Prediksi Berani dari Partner Dragonfly: BTC Diperkirakan Tembus $150.000 pada Akhir Tahun 2026

Pasar
Diperbarui: 2025-12-30 06:48

Menurut data terbaru dari Gate, BTC berada di kisaran $87.331 pada 30 Desember 2025. Setelah periode volatilitas pasar di akhir tahun, seluruh industri kripto tengah mencari arah baru.

Pada momen krusial ini, Haseeb Qureshi, Managing Partner di perusahaan ventura kripto ternama Dragonfly, merilis proyeksi komprehensifnya untuk tahun 2026. Prediksi paling menonjol darinya: Bitcoin akan melampaui $150.000 pada akhir 2026, namun dominasi Bitcoin di pasar kripto secara keseluruhan akan menurun.

01 Denyut Pasar: Harga Terkini dan Sentimen

Per 30 Desember 2025, data platform Gate menunjukkan BTC diperdagangkan di angka $87.305.

Harga ini menandai penurunan sekitar 30% dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.000 yang dicapai pada Oktober 2025, dengan sentimen pasar secara keseluruhan masih berada di zona "ketakutan ekstrem".

Dari perspektif kapitalisasi pasar, per 25 Desember 2025, total kapitalisasi pasar kripto mencapai sekitar $2,92 triliun—masih di bawah puncak rekor yang terjadi pada 2021. Setelah beralih dari "Era Gejolak" ke "Era Mainstream" di tahun 2025, sentimen investor menjadi semakin berhati-hati.

Pasar di tahun 2025 jelas semakin didominasi institusi. Data menunjukkan saluran institusional seperti ETF mencatat arus masuk bersih sebesar $44,2 miliar antara 2024 hingga 2025, kini memegang 5,7%-7,4% dari total suplai Bitcoin yang beredar. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ETF menjadi pintu utama masuknya Bitcoin.

02 Proyeksi Inti: Divergensi antara Harga BTC dan Pangsa Pasar

Proyeksi inti dari Managing Partner Dragonfly, Haseeb Qureshi, menyoroti dua tren yang tampak bertentangan namun saling terkait secara fundamental: Harga Bitcoin akan menembus $150.000, tetapi pangsa pasarnya akan menurun.

Melihat kembali tahun 2025, Bitcoin mencapai rekor tertinggi di $126.000 pada Oktober sebelum terkoreksi tajam. Proyeksi Qureshi mengindikasikan potensi kenaikan lebih dari 70% dari level saat ini.

Prediksi ini sejalan dengan teori siklus pasar. Secara historis, Bitcoin cenderung mencapai puncak 18-24 bulan setelah peristiwa halving. Jika efek halving 2024 tetap bertahan, maka tahun 2026 berada tepat dalam jendela waktu tersebut.

Adapun penurunan pangsa pasar yang diperkirakan, Qureshi meyakini bahwa meski harga Bitcoin akan naik, aliran modal akan semakin mengarah ke aset kripto lain, sehingga melemahkan dominasi relatif Bitcoin. Pandangan ini mencerminkan siklus bull market sebelumnya, di mana Bitcoin memimpin dan altcoin melonjak setelahnya.

03 Evolusi Ekosistem: Persaingan Layer 1 dan Ekspansi Stablecoin

Di ranah blockchain Layer 1, Qureshi memberikan penilaian tegas: meski ada sorotan terhadap blockchain fintech seperti Tempo, Arc, dan Robinhood Chain, performa mereka diperkirakan tidak akan memenuhi ekspektasi.

Sebaliknya, Ethereum dan Solana diprediksi akan tampil lebih baik, dengan para developer terbaik tetap memilih platform Layer 1 yang netral dan fundamental.

Prediksi ini turut didukung oleh Partner Dragonfly lainnya, Rob Hadick, yang mengatakan kepada CNBC, "Saya bukan investor teknis, saya investor jangka panjang. Posisi kami tetap kuat dan positif untuk tahun 2026."

Di sektor stablecoin, Qureshi memproyeksikan suplai stablecoin akan tumbuh sekitar 60% pada 2026, dengan stablecoin berbasis dolar mempertahankan pangsa di atas 99%. Dominasi USDT akan sedikit turun ke sekitar 55%. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh aplikasi pembayaran global dan permintaan institusional.

04 Regulasi dan Institusi: Kerangka Kebijakan dan Arus Modal

Lanskap regulasi akan menjadi variabel kunci bagi pasar 2026. Qureshi memprediksi bahwa "Clarity" Act akan resmi menjadi undang-undang, namun baru setelah negosiasi yang intens.

Melihat kembali tahun 2025, GENIUS Act—yang dianggap sebagai "hukum dasar" kripto—mulai berlaku pada 18 Juli. Sebagai kerangka regulasi federal pertama dalam sejarah AS untuk stablecoin dan aset digital, regulasi ini membuka jalan hukum bagi bank untuk terlibat dalam kustodi kripto.

Dari sisi investasi, Qureshi memproyeksikan bahwa pada akhir 2026, investasi ekuitas akan menyumbang lebih dari 20% dari total investasi DeFi. Tren ini mencerminkan integrasi yang semakin dalam antara instrumen keuangan tradisional dan DeFi, dengan modal institusional mencari paparan risiko dan strategi imbal hasil yang lebih kompleks.

05 Sektor Baru: Pasar Prediksi dan Batasan AI

Fokus pada sektor niche, Qureshi menyoroti potensi sekaligus keterbatasan pasar prediksi. Ia memproyeksikan pertumbuhan pesat, namun memperkirakan 90% produk pasar prediksi tidak akan mendapat traction dan akan menghilang pada akhir tahun.

Pandangan ini diperkuat oleh Rob Hadick dari Dragonfly, yang menyoroti ekspansi Polymarket: volume perdagangan bulanan melonjak dari $50 juta di awal 2024 menjadi sekitar $4 miliar, dengan hanya 35% terkait olahraga.

Pasar prediksi kini merambah ke use case keuangan yang lebih luas seperti asuransi dan lindung nilai risiko cuaca. Hadick bahkan mengutip CEO ICE, Jeff Sprecher, yang menyatakan pasar prediksi "bisa sebesar ICE itu sendiri."

Qureshi tetap berhati-hati terhadap peran AI dalam kripto. Ia meyakini bahwa di tahun 2026, aplikasi utama AI di kripto masih terbatas pada rekayasa perangkat lunak dan keamanan, sementara area lainnya masih berada di tahap prototipe.

06 Pemain Besar Masuk: Raksasa Teknologi dan Perang Dompet Kripto

Prediksi menarik: Qureshi memperkirakan perusahaan teknologi besar (seperti Google, Facebook, atau Apple) akan meluncurkan atau mengakuisisi dompet kripto pada 2026.

BlockTempo menambahkan, kehadiran raksasa teknologi "dapat membawa miliaran pengguna baru ke dunia kripto."

Dompet kripto adalah gerbang menuju aset digital. Raksasa teknologi, dengan basis pengguna yang sangat besar dan sistem verifikasi identitas yang kuat, dapat secara signifikan menurunkan hambatan masuk dan mendorong adopsi massal.

Sementara itu, Qureshi memprediksi tiga Perp DEX utama akan menguasai 90% pangsa pasar di sektor ini, meninggalkan sisanya untuk proyek lain. Konsentrasi seperti ini lazim di pasar yang matang, mencerminkan kecenderungan alami modal untuk mengalir ke platform terdepan.

07 Perspektif Investasi: Menyusun Strategi di Pasar yang Terfragmentasi

Bagi investor, memahami logika di balik proyeksi ini lebih penting daripada sekadar fokus pada target harga.

Prediksi lonjakan harga Bitcoin bersamaan dengan penurunan pangsa pasar menandakan munculnya pasar kripto yang lebih matang dan terdiversifikasi. Seiring modal institusional terus masuk, kedalaman dan likuiditas pasar meningkat, membuka peluang bagi beragam aset kripto untuk berkembang.

Dari sudut pandang alokasi aset, investor dapat mempertimbangkan:

  • Menjadikan Bitcoin sebagai aset inti, sambil melakukan diversifikasi ke ekosistem Layer 1 terdepan seperti Ethereum dan Solana
  • Memantau peluang yang terkait dengan pertumbuhan stablecoin, terutama alternatif yang patuh regulasi selain USDT
  • Mengevaluasi secara cermat Layer 1 fintech yang sedang naik daun, yang meski penuh hype, mungkin masih menghadapi tantangan adopsi pengguna dan developer

Perlu dicatat, Qureshi memprediksi blockchain L1 dari mayoritas perusahaan fintech "tidak akan mampu menarik cukup pengguna atau aktivitas jaringan untuk menyaingi jaringan kripto-native seperti Ethereum dan Solana."

Outlook

Bagi investor rata-rata, pasar kripto di tahun 2026 tidak lagi sekadar permainan "naik atau turun". Sebaliknya, akan dibutuhkan pilihan yang lebih cermat di antara Bitcoin, Layer 1 terdepan, stablecoin, dan sektor baru—sebuah papan catur yang kompleks.

Jika Bitcoin benar-benar menembus $150.000 seperti yang diproyeksikan, itu berarti potensi kenaikan lebih dari 70% dari level saat ini. Yang tak kalah penting, seiring pasar semakin matang, modal tidak lagi hanya mengalir ke Bitcoin, melainkan akan dialokasikan secara lebih rasional berdasarkan karakteristik unik tiap aset.

Seperti kata Partner Dragonfly, Rob Hadick, "Kami bukan ideolog kripto—kami berinvestasi pada masa depan inovatif pasar keuangan." Mungkin perspektif pragmatis dan berorientasi inovasi inilah yang menjadi pola pikir tepat untuk menavigasi lanskap kripto di tahun 2026.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten