QCP Capital: Bitcoin Berpotensi Melonjak ke $94.000, namun Kenaikan Memerlukan Volume Perdagangan yang Nyata

Diperbarui: 2025-12-30 09:31

Menurut data pasar Gate, per 30 Desember, harga Bitcoin (BTC/USDT) tercatat di $87.709,9. Data pasar opsi menunjukkan bahwa open interest turun sekitar 50% setelah jatuh tempo opsi, mencerminkan bahwa pelaku pasar memilih untuk menunggu di pinggir lapangan menjelang akhir tahun.

Analis QCP meyakini bahwa agar Bitcoin dapat menembus level kunci $94.000 secara efektif, pasar membutuhkan arus masuk volume perdagangan riil, bukan volatilitas yang hanya didorong oleh leverage atau likuidasi.

Tinjauan Pasar: Likuiditas Tipis di Libur Akhir Tahun, Bitcoin Menguat Perlahan

Selama masa tenang libur akhir tahun, pasar Bitcoin menunjukkan pola klasik "rebound dengan volume rendah". Berdasarkan data pasar Gate, harga BTC/USDT terbaru berada di $87.709,9, turun 1,95% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan harga ini terjadi di tengah penyusutan signifikan aktivitas pasar secara keseluruhan. Analis QCP Capital mencatat bahwa meskipun Bitcoin sempat naik sekitar 2,6% di awal sesi, kenaikan ini terutama didorong oleh pembelian spot dan perpetual futures, bukan oleh peristiwa likuidasi berskala besar.

Keberlanjutan kenaikan harga yang didorong oleh pembelian terbatas ini masih dipertanyakan. Masalah utamanya adalah kurangnya partisipasi luas dan arus modal riil, sehingga pondasi rebound ini terkesan rapuh.

Sinyal Pasar Opsi: Open Interest Anjlok Tajam, Dealer Beralih ke Short Gamma

Jika menelusuri pasar derivatif, terlihat pergeseran struktur risiko yang lebih detail. Perubahan paling menonjol terjadi setelah jatuh tempo opsi utama baru-baru ini. Menurut QCP, open interest di pasar opsi anjlok sekitar 50% pasca jatuh tempo. Ini berarti banyak posisi opsi untuk lindung nilai atau spekulasi telah ditutup, sehingga modal sementara keluar dari pasar dan mengurangi kemampuannya menyerap guncangan. Pada saat yang sama, dealer (market maker) juga mengubah posisi mereka secara signifikan. Sebelum jatuh tempo opsi, dealer umumnya memegang posisi "long gamma", yang mengharuskan mereka membeli di harga rendah dan menjual di harga tinggi untuk menjaga delta netral, sehingga menstabilkan harga.

Namun, QCP melaporkan bahwa tingkat pendanaan perpetual BTC di Deribit kini melonjak di atas 30%, menandakan dealer saat ini berada di posisi "short gamma" pada sisi atas. Pergeseran dari "long gamma" ke "short gamma" di kalangan dealer ini menjadi titik risiko penting bagi pasar. Jika harga Bitcoin terus naik dan mendekati $94.000, para dealer ini akan dipaksa membeli spot atau opsi call jangka pendek untuk lindung nilai.

Pembelian terpaksa seperti ini dapat mendorong harga naik lebih tinggi, berpotensi memicu umpan balik "gamma squeeze" yang mempercepat reli. QCP menekankan bahwa jika harga bertahan di atas $94.000, pembelian berbasis lindung nilai ini dapat meningkat secara signifikan.

Likuidasi dan Leverage: Tekanan Likuidasi Long Masih Terkendali, Namun Leverage Terus Bertambah

Terlepas dari fluktuasi harga, tekanan likuidasi baru-baru ini relatif ringan. Berdasarkan data Coinglass, total likuidasi di seluruh pasar dalam 24 jam terakhir mencapai $300 juta, dengan $159 juta dari posisi long dan $141 juta dari posisi short. Untuk Bitcoin khususnya, likuidasi long tercatat $54,59 juta, sedangkan likuidasi short sebesar $48,23 juta. Jika dibandingkan dengan peristiwa likuidasi harian di masa lalu yang sering mencapai ratusan juta hingga miliaran dolar, tekanan likuidasi saat ini belum cukup kuat untuk mendominasi pasar. Ini mendukung pandangan QCP bahwa reli baru-baru ini "bukan didorong oleh likuidasi". Namun, sinyal yang lebih mengkhawatirkan adalah terus meningkatnya leverage di pasar. Data menunjukkan bahwa meskipun aktivitas pasar turun 40% sepanjang Desember, para trader tetap menambah leverage sebesar $2,4 miliar selama bulan tersebut.

Open interest di futures Bitcoin dan Ethereum naik dari $35 miliar menjadi $38 miliar, meningkat 7%. Ini mengindikasikan bahwa di balik keraguan di permukaan, para spekulan diam-diam meningkatkan taruhan mereka terhadap arah pasar ke depan.

Arus Institusional: ETF Spot Mengalami Outflow Berkelanjutan

Dari perspektif institusi, pasar juga menghadapi sejumlah tantangan. Menurut laporan Matrixport, ETF spot Bitcoin mengalami net outflow selama sembilan minggu berturut-turut, dengan total net outflow mendekati $6 miliar. Khusus Desember, outflow telah mencapai sekitar $1,1 miliar. Jika bulan ini berakhir dengan net outflow, ini akan menjadi gelombang penarikan modal terbesar sejak ETF diluncurkan pada Januari 2024.

Outflow yang terus berlanjut ini menekan likuiditas pasar dan sebagian menjelaskan mengapa Bitcoin kesulitan menembus level resistance utama. Sementara keluarnya modal institusional secara temporer kontras dengan akumulasi leverage ritel yang berlangsung diam-diam, sehingga menambah ketidakstabilan pasar.

Prospek Harga: Analisis Teknikal Menuju $95.000, Tapi Jalannya Tidak Mulus

Meski menghadapi tantangan volume perdagangan rendah dan outflow modal, sejumlah lembaga riset tetap berhati-hati optimis terhadap prospek teknikal jangka pendek Bitcoin. Analisis teknikal dari media Blockchain.news mengindikasikan bahwa Bitcoin masih berpotensi melanjutkan kenaikan. Model mereka menargetkan kisaran harga jangka pendek (satu minggu) antara $93.000 hingga $95.000. Di antaranya, Changelly memberikan proyeksi paling bullish, memperkirakan Bitcoin bisa mencapai $95.714 pada 31 Desember.

Indikator teknikal juga mendukung skenario bullish. Histogram MACD tercatat di 397,58, menunjukkan momentum bullish yang terus membangun. Pada saat yang sama, harga Bitcoin berada di atas middle Bollinger Band, dan Relative Strength Index (RSI) berada di level netral 53,10, menandakan masih ada ruang kenaikan sebelum memasuki wilayah overbought.

Resistance kunci terletak di $91.941 (upper Bollinger Band). Breakout yang meyakinkan dapat memicu aksi beli algoritmik dan berbasis momentum. Namun, semua ini sangat bergantung pada kemampuan pasar menarik volume perdagangan yang cukup untuk mengatasi potensi tekanan jual di sekitar $94.000 akibat struktur opsi.

Menatap Ke Depan: Menjawab Tantangan, Peran Kunci Gate sebagai Platform Perdagangan

Analisis QCP Capital menggambarkan kondisi pasar Bitcoin saat ini dengan jelas: meski secara teknikal ada potensi breakout ke $94.000 atau bahkan lebih tinggi, jalurnya terhalang dua hambatan utama—"volume perdagangan riil yang rendah" dan "outflow modal institusional".

Peralihan dealer ke "short gamma" di pasar opsi menjadi pedang bermata dua: bisa saja memicu "gamma squeeze" yang mempercepat reli jika harga naik, namun juga berarti mekanisme stabilisasi pasar menjadi lebih lemah. Bagi investor, memantau tren pasar secara cermat di platform seperti Gate—yang menyediakan data pasar mendalam dan lingkungan perdagangan yang solid—sangatlah penting. Breakout sejati kemungkinan baru akan terjadi setelah periode libur berakhir, likuiditas kembali, dan arus keluar modal institusional berbalik arah.

Arah pergerakan pasar berikutnya sangat mungkin akan ditentukan oleh kapan ketiga kondisi utama ini akhirnya terpenuhi.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten