SEC Hentikan Investigasi: Ondo Finance (ONDO) Membuka Era Baru bagi Keuangan Ter-tokenisasi

Pasar
Diperbarui: 2025-12-10 08:38

Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (U.S. Securities and Exchange Commission/SEC) secara resmi memberitahukan Ondo Finance pada akhir November 2025 bahwa mereka telah menyelesaikan investigasi selama dua tahun terhadap perusahaan tersebut, tanpa ada tuntutan yang diajukan.

Investigasi ini dimulai pada Oktober 2023, dengan fokus utama pada kepatuhan produk Treasury AS ter-tokenisasi milik Ondo terhadap undang-undang sekuritas, serta apakah token tata kelola mereka, ONDO, seharusnya diklasifikasikan sebagai sekuritas.

Ondo Finance telah menjadi pemimpin di sektor tokenisasi aset dunia nyata (real-world asset/RWA), dengan total nilai terkunci (TVL) yang pernah mencapai $1 miliar—menunjukkan tingginya permintaan pasar terhadap produk RWA mereka.

01 Pergeseran Bersejarah dalam Sikap Regulator

Keputusan SEC untuk mengakhiri investigasi terhadap Ondo Finance menandai perubahan penting dalam pendekatan regulasi AS terhadap aset digital, khususnya di ranah tokenisasi aset dunia nyata.

Investigasi ini dimulai pada Oktober 2023, di masa ketika mantan Ketua SEC Gary Gensler mengambil sikap tegas terhadap industri kripto. Saat itu, Ondo menggambarkan lingkungan regulasi aset digital di AS sebagai "penuh kehati-hatian, kebingungan, dan terkadang tindakan penegakan hukum yang terlalu luas."

Namun, sejak Paul Atkins menjabat sebagai Ketua SEC, lembaga ini telah menutup sejumlah kasus besar terkait kripto yang melibatkan perusahaan-perusahaan utama, termasuk Coinbase, Ripple, dan Kraken. Para regulator kini meninjau ulang kebijakan aset digital dari era Biden, dengan pengakuan bahwa inovasi dan perlindungan investor bukanlah hal yang saling bertentangan.

02 Fokus Investigasi dan Implikasi Regulasi

Investigasi SEC terhadap Ondo Finance berpusat pada dua isu inti: apakah tokenisasi aset dunia nyata tertentu oleh perusahaan ini telah mematuhi undang-undang sekuritas federal, dan apakah token asli ONDO harus dianggap sebagai sekuritas.

Salah satu fokus utama adalah kepatuhan produk Treasury AS ter-tokenisasi milik Ondo. Penawaran ini membawa aset berisiko rendah dari keuangan tradisional ke blockchain, memberikan investor alat inovatif yang menggabungkan keamanan keuangan tradisional dengan efisiensi blockchain.

Juru bicara Ondo mengonfirmasi bahwa perusahaan menerima pemberitahuan resmi pada akhir November 2025, yang menegaskan berakhirnya investigasi. Tidak ada tuntutan yang diajukan selama proses ini—sebuah hal yang jarang terjadi dalam interaksi industri kripto dengan regulator dan dipandang sebagai sinyal positif oleh para pengamat industri.

03 Evolusi Strategis dan Inovasi Produk Ondo Finance

Perjalanan Ondo Finance secara jelas menggambarkan peningkatan strategisnya dari penyedia infrastruktur DeFi menjadi pemain inti di sektor RWA. Didirikan pada 2021, perusahaan ini bertujuan untuk "mempercepat adopsi DeFi di kalangan investor arus utama dengan memungkinkan perdagangan risiko yang lebih presisi."

Pada fase V1, Ondo berfokus pada infrastruktur DeFi, meluncurkan "Liquidity-as-a-Service" (LaaS) untuk mengatasi ketidakberlanjutan liquidity mining. Melalui kemitraan dengan Fei Protocol, Frax Finance, dan lainnya, Ondo menyediakan dukungan likuiditas yang patuh dan seimbang bagi tim proyek.

Setelah runtuhnya ekosistem Terra pada 2022 dan krisis kepercayaan DeFi yang menyertainya, Ondo mengalihkan fokus strategis ke tokenisasi aset dunia nyata. Pada Januari 2023, Ondo V2 secara resmi diluncurkan, memperkenalkan produk-produk ter-tokenisasi yang didukung oleh Treasury AS dan obligasi korporasi.

Produk andalannya, OUSG, adalah dana Treasury AS ter-tokenisasi dengan aset dasar berupa BlackRock’s iShares Short Treasury Bond ETF. Produk ini dengan cepat meraih pengakuan pasar, menegaskan posisi Ondo sebagai platform utama di bidang tokenisasi Treasury AS.

04 Reaksi Pasar dan Performa Token ONDO

Dengan berakhirnya investigasi SEC secara resmi, performa token ONDO menjadi sorotan utama. Per 10 Desember 2025, investor dapat mengakses harga dan data perdagangan ONDO terbaru di bursa-bursa utama seperti Gate.

Meskipun fluktuasi pasar jangka pendek masih terjadi, hilangnya ketidakpastian regulasi telah menciptakan lingkungan yang lebih stabil bagi Ondo Finance dan tokennya. Selama masa investigasi SEC, Ondo terus memperluas bisnisnya, meluncurkan lebih dari 100 saham dan exchange-traded fund (ETF) ter-tokenisasi.

Rencana ekspansi global Ondo juga terus berjalan. Pada November 2025, Ondo Global Markets memperoleh persetujuan regulator untuk menawarkan saham ter-tokenisasi kepada investor di Eropa. Pesaingnya, Securitize, juga menerima persetujuan regulator untuk beroperasi di Uni Eropa pada periode yang sama.

05 Dampak Industri dan Prospek Masa Depan

Penutupan investigasi SEC terhadap Ondo Finance tidak hanya penting bagi perusahaan, tetapi juga menandai titik balik bagi industri sekuritas ter-tokenisasi. Dalam pernyataan resminya, Ondo menyatakan, "Penyelesaian investigasi SEC menandai akhir dari satu babak dan awal dari babak baru bagi Ondo."

Teknologi tokenisasi sedang mentransformasi cara aset keuangan tradisional diterbitkan, diperdagangkan, dan diselesaikan. Tokenisasi Treasury AS telah menjadi salah satu kelas aset on-chain dengan pertumbuhan tercepat, dan peluncuran saham ter-tokenisasi baru-baru ini menunjukkan momentum yang serupa.

Dari perspektif regulasi, Washington mulai membalikkan atau melonggarkan beberapa langkah agresif yang diambil pemerintahan sebelumnya. Komite Penasihat Investor SEC kini sedang menilai bagaimana tokenisasi dapat merevolusi penerbitan, perdagangan, dan penyelesaian saham yang ditawarkan ke publik—sebuah perubahan signifikan dari pendekatan penegakan hukum yang dominan dalam beberapa tahun terakhir.

Konvergensi Sekuritas Ter-tokenisasi dan Keuangan Tradisional

Infrastruktur keuangan AS tengah berkembang untuk mendukung tokenisasi. Melalui akuisisi Oasis Pro, Ondo memperoleh lisensi broker-dealer, alternative trading system, dan agen transfer, membangun fondasi yang sepenuhnya teregulasi untuk sekuritas ter-tokenisasi di AS.

Kolaborasi antar platform tokenisasi juga semakin meningkat. Pada Juni 2025, Ondo mengumumkan pembentukan Global Markets Alliance untuk "mengkoordinasikan standar industri dan mendorong interoperabilitas sekuritas ter-tokenisasi," dengan anggota termasuk Solana Foundation, Bitget Wallet, dan organisasi terkemuka lainnya.

Sebagian besar platform tokenisasi AS saat ini berfokus pada pasar luar negeri, namun perbaikan lingkungan regulasi bisa mengubah hal ini. Seiring meningkatnya kejelasan regulasi, platform seperti Ondo mungkin segera mulai menawarkan lebih banyak layanan kepada klien di AS.

Menatap Masa Depan

Per 10 Desember 2025, token ONDO di Gate telah keluar dari bayang-bayang ketidakpastian regulasi. Rentang harga 52 minggunya berfluktuasi cukup lebar, antara $0,25000 hingga $2,14230, menunjukkan ketahanan yang kuat.

Dengan tokenisasi kini secara resmi masuk dalam agenda SEC, aset tradisional seperti Treasury AS dan saham tengah bermigrasi ke blockchain dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ondo Finance berada di garis depan tokenisasi aset dunia nyata, dan portofolionya yang berisi lebih dari 100 saham serta ETF ter-tokenisasi secara perlahan mengubah struktur pasar modal.

Masa depan keuangan global kini tengah berlangsung di ranah on-chain, dan lampu hijau regulasi baru saja menyala.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten