga menandai transisi pembayaran stablecoin dari ceruk penggemar teknologi menjadi pilar utama keuangan arus utama.

Tentu saja, jalan menuju "Visa di dunia kripto" tidaklah mulus. Dinamika regulasi, persaingan dengan jaringan perbankan tradisional, dan tekanan dari pesaing seperti Circle merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi RedotPay. Namun, melihat ambisi IPO yang berani, RedotPay tampak siap membuktikan kepada dunia bahwa uang masa depan tidak hanya digital, tetapi juga dapat diakses secara global dan instan.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten