Ledger tengah menjalin kolaborasi dengan institusi keuangan besar seperti Goldman Sachs, Jefferies, dan Barclays untuk mempercepat rencana penawaran umum perdana (IPO). Kesepakatan ini, yang diperkirakan dapat rampung paling cepat pada tahun 2026, diproyeksikan akan menempatkan valuasi Ledger di atas $4 miliar.
Gelombang aktivitas IPO ini terjadi saat harga Bitcoin memasuki fase konsolidasi krusial. Berdasarkan data pasar Gate, BTC/USDT saat ini tercatat di $87.003, turun 2,57% dalam 24 jam terakhir, sementara ETH/USDT berada di $2.899,31, turun 1,94% pada periode yang sama.
Tonggak Industri
Produsen dompet perangkat keras asal Prancis, Ledger, telah mengambil langkah signifikan dengan rencana untuk go public di Amerika Serikat. Pengumuman ini langsung mendapat perhatian luas dari sektor kripto maupun keuangan tradisional. Dikenal akan keamanannya, Ledger bekerja sama dengan institusi Wall Street terkemuka—termasuk Goldman Sachs, Jefferies, dan Barclays—untuk mendorong realisasi IPO.
CEO Ledger, Pascal Gauthier, telah memberi sinyal kemungkinan ini sejak November 2025, dengan menyoroti peran penting New York dalam pembiayaan kripto: "Saya lebih banyak menghabiskan waktu di New York saat ini karena modal untuk kripto ada di New York, bukan di tempat lain di dunia, dan jelas bukan di Eropa."
Angka di Balik Kekuatan Ledger
Valuasi yang diproyeksikan melebihi $4 miliar didasarkan pada kinerja keuangan dan posisi pasar Ledger yang kuat. Pada putaran pendanaan tahun 2023, perusahaan ini dinilai sebesar $1,5 miliar. Memasuki 2025, lonjakan permintaan solusi kustodi yang aman—didorong oleh peningkatan kasus pencurian kripto—mendorong pendapatan Ledger hingga ratusan juta dolar.
Menurut laporan Chainalysis, sekitar $17 miliar diperkirakan akan dicuri melalui penipuan dan scam kripto pada tahun 2025, naik dari $13 miliar di tahun 2024. Lanskap keamanan yang penuh tantangan ini semakin menegaskan pentingnya produk Ledger di pasar. Keberhasilan Ledger menyoroti permintaan berkelanjutan terhadap dompet perangkat keras sebagai infrastruktur keamanan utama, terutama ketika investor institusional semakin aktif di sektor kripto.
Perusahaan Kripto yang Bersiap Go Public
Ledger bukan satu-satunya—tahun 2026 diprediksi menjadi tahun bersejarah bagi IPO perusahaan kripto. Sejumlah pemimpin industri tengah mempersiapkan diri untuk melantai di bursa, mencerminkan pergeseran sektor menuju infrastruktur keuangan yang lebih matang.
| Nama Perusahaan | Bidang Usaha | Rencana & Progres IPO | Signifikansi Pasar & Referensi Valuasi |
|---|---|---|---|
| CertiK | Audit Keamanan Web3 | Mengumumkan rencana IPO di Davos 2026, menyoroti standar transparansi | Menetapkan tolok ukur valuasi di keamanan blockchain |
| Kraken | Bursa Kripto | Menargetkan IPO pada semester I 2026, dipandang sebagai pesaing Coinbase dan Robinhood | Pengakuan berkelanjutan terhadap platform trading kripto oleh keuangan tradisional |
| Consensys | Infrastruktur Kripto (MetaMask, Infura) | Dilaporkan dalam pembicaraan dengan JPMorgan dan Goldman Sachs untuk IPO 2026 | Memiliki 30 juta pengguna aktif bulanan, valuasi sekitar $7 miliar |
| Evernorth | Manajemen Aset XRP | Berencana go public di Nasdaq melalui merger SPAC pada Q1 2026 | Menampilkan potensi pasar publik bagi manajer aset kripto profesional |
| Animoca Brands | Investasi Gaming Web3 & Metaverse | Menargetkan IPO di Nasdaq tahun 2026 melalui reverse merger dengan Currenc Group | Berbasis di Hong Kong, memiliki portofolio gaming Web3 terbesar di industri |
| Bithumb | Bursa Kripto (Korea Selatan) | Berencana listing di bursa utama Korea pada 2026 | Dengan sekitar 18 juta pengguna kripto, menguji permintaan ekuitas kripto di Asia |
Latar Makro dan Pergeseran Industri
Gelombang IPO kripto ini terjadi di tengah perubahan struktural dalam industri. Pada tahun 2025, perusahaan aset digital membuktikan penerimaan pasar melalui listing publik, membuka jalan bagi pipeline IPO yang lebih kuat di 2026.
Kerangka regulasi yang terus berkembang turut mendorong tren ini. Aturan yang lebih jelas untuk stablecoin dan struktur pasar telah membuka partisipasi institusi serta korporasi, menggeser strategi investasi kripto dari sekadar spekulasi menuju investasi infrastruktur yang patuh regulasi dan menghasilkan imbal hasil.
Aliran modal ventura juga mencerminkan transisi ini. Di tahun 2025, meski volume perdagangan kripto secara keseluruhan menurun, total investasi modal ventura justru meningkat, dengan dana yang semakin terfokus pada perusahaan yang lebih sedikit namun berkualitas tinggi.
Jendela IPO di Tengah Volatilitas Pasar
Perusahaan kripto tetap melanjutkan rencana IPO di tengah periode konsolidasi pasar yang signifikan. Ambil contoh Bitcoin: harganya mengalami fluktuasi yang cukup tajam dalam beberapa pekan terakhir.
Data platform Gate menunjukkan bahwa setelah turun dari puncak pertengahan Januari sekitar $98.000, Bitcoin kini konsolidasi di rentang $88.000 hingga $91.000. Kondisi pasar ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi IPO. Di satu sisi, volatilitas harga dapat memengaruhi sentimen investor; di sisi lain, kejelasan kebijakan regulasi—seperti pernyataan dukungan terhadap legislasi kripto di AS—telah menciptakan prospek jangka panjang yang positif.
Perlu juga dicatat bahwa tren harga Bitcoin saat ini sebagian besar didorong oleh arus modal ETF spot, menyoroti pengaruh yang semakin besar dari keuangan tradisional terhadap pasar kripto.
Kesimpulan dan Prospek
Industri kripto kini bertransformasi dari eksperimen pinggiran menuju arus utama keuangan global. Rencana IPO Ledger dan para pesaingnya bukan sekadar pencapaian individual—melainkan penanda kematangan sektor yang semakin berkembang. Seiring terbentuknya kerangka regulasi, perusahaan kripto berevolusi dari startup menjadi entitas publik yang diatur. Tren ini mulai terlihat sejak awal 2025 dan diperkirakan akan semakin cepat pada 2026. Peran Bitcoin sebagai emas digital semakin kokoh, sementara Ethereum dan platform blockchain lain mendorong inovasi aplikasi terdesentralisasi. Dalam lanskap ini, penyedia infrastruktur yang aman dan patuh regulasi akan menarik perhatian dan sumber daya lebih besar.
Bagi pengguna Gate, transformasi industri ini berarti struktur pasar yang lebih matang, ragam investasi yang lebih luas, dan lingkungan jangka panjang yang lebih stabil. Baik Anda seorang holder yang mencari solusi penyimpanan aman maupun pengamat yang memantau tren industri, gelombang IPO ini menandai arah masa depan sektor kripto.
Menatap tahun 2026, integrasi antara kripto dan keuangan tradisional berkembang dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ketika dompet perangkat keras Ledger menjadi pilihan utama jutaan investor untuk menjaga aset digital, keberhasilan mereka bukan sekadar kemenangan produk—melainkan standar baru keamanan industri. IPO kripto kini bukan lagi peristiwa terisolasi; melainkan bagian dari proses yang lebih luas di mana pasar keuangan kembali merangkul aset digital. Ketika perusahaan-perusahaan ini membunyikan bel pembukaan satu per satu, mereka membuka jalan bagi yang lain dan menawarkan investor global peluang baru untuk berpartisipasi dalam transformasi keuangan ini.


