Bernstein Tetap Optimis: Bitcoin Telah Melewati Titik Terendah, Targetkan $150.000 pada 2026

Pasar
Diperbarui: 2026-01-09 05:33

"Kami meyakini bahwa Bitcoin dan pasar aset digital secara keseluruhan telah mencapai titik terendahnya." Pernyataan ini disampaikan oleh Gautam Chhugani, Analis Aset Digital Global di Bernstein, dalam laporan terbarunya yang diterbitkan pada awal 2026. Laporan tersebut tidak hanya menandai berakhirnya sentimen pasar bearish, tetapi juga membuat prediksi yang jelas: Bitcoin akan mencapai $150.000 pada 2026 dan terus naik hingga $200.000 pada 2027.

Titik Balik Pasar

Bernstein, perusahaan riset dan pialang terkemuka di Wall Street yang mengelola aset sekitar $800 miliar, merilis serangkaian laporan yang sangat dinantikan pada awal Januari 2026. Setelah gejolak pasar di akhir 2025, kesimpulan utama mereka sangat jelas: pasar kripto telah membentuk titik terendahnya, dan saat ini menandai awal dari tren bullish jangka panjang yang baru.

Analis Gautam Chhugani mencatat bahwa meskipun harga Bitcoin mengalami koreksi pada kuartal IV 2025, harga saham banyak perusahaan publik yang terkait kripto menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Fenomena decoupling ini dipandang sebagai sinyal awal bahwa sentimen pasar telah mencapai dasar dan bahwa investor institusi mulai mengambil posisi lebih awal.

Pergeseran Siklus

Salah satu perspektif terobosan dalam laporan tersebut adalah bahwa "siklus halving empat tahunan" Bitcoin yang telah berlangsung selama satu dekade kemungkinan telah resmi berakhir. Analisis menunjukkan bahwa modal institusi, yang tercermin dari hadirnya ETF Bitcoin spot, kini membentuk ulang dinamika pasar. Data menunjukkan bahwa bahkan selama koreksi harga terbaru yang hampir mencapai 30%, arus keluar dari ETF hanya menyumbang kurang dari 5% dari total kepemilikan.

"Pembelian institusi yang lebih stabil mampu menahan aksi jual panik dari investor ritel," demikian isi laporan tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar tengah bertransisi dari siklus dramatis yang sebelumnya didorong oleh sentimen ritel dan halving reward penambang, menuju "supercycle" yang ditandai oleh alokasi strategis institusi jangka panjang—dan berpotensi berlangsung jauh lebih lama.

Pendorong Utama

Bernstein memproyeksikan bahwa tahun 2026 akan menjadi awal dari "supercycle tokenisasi" multi-tahun, yang akan menjadi narasi utama untuk Bitcoin dan pasar kripto secara luas di masa mendatang. Supercycle ini akan berfokus pada tiga area utama:

Pertama, stablecoin. Pada akhir 2026, suplai stablecoin global diperkirakan tumbuh 56% secara tahunan, mencapai sekitar $420 miliar, memperkuat perannya sebagai jembatan utama antara keuangan tradisional dan dunia kripto.

Kedua, tokenisasi aset on-chain. Nilai total aset yang ditokenisasi diperkirakan meningkat dari sekitar $3,7 miliar pada 2025 menjadi hampir $8 miliar pada 2026, mencakup berbagai aset dunia nyata seperti obligasi dan ekuitas privat.

Terakhir, prediction market. Ukuran sektor ini diproyeksikan akan berlipat ganda pada 2026, mencapai sekitar $70 miliar. Seiring kerangka regulasi semakin jelas, institusi keuangan arus utama mulai mengakui nilai prediction market sebagai infrastruktur informasi yang fundamental.

Cetak Biru Institusional

Berdasarkan penilaian terhadap supercycle tokenisasi, Bernstein telah mengidentifikasi perusahaan publik yang diyakini akan menjadi penerima manfaat langsung, memberikan peta jalan investasi yang jelas bagi modal tradisional. Rekomendasi saham yang disarankan antara lain: platform perdagangan kripto Robinhood (HOOD) dan Coinbase (COIN); spesialis kepatuhan dan infrastruktur FIGR dan Circle (CRCL); serta MicroStrategy (MSTR), yang menjadikan Bitcoin sebagai aset cadangan inti.

Laporan tersebut menilai bahwa perusahaan-perusahaan ini merupakan kendaraan terbaik untuk menangkap peluang pertumbuhan dalam tema tokenisasi. Sebagai contoh, kepemilikan Bitcoin yang signifikan oleh MicroStrategy membuat harga sahamnya sangat berkorelasi dengan pergerakan harga Bitcoin, sehingga diposisikan sebagai "proxy investment" bagi institusi yang ingin mendapatkan eksposur terhadap Bitcoin secara efisien.

Proyeksi Harga

Menurut data pasar Gate, per 9 Januari 2026, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $91.263,5, naik 0,18% dalam 24 jam terakhir. Harga ini masih sekitar 28% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $126.272 yang tercapai pada 2025. Para analis menilai level saat ini merupakan ambang batas teknikal dan psikologis yang krusial.

Jika melihat target harga Bernstein, proyeksi tersebut mengindikasikan potensi kenaikan sekitar 64% dari level saat ini hingga akhir 2026 (menjadi $150.000), dan sekitar 119% hingga akhir 2027 (menjadi $200.000). Selain supercycle yang telah disebutkan, optimisme ini juga didukung oleh tren berkelanjutan pemerintah (seperti AS yang mulai membentuk cadangan strategis Bitcoin) dan korporasi yang menambah Bitcoin ke neraca keuangan mereka, sehingga menciptakan permintaan baru yang bersifat struktural.

Per 9 Januari 2026, harga Bitcoin di platform perdagangan Gate masih bertahan di atas $91.000. Fokus pasar kini telah bergeser dari ketakutan akan titik terendah menuju antisipasi masa depan. Pada penutup laporan Bernstein, perusahaan kembali menegaskan keyakinan dekadeannya: target harga akhir Bitcoin adalah $1.000.000 pada 2033. Para analis percaya, seiring semakin banyak dana kekayaan negara dan korporasi multinasional bergabung dalam tren alokasi ini, Bitcoin berkembang dari aset baru yang volatil menjadi penyimpan nilai "berpermintaan terprediksi" untuk era digital.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
2