Bitcoin diperdagangkan di $77.850,5 di Gate hari ini, naik 1,65% dalam 24 jam terakhir. Sebagai "mercusuar Wall Street" di dunia kripto, Galaxy Digital merilis laporan pada awal Februari yang menarik perhatian besar pasar. Laporan tersebut menyatakan bahwa dalam beberapa minggu atau bulan ke depan, Bitcoin berpotensi turun lebih jauh menuju rata-rata pergerakan 200 minggu—sekitar level $58.000.
Perspektif Otoritatif dari Galaxy Digital
Galaxy Digital berperan sebagai jembatan di ranah kripto. Didirikan oleh manajer dana legendaris Wall Street, Mike Novogratz, bisnis perusahaan ini mencakup perdagangan institusional, manajemen aset, dan perbankan investasi, sehingga menjadi indikator utama masuknya modal tradisional ke pasar kripto.
Prediksi ini bukan sekadar spekulasi pasar—melainkan didasarkan pada serangkaian data on-chain dan indikator pasar. Alex Thorn, Kepala Riset Galaxy Digital, mencatat bahwa sejak rekor tertinggi sekitar $126.080 pada 6 Oktober 2025, Bitcoin telah mengalami koreksi sekitar 38%. Penurunan tajam akhir pekan lalu memicu likuidasi posisi long senilai lebih dari $2 miliar, sehingga memperkuat tekanan jual di pasar.
Data Kunci yang Mendukung Pandangan Bearish
Laporan Galaxy Digital menyoroti beberapa data penting yang menjadi dasar prediksinya. Grafik distribusi posisi on-chain menunjukkan adanya celah pasokan signifikan antara $82.000 dan $70.000. Artinya, terdapat kekurangan dukungan beli yang cukup pada rentang harga ini, sehingga meningkatkan kemungkinan penurunan harga lebih lanjut seiring pasar menguji permintaan di zona tersebut.
Satu metrik penting lainnya: sekitar 46% pasokan Bitcoin saat ini berada dalam posisi rugi. Secara historis, ketika mendekati 50% pasokan berada dalam kerugian, hal ini sering menandakan pasar mendekati titik balik utama.
Signifikansi Historis Rata-Rata Pergerakan 200 Minggu
Rata-rata pergerakan 200 minggu telah lama dianggap sebagai level support jangka panjang utama bagi Bitcoin. Galaxy Digital mencatat bahwa, kecuali tahun 2017, Bitcoin tidak pernah gagal menembus penurunan 50% dalam waktu tiga bulan setelah koreksi 40% dari rekor tertingginya.
Jika koreksi saat ini mencapai 50%, harga akan berada di kisaran $63.000. Rata-rata pergerakan 200 minggu kini berada di sekitar $58.000, sangat dekat dengan "harga terealisasi" Bitcoin (sekitar $56.000). Harga terealisasi mengukur rata-rata basis biaya Bitcoin di seluruh jaringan. Secara historis, level-level ini kerap menjadi titik masuk menarik bagi investor jangka panjang.
Kinerja dan Tantangan Pasar Saat Ini
Berdasarkan data pasar Gate per 3 Februari 2026, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $78.000–$79.000, turun lebih dari 35% dari rekor tertingginya.
Pasar menghadapi berbagai tantangan. ETF Bitcoin telah beralih dari arus masuk bersih pada awalnya menjadi arus keluar bersih, dengan data Galaxy menunjukkan arus keluar signifikan sepanjang tahun berjalan. Hal ini melemahkan salah satu sumber dukungan beli utama sebelumnya. Sementara itu, Bitcoin gagal reli seiring aset lindung nilai tradisional seperti emas dan perak, sehingga narasi sebagai "lindung nilai terhadap devaluasi mata uang" pun terganggu. Likuiditas pasar juga menyusut, dengan beberapa data menunjukkan kedalaman pasar di bursa turun lebih dari 30% dari puncaknya.
Analisis BTC Berdasarkan Data Pasar Gate
Data pasar terbaru Gate menunjukkan pasokan beredar Bitcoin sebesar 19,98 juta BTC, dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,56 triliun. Menurut model prediksi harga Gate, pasar secara struktural masih bullish terhadap prospek jangka panjang Bitcoin. Proyeksi memperkirakan bahwa pada 2031, harga Bitcoin dapat mencapai $141.982,19, memberikan potensi imbal hasil +39,00% dibandingkan level saat ini.
Sentimen pasar jangka pendek sangat kontras dengan prospek teknikal jangka panjang. Berikut analisis komparatif antara pandangan Galaxy Digital dan proyeksi pasar jangka panjang:
| Dimensi Analisis | Pandangan Jangka Pendek Galaxy Digital (Mingguan/Bulanan) | Proyeksi Pasar Jangka Panjang (hingga 2031) |
|---|---|---|
| Pandangan Inti | Menghadapi tekanan turun, berpotensi menguji rata-rata pergerakan 200 minggu (~$58.000) | Tren naik jangka panjang, potensi imbal hasil signifikan |
| Level Harga Kunci | Rata-rata pergerakan 200 minggu (~$58.000), harga terealisasi (~$56.000) | Rata-rata harga 2026 $78.013,9, 2031 bisa mencapai $141.982,19 |
| Dasar Utama | Celah pasokan on-chain, arus keluar ETF, perubahan sentimen pasar | Kelangkaan, adopsi institusional yang semakin dalam, pola siklus historis |
| Penilaian Tahap Pasar | Kemungkinan fase retracement menuju bottom | Periode volatil dalam tren pertumbuhan jangka panjang |
Gambaran Kompleks dari Perspektif Institusional
Perlu dicatat, pandangan Galaxy Digital untuk 2026 sangatlah kompleks. Perusahaan ini mengakui bahwa tahun 2026 "sangat kacau sehingga sulit untuk membuat prediksi yang jelas."
Data pasar opsi tampaknya mengonfirmasi ketidakpastian ini. Para trader meyakini probabilitas Bitcoin mencapai $70.000 atau $130.000 pada akhir Juni 2026 hampir seimbang; sedangkan pada akhir tahun, peluang menyentuh $50.000 atau $250.000 juga relatif berimbang. Rentang harga yang lebar ini mencerminkan ketidakpastian pasar jangka pendek yang sangat besar. Namun, Galaxy Digital tetap mempertahankan pandangan bullish jangka panjang, memproyeksikan Bitcoin dapat mencapai $250.000 pada akhir 2027.
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di $77.850,5 di Gate, dengan kapitalisasi pasar stabil di $1,56 triliun dan volume perdagangan 24 jam melebihi $1,53 miliar. Rata-rata pergerakan 200 minggu berperan seperti magnet tak kasat mata, menarik setiap retracement dalam menuju orbitnya. Level $58.000 lebih dari sekadar angka—ia menjadi penanda psikologis tarik-ulur antara modal lama dan permintaan baru. Jalur penurunan jangka pendek yang dipaparkan Galaxy Digital dan proposisi nilai jangka panjang pada akhirnya akan bertemu, membentuk ritme siklus unik yang menjadi ciri khas pasar kripto.


