Cardano Mengalami Pemisahan Rantai Mendadak akibat Transaksi Rusak yang Mengguncang Komunitas

Pasar
Diperbarui: 2025-11-25 09:13

Baru-baru ini, blockchain Cardano mengalami pemisahan rantai (chain split) yang dipicu oleh transaksi delegasi yang salah format. Transaksi "beracun" ini memanfaatkan kerentanan perangkat lunak, sehingga membagi jaringan menjadi rantai "tercemar" yang memasukkan transaksi tersebut dan rantai "sehat" yang tidak.

Badan tata kelola ekosistem Cardano, Intersect, menegaskan bahwa tidak ada dana pengguna yang hilang dan sebagian besar dompet ritel tidak terdampak. Namun, insiden ini secara langsung memengaruhi harga token ADA. Menurut Cointelegraph, harga ADA turun lebih dari 6% akibat peristiwa tersebut.

01 Rekap Insiden: Satu Transaksi Memicu Pemisahan Rantai

Blockchain Cardano baru saja mengalami pemisahan rantai yang tidak terduga, semuanya bermula dari satu transaksi delegasi yang salah format.

Berdasarkan laporan insiden dari Intersect, organisasi tata kelola ekosistem Cardano, transaksi "beracun" ini memanfaatkan kerentanan pada pustaka perangkat lunak inti, sehingga node jaringan memproses transaksi tersebut secara berbeda.

Secara spesifik, transaksi tersebut lolos validasi pada versi node terbaru, tetapi ditolak oleh perangkat lunak lama, yang akhirnya menyebabkan jaringan terbelah menjadi dua rantai terpisah.

Dari sisi teknis, kerentanan ini sebenarnya berasal dari kesalahan hash deserialisasi tertentu yang pertama kali muncul pada tahun 2022.

Fitur ini baru digunakan tahun lalu. Karena bug tersebut, hash yang terlalu besar lolos pemeriksaan awal dalam transaksi delegasi yang cacat, padahal seharusnya ditolak.

02 Fakta Terungkap: Instruksi AI dan Tanggung Jawab

Setelah insiden terjadi, salah satu pendiri Cardano, Charles Hoskinson, awalnya menyebutnya sebagai "serangan yang telah direncanakan."

Namun, seorang pengguna X bernama Homer J. kemudian secara terbuka mengaku bertanggung jawab, menjelaskan bahwa ia bertindak ceroboh saat mencoba mereproduksi "transaksi buruk" dan mengandalkan instruksi yang dihasilkan AI.

Di media sosial, Homer J. menyatakan: "Saya mengakui tindakan saya membahayakan jaringan. Awalnya hanya tantangan pribadi untuk melihat apakah saya bisa membuat ulang transaksi buruk, lalu saya secara bodoh mengeksekusinya."

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada niat jahat atau motif keuntungan finansial, tidak menjual token ADA sebelum "uji coba," dan tidak tahu cara melakukan short terhadap aset tersebut.

03 Respons Komunitas: Dari Perdebatan hingga Investigasi FBI

Insiden ini memicu perdebatan sengit di komunitas Cardano. Beberapa anggota mendukung Homer J., berpendapat bahwa tindakannya membantu mengungkap kerentanan krusial.

Namun, Charles Hoskinson mengambil sikap sangat kritis, menggambarkannya sebagai "SPO (stake pool operator) yang tidak puas melakukan serangan terencana, menghabiskan waktu berbulan-bulan secara aktif mencari cara untuk merusak reputasi dan merek IOG."

Dalam pernyataan video, Hoskinson mengatakan insiden tersebut "mengusik sarang lebah," dan menekankan bahwa tindakan semacam ini dianggap sebagai tindak pidana di banyak yurisdiksi.

Ia mengungkapkan bahwa Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) telah menghubunginya untuk meminta informasi lebih lanjut dan saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut.

04 Dampak Pasar: Analisis Volatilitas Harga ADA

Meskipun pemisahan rantai biasanya berdampak negatif pada harga token asli, ADA menunjukkan ketahanan relatif selama insiden ini.

Menurut Investing.com, setelah kejadian tersebut, harga ADA tercatat sebesar $0,4289, naik 3,80% dalam satu hari.

Data dari eToro menunjukkan perubahan mingguan ADA sebesar -16,28%, dengan perubahan tahunan sebesar -42,11%.

Hal ini mengindikasikan bahwa dampak pemisahan rantai Cardano terhadap harga cenderung bersifat jangka pendek, dengan pasar cepat menyerap berita tersebut.

Dari sisi volume perdagangan, ADA mencatat transaksi sebesar $799,44 juta dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar tetap stabil di sekitar $15,4 miliar, menempatkannya di peringkat ke-10 di antara aset kripto.

05 Solusi dan Prospek Masa Depan

Menanggapi pemisahan rantai, tim pengembang Cardano bergerak cepat. Operator stake pool diinstruksikan untuk mengunduh perangkat lunak node terbaru guna memperbaiki masalah dan menggabungkan kembali rantai yang terpisah ke dalam riwayat blockchain yang terintegrasi.

Laporan Intersect menekankan bahwa, dari sisi teknis, blockchain tidak pernah benar-benar berhenti beroperasi, meski terdapat jeda signifikan dalam produksi blok.

Ke depan bagi ekosistem Cardano, insiden ini sekaligus mengungkap kerentanan dan memperlihatkan kemampuan komunitas untuk merespons secara cepat.

Charles Hoskinson menyatakan bahwa dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk menyelesaikan kekacauan teknis, dan bahkan lebih lama untuk memulihkan merek serta reputasi.

Menatap Masa Depan

Respons cepat komunitas Cardano menunjukkan kemampuan manajemen krisisnya, dengan tim jaringan menerbitkan pembaruan darurat untuk memastikan dana pengguna tetap aman.

Walaupun Charles Hoskinson mengakui bahwa pemulihan teknis akan memakan waktu beberapa minggu dan pemulihan reputasi lebih lama lagi, ketahanan relatif harga ADA di pasar menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap fundamental jangka panjang Cardano tetap kuat.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten