Akhir Era Gary Gensler: Regulasi Kripto AS Beralih dari "Penegakan" ke "Kepatuhan dan Inovasi"

Pasar
Diperbarui: 2026-01-08 08:57

Pada tahun 2025, perseteruan selama empat tahun terkait regulasi kripto akhirnya berakhir. Gary Gensler, Ketua U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), mengundurkan diri, secara resmi menutup babak era "regulasi melalui penegakan hukum" yang ia pimpin.

Selama masa jabatan Gensler, SEC memulai lebih dari 100 tindakan penegakan hukum terhadap perusahaan kripto. Sikap kerasnya sempat dianggap sangat berpengaruh hingga dapat memengaruhi hasil pemilihan presiden AS, memicu perdebatan sengit di seluruh industri.

01 Pergeseran Paradigma Regulasi

Pengunduran diri Gary Gensler sebagai Ketua SEC pada Januari 2025 menandai berakhirnya era tekanan tinggi dalam regulasi kripto di Amerika Serikat.

Di bawah kepemimpinan Gensler, SEC sangat mengandalkan "tindakan penegakan hukum" sebagai alat regulasi utama, dengan meluncurkan lebih dari 100 kasus terhadap perusahaan kripto selama masa jabatannya.

Filosofi regulasinya, yang kerap dijuluki "kebijakan burung unta" di kalangan industri, menuai kritik karena dinilai menghindari pembentukan aturan substantif dan lebih memilih penegakan hukum secara ad hoc dan represif untuk menghadapi ekosistem kripto yang berkembang pesat.

Ketegangan antara industri dan regulator pun memuncak. Pada satu titik, CEO Ripple secara terbuka menyatakan bahwa pendekatan Gensler bisa menjadi alasan utama kekalahan Presiden Biden dalam pemilihan presiden.

02 Titik Balik Antara Dua Era

Kepergian Gensler menandai titik balik yang jelas. Pada 21 April 2025, Paul Atkins resmi dilantik sebagai Ketua SEC ke-34.

Berbeda dengan pendahulunya, Atkins pernah menjabat sebagai Co-Chair Token Alliance sejak 2017, sehingga memiliki pemahaman mendalam dan pengalaman langsung di bidang kripto.

Setelah menjabat, Atkins segera mengubah arah kebijakan SEC. Ia secara terbuka mengkritik gaya regulasi pendahulunya dan mengumumkan bahwa fokus SEC akan bergeser dari "regulasi melalui penegakan hukum" menjadi "mendorong kepatuhan dan mendukung inovasi".

Di awal masa jabatannya, Atkins mengambil langkah konkret: ia menarik sejumlah investigasi penegakan hukum terkait kripto yang masih berjalan dan mulai menyusun kerangka regulasi yang lebih jelas untuk aset digital.

03 Tonggak Legislasi

Perubahan sikap regulasi ini membuka jalan politik bagi lahirnya legislasi yang bermakna. Pada 18 Juli 2025, Presiden AS menandatangani Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins Act (GENIUS Act), undang-undang stablecoin federal komprehensif pertama di negara tersebut.

Regulasi ini membentuk fondasi bagi stablecoin pembayaran, dengan persyaratan utama antara lain: penerbit wajib memegang cadangan 100% dalam bentuk dolar AS atau surat utang negara jangka pendek dan aset likuid lain, menerapkan program kepatuhan anti-pencucian uang (AML) dan sanksi yang ketat, serta mengumumkan komposisi cadangan secara publik setiap bulan.

Disahkannya GENIUS Act dipandang sebagai kemenangan penting bagi industri kripto di Washington. Untuk pertama kalinya, stablecoin berada di bawah kerangka hukum federal, memberikan legitimasi yang sangat dibutuhkan bagi sektor bernilai miliaran dolar ini.

Legislasi stablecoin hanyalah langkah awal. Pada bulan Juli tahun yang sama, Dewan Perwakilan Rakyat mengesahkan Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Act), yang bertujuan memperjelas struktur pasar aset digital.

04 Tanggal Penting dan Prospek Pasar 2026

Pada tahun 2026, cetak biru regulasi akan memasuki fase implementasi dan penyempurnaan yang intensif. Kalender kebijakan kripto AS dipenuhi dengan tanggal-tanggal penting yang akan terus membentuk masa depan industri.

  • Januari 2026: Senat diperkirakan akan menggelar sidang dengar pendapat terkait legislasi struktur pasar, guna mendorong pengesahan CLARITY Act yang telah lolos di DPR.

Janji Paul Atkins mengenai "pengecualian inovasi" juga diantisipasi pada bulan Januari. Pengecualian ini dirancang agar para pelaku usaha dapat menguji produk baru dengan lebih fleksibel, asalkan persyaratan perlindungan konsumen tertentu dipenuhi.

  • 1 Juli 2026: California’s Digital Financial Assets Law mulai berlaku. Perusahaan yang melayani penduduk California wajib memperoleh lisensi dari regulator negara bagian.
  • 18 Juli 2026: Tenggat waktu bagi regulator federal dan negara bagian untuk merampungkan aturan implementasi rinci di bawah GENIUS Act.
  • Agustus 2026: Kongres dapat melanjutkan pembahasan proposal pajak kripto utama untuk mengatasi ketidakjelasan terkait staking, lending, dan aktivitas serupa. Pada saat yang sama, CFTC diperkirakan akan merampungkan regulasi penggunaan teknologi blockchain di pasar modal.
  • 3 November 2026: Pemilu sela AS. Pergeseran komposisi Kongres dapat memengaruhi apakah agenda legislasi pro-kripto saat ini akan berlanjut.

Anda selalu dapat memantau harga dan data perdagangan terkini secara real-time di bagian "Markets" milik Gate.

Di bagian "Crypto Square" dan "Newsflash" Gate, anggota komunitas berpengalaman dan analis profesional berbagi wawasan real-time mereka terkait perkembangan kebijakan makro ini.

05 Perspektif Global dan Ketidakpastian yang Masih Ada

Peralihan pendekatan dari konfrontasi ke dialog dalam regulasi kripto di AS bukanlah hal yang unik. Regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) milik Uni Eropa mulai berlaku penuh secara bertahap pada akhir 2024 hingga sepanjang 2025, menciptakan aturan aset kripto yang seragam bagi 27 negara anggota.

MiCA juga menekankan cadangan stablecoin 1:1, audit wajib, dan kepatuhan menyeluruh. Regulasi ini memungkinkan penyedia layanan yang mendapat otorisasi di satu negara anggota untuk beroperasi di seluruh Uni Eropa.

Meski kerangka regulasi di kedua sisi Atlantik makin jelas, ketidakpastian global utama masih membayangi. Bagaimana mengatur decentralized finance (DeFi), mengelola arus modal lintas negara, dan menetapkan aturan partisipasi institusional masih menjadi tantangan yang belum terpecahkan.

Para ahli industri mencatat bahwa isu-isu ini akan menjadi topik utama bagi regulator global untuk dibahas pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

Melihat ke Depan

Transisi dari era Gensler ke era Paul Atkins hanyalah satu babak dalam proses panjang sistem keuangan AS dan global dalam merangkul aset digital. Penegakan hukum yang tegas oleh Gensler memaksa industri untuk menyadari pentingnya kepatuhan, sementara upaya pembangunan kerangka regulasi oleh Atkins memberikan jalan yang lebih jelas ke depan.

Pada 2026, ketika California mulai menerbitkan lisensi bagi penyedia layanan aset kripto, ketika pengecualian inovasi dari SEC resmi diluncurkan, dan ketika Kongres memperdebatkan pajak kripto, para pelaku pasar akan merasakan secara nyata pergeseran batas antara dunia kripto dan keuangan arus utama—dari konfrontasi menuju integrasi.

Peralihan kekuasaan yang berlangsung secara senyap ini pada akhirnya akan membawa industri kripto dari ruang-ruang rapat di Washington ke dompet digital para pengguna sehari-hari.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten