Bank Akan Terbitkan Stablecoin? Regulasi FDIC Baru Dorong Transformasi dalam Sistem Keuangan AS

Pasar
Diperbarui: 2025-12-17 06:24

16 Desember 2025 — Dewan Direksi Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) menyetujui rancangan peraturan yang menetapkan proses aplikasi khusus bagi lembaga keuangan yang diatur FDIC untuk menerbitkan payment stablecoin melalui anak perusahaan. Langkah ini secara luas dipandang sebagai implementasi besar pertama setelah Undang-Undang GENIUS disahkan pada bulan Juli.

Inti dari kerangka regulasi ini adalah pembentukan penunjukan "Penerbit Payment Stablecoin yang Diizinkan" (Permitted Payment Stablecoin Issuer/PPSI) bagi penerbit stablecoin. Bank diwajibkan membentuk anak perusahaan khusus untuk operasional stablecoin, memastikan aktivitas tersebut dikelola terpisah dari bisnis perbankan tradisional.

01 Perkembangan Regulasi

Langkah FDIC pada 16 Desember 2025 menandai kemajuan signifikan dalam regulasi mata uang digital di Amerika Serikat. Persetujuan Dewan atas rancangan peraturan ini memberikan jalur aplikasi yang jelas bagi lembaga keuangan untuk menerbitkan payment stablecoin melalui anak perusahaan.

Proposal ini merupakan langkah besar pertama dalam implementasi Undang-Undang GENIUS yang telah disahkan Presiden Trump pada bulan Juli.

Menurut pernyataan Pejabat Ketua FDIC, Travis Hill, dalam rapat Dewan, rancangan peraturan ini akan memungkinkan FDIC mengevaluasi keamanan dan kesehatan aktivitas stablecoin pembayaran yang direncanakan oleh lembaga pemohon, sekaligus meminimalkan beban regulasi bagi pemohon.

02 Ketentuan Utama Undang-Undang GENIUS

Undang-Undang GENIUS (singkatan dari "Guiding and Establishing National Innovation in US Stablecoins Act") membentuk kerangka regulasi federal untuk penerbitan stablecoin di Amerika Serikat.

Persyaratan utamanya meliputi: stablecoin harus sepenuhnya didukung oleh dolar AS atau aset likuid serupa, dan penerbit dengan kapitalisasi pasar melebihi $50 miliar wajib diaudit setiap tahun.

Undang-undang ini secara jelas membagi tanggung jawab regulasi. FDIC berperan sebagai regulator federal utama untuk payment stablecoin, mengawasi lembaga penyimpanan yang diasuransikan yang menerbitkan stablecoin melalui anak perusahaan.

Konselor Hukum FDIC, Nicholas Simmons, mencatat bahwa pemohon harus memberikan deskripsi rinci tentang cakupan bisnis yang diusulkan, mengungkapkan "struktur kepemilikan dan pengendalian anak perusahaan", serta menyerahkan "surat penunjukan dengan kantor akuntan publik terdaftar".

03 Proses Aplikasi dan Aturan 120 Hari

Di bawah kerangka baru FDIC, bank yang ingin menerbitkan stablecoin harus mengikuti proses persetujuan yang terstruktur. Ketentuan paling menonjol adalah "mekanisme persetujuan otomatis 120 hari", yang memberikan persetujuan otomatis jika FDIC tidak mengambil tindakan dalam waktu 120 hari sejak menerima aplikasi lengkap.

Mekanisme ini dirancang untuk mencegah keterlambatan regulasi dan memberikan kepastian lebih besar bagi lembaga keuangan.

Pemohon harus menyerahkan dokumen lengkap kepada FDIC, yang mencakup cakupan aktivitas stablecoin yang direncanakan, struktur kepemilikan dan pengendalian anak perusahaan, serta surat penunjukan dengan kantor akuntan terdaftar.

FDIC akan mengevaluasi aplikasi berdasarkan faktor-faktor yang diatur undang-undang, dengan fokus pada keamanan dan kesehatan aktivitas yang diusulkan.

04 Persyaratan Ketat untuk Stablecoin yang Diterbitkan Bank

Berbeda dengan stablecoin yang sudah ada di pasar, stablecoin yang diterbitkan bank akan menghadapi persyaratan modal, likuiditas, dan cadangan yang jauh lebih ketat. Berdasarkan kerangka FDIC, bank penerbit stablecoin harus memegang modal melebihi standar minimum untuk operasi simpanan tradisional guna mengantisipasi risiko baru yang ditimbulkan oleh sistem pembayaran berbasis blockchain.

Manajemen cadangan mewajibkan bank mempertahankan rasio 1:1 antara aset dolar AS dan token yang beredar, memastikan kolateralisasi penuh setiap saat.

Aset cadangan yang diterima meliputi saldo kas di bank Federal Reserve, surat utang negara jangka pendek, dan instrumen keuangan lain yang sangat likuid dan berisiko rendah yang disetujui regulator. Struktur cadangan ini bertujuan menghilangkan risiko kolateralisasi parsial, sehingga stablecoin yang diterbitkan bank menjadi lebih tangguh dibanding alternatif terdesentralisasi.

Bank juga wajib menjaga buffer likuiditas yang cukup untuk memenuhi permintaan penebusan pengguna dan memastikan operasi yang stabil dan berkelanjutan.

05 Peta Jalan Regulasi Ke Depan

Pejabat Ketua Travis Hill mengungkapkan bahwa FDIC berencana mengeluarkan rancangan peraturan tambahan dalam beberapa bulan mendatang, yang akan menetapkan persyaratan modal, likuiditas, dan manajemen risiko bagi penerbit stablecoin anak perusahaan yang telah disetujui.

Serangkaian langkah regulasi ini menunjukkan bahwa AS secara sistematis membangun lingkungan regulasi stablecoin yang melindungi konsumen sekaligus mendorong inovasi.

FDIC menyatakan akan terus mengeksplorasi kejelasan regulasi untuk aktivitas aset digital dan simpanan yang ditokenisasi secara lebih luas. Periode komentar publik untuk rancangan peraturan ini akan berlangsung selama 60 hari, setelah itu FDIC akan meninjau seluruh masukan dan menerbitkan peraturan final.

06 Dampak terhadap Pasar Stablecoin Saat Ini

Kerangka baru FDIC ini dapat berdampak luas pada pasar stablecoin yang ada. Saat ini, stablecoin terkemuka seperti USDC (USD Coin) dan DAI telah menempati posisi pasar yang signifikan.

Per 15 Desember 2025, kapitalisasi pasar USDC mencapai sekitar $78,4 miliar, dengan harga stabil di kisaran $1. DAI, stablecoin terdesentralisasi terbesar di Ethereum, memiliki kapitalisasi pasar sekitar $4,35 miliar, dengan harga mendekati $0,99908.

Masuknya bank ke pasar stablecoin berpotensi mengubah lanskap persaingan. Stablecoin yang diterbitkan bank menawarkan pengawasan regulasi yang jelas, dana cadangan yang didukung asuransi simpanan, serta integrasi mulus dengan infrastruktur perbankan. Keunggulan ini dapat menarik institusi maupun pengguna individu yang masih berhati-hati terhadap stablecoin yang ada.

Di saat yang sama, kerangka baru ini membuka peluang baru bagi platform perdagangan seperti Gate. Produk stablecoin seperti GUSD yang diperdagangkan di Gate mungkin perlu meninjau ulang posisi dan keunggulan kompetitifnya di pasar yang semakin teregulasi.

07 Peluang dan Tantangan

Jalur bagi bank untuk menerbitkan stablecoin menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Bagi bank tradisional, memasuki ranah stablecoin berarti berpartisipasi dalam pasar aset digital yang berkembang pesat, mengembangkan sumber pendapatan baru, dan memperkuat peran mereka dalam ekosistem pembayaran.

Bagi konsumen dan pengguna institusional, stablecoin yang diterbitkan bank dapat menawarkan tingkat keamanan dan kepastian regulasi yang lebih tinggi, terutama terkait transparansi cadangan dan jaminan penebusan.

Bank juga harus menunjukkan pemahaman mendalam tentang infrastruktur blockchain, aturan manajemen cadangan, dan kontrol risiko yang melampaui operasi perbankan tradisional selama proses aplikasi.

Selain itu, bank perlu menghadapi persaingan dari penerbit stablecoin yang sudah ada dan beradaptasi dengan lanskap teknologi yang berkembang pesat.

Prospek

Per 17 Desember 2025, GUSD diperdagangkan di harga $0,9997 di Gate, dengan kenaikan 24 jam sebesar 0,04% dan kapitalisasi pasar beredar sekitar $197 juta. Sementara itu, stablecoin terdesentralisasi terkemuka DAI diperdagangkan di kisaran $0,99908 pada hari yang sama.

Kerangka stablecoin FDIC kini terbuka untuk komentar publik, dan hitung mundur telah dimulai bagi bank tradisional untuk secara resmi memasuki sektor mata uang digital. Apapun hasil akhirnya, transformasi ini dipastikan akan mendefinisikan ulang sifat dan masa depan uang.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten