Pasar kripto baru saja mengalami guncangan mikro. Pada dini hari 8 Februari 2026, perdagangan spot untuk Bitcoin dan Ethereum menunjukkan pergerakan harga abnormal lebih dari 1%—bahkan hingga 3%—dalam satu menit saja.
Fluktuasi tidak biasa ini bukan disebabkan oleh perubahan kebijakan makro atau berita besar industri. Menurut Evgeny Gaevoy, pendiri pembuat pasar kripto Wintermute, penyebab paling mungkin adalah peristiwa likuidasi yang melibatkan bot market making, dengan potensi kerugian mencapai puluhan juta dolar.
Tinjauan Kejadian
Pada pagi hari 8 Februari 2026, pasar kripto mengalami volatilitas yang tidak biasa. Dari pukul 00.05 hingga 00.17, grafik satu menit di pasar spot Bitcoin dan Ethereum menunjukkan pergerakan harga abnormal yang terus-menerus.
Amplitudo yang terlihat pada grafik menit tersebut jauh melampaui level normal, dengan pergerakan satu menit mencapai 1% bahkan hingga 3%. Fluktuasi tajam seperti ini sangat menonjol di tengah kondisi pasar yang relatif tenang.
Pada saat itu, Evgeny Gaevoy, pendiri Wintermute, dengan cepat menganalisis situasi dan menyatakan bahwa pola ini kemungkinan besar disebabkan oleh likuidasi pada bot market making.
Gaevoy secara khusus menekankan bahwa pergerakan abnormal ini disebabkan oleh kerugian pada bot, bukan manipulasi pasar secara sengaja oleh para market maker. Ia juga menegaskan bahwa perusahaannya, Wintermute, tidak terlibat dalam insiden ini.
Di Balik Layar
Bot market making memegang peran tak tergantikan di pasar kripto. Dengan menggunakan algoritma, mereka secara otomatis mengutip harga beli dan jual, menyediakan likuiditas, serta mempersempit spread bid-ask, sehingga trader biasa dapat bertransaksi dengan lebih lancar.
Bot ini umumnya menempatkan order beli dan jual secara bersamaan, meraup keuntungan dari selisih harga yang kecil. Ketika likuiditas pasar cukup, mereka dapat beroperasi secara stabil dan terus melayani pasar.
Namun, bot market making juga menghadapi risiko unik. Mereka sering menggunakan leverage untuk memaksimalkan efisiensi modal, yang berarti ketika harga bergerak tajam, bot ini bisa mengalami kekurangan margin dan terpaksa dilikuidasi.
Terutama ketika harga pasar bergerak cepat ke satu arah, bot bisa dengan cepat menumpuk posisi rugi yang besar. Begitu kerugian ini mencapai ambang margin pemeliharaan di bursa, mekanisme likuidasi otomatis akan aktif.
Efek Berantai
Likuidasi satu bot market making dapat memicu efek berantai di pasar, dengan dampak yang menyebar ke beberapa lapisan. Pertama, ketika sebuah bot terpaksa dilikuidasi, ia harus menjual aset dalam jumlah besar, yang secara instan meningkatkan tekanan jual.
Pada periode likuiditas yang relatif tipis—misalnya di jam-jam malam saat volume perdagangan lebih rendah—penjualan terpusat ini bisa memicu pergerakan harga yang ekstrem. Pasar bisa mengalami kekosongan likuiditas sesaat, dan spread bid-ask melebar secara dramatis.
Kedua, pergerakan harga abnormal dapat memicu kontrol risiko pada bot lain yang menggunakan strategi serupa. Bot-bot ini mungkin secara bersamaan mulai mengurangi eksposur risiko atau menyesuaikan posisi, sehingga memperbesar volatilitas pasar.
Selain itu, perubahan harga yang cepat dapat memicu rangkaian likuidasi di kalangan trader yang menggunakan leverage. Ketika harga Bitcoin atau Ethereum tiba-tiba turun, posisi long dengan leverage tinggi bisa dengan cepat mencapai harga likuidasi dan terpaksa ditutup.
Rangkaian likuidasi ini dapat menciptakan siklus yang sulit diputus: tekanan jual mendorong harga makin turun, penurunan harga memicu lebih banyak likuidasi, dan semakin banyak likuidasi menambah tekanan jual. Efek ini sangat terasa di pasar kripto, di mana penggunaan leverage tinggi adalah hal yang umum.
Dampak Pasar
Likuidasi bot market making memiliki dampak kompleks dan luas terhadap struktur pasar. Secara langsung, peristiwa seperti ini sementara waktu melemahkan likuiditas pasar.
Market maker adalah salah satu penyedia likuiditas utama. Ketika bot mereka mengalami gangguan atau terpaksa keluar dari pasar, spread bid-ask bisa melebar dan eksekusi perdagangan menjadi lebih sulit.
Dari sudut pandang price discovery, fluktuasi harga yang dipicu oleh likuidasi paksa dapat mendistorsi sinyal harga jangka pendek. Pergerakan ini tidak mencerminkan perubahan nilai fundamental aset, melainkan tekanan finansial pada pelaku pasar tertentu.
Perlu dicatat, pendiri Wintermute, Gaevoy, menekankan bahwa sekalipun terjadi "likuidasi institusi besar", hal itu tidak akan berdampak pada jangka menengah atau panjang.
Ia membandingkan situasi ini dengan runtuhnya Three Arrows Capital dan FTX di masa lalu, di mana peristiwa tersebut memiliki tanda-tanda jelas yang mengonfirmasi likuidasi, sementara rumor di pasar saat ini kebanyakan berasal dari akun anonim dan kurang sumber yang dapat dipercaya.
Manajemen Risiko
Bagi trader pada umumnya, memahami dan mengantisipasi risiko dari pergerakan pasar abnormal seperti ini sangat penting. Di platform seperti Gate, tersedia berbagai alat dan strategi untuk membantu mengelola risiko.
Penggunaan leverage yang wajar adalah kunci untuk menghindari likuidasi paksa. Meskipun leverage tinggi dapat memperbesar potensi keuntungan, hal ini juga berarti ruang gerak harga sebelum terkena margin call menjadi lebih sempit.
Menetapkan order stop-loss adalah alat manajemen risiko yang efektif. Dengan menempatkan order jual otomatis pada level harga tertentu, trader dapat membatasi potensi kerugian dan menghindari keputusan emosional.
Untuk strategi trading yang lebih canggih, pertimbangkan untuk menggunakan rangkaian produk bot trading dari Gate, seperti bot grid spot dan futures, bot Martingale spot dan futures, serta alat smart rebalancing.
Alat-alat ini memungkinkan pengguna mengatur parameter strategi terlebih dahulu dan sistem akan menjalankan perdagangan secara otomatis, sehingga mengurangi intervensi emosi dan keterlambatan reaksi. Terutama saat terjadi pergerakan pasar abnormal, strategi yang telah diprogram sering kali lebih andal daripada keputusan real-time.
Perspektif Gate
Sebagai bursa kripto global terkemuka, Gate menawarkan berbagai alat dan layanan kepada pengguna untuk menghadapi volatilitas pasar. Platform ini mendukung perdagangan lebih dari 4.400 aset kripto, termasuk koin utama seperti Bitcoin dan Ethereum.
Bagi trader yang khawatir terhadap pergerakan pasar abnormal, Gate menyediakan beragam opsi manajemen risiko. Fitur copy trading memungkinkan pengguna meniru perdagangan spot dan futures dari trader atau penyedia sinyal terbaik secara real-time, dengan tingkat sinkronisasi posisi hingga 99,99%.
Artinya, bahkan trader yang relatif belum berpengalaman dapat memanfaatkan strategi profesional untuk menghadapi kondisi pasar yang kompleks.
Rangkaian bot trading Gate meliputi bot grid spot dan futures, bot Martingale spot dan futures, smart rebalancing, arbitrase cash-and-carry, serta strategi arbitrase lintas bursa. Alat otomatisasi ini membantu pengguna tetap disiplin selama volatilitas pasar dan menghindari keputusan emosional.
Yang patut dicatat, Gate berkomitmen pada cadangan 100%, mencakup lebih dari 500 jenis aset digital. Komitmen ini sepenuhnya didukung oleh teknologi Merkle tree dan zero-knowledge proof, sehingga memberikan perlindungan menyeluruh bagi aset pengguna.
Platform ini juga mempertahankan cadangan surplus lebih dari $9,478 miliar, semakin meningkatkan keamanan dana pengguna. Di tengah ketiadaan circuit breaker pasar tradisional di dunia kripto, sistem cadangan seperti ini memberikan perlindungan tambahan bagi para trader.
Kesimpulan
Per 10 Februari, harga Bitcoin terbaru di Gate berada di angka $69.200, sementara Ethereum bertahan di kisaran $2.000.
Di balik angka-angka ini, algoritma market making terus bekerja tanpa henti. Order beli dan jual mereka bertindak sebagai tangan tak terlihat yang terus membentuk arah pergerakan pasar berikutnya.
Dalam dunia perdagangan yang sangat terotomatisasi ini, setiap fluktuasi abnormal menjadi uji ketahanan bagi struktur mikro pasar. Seperti yang disampaikan pendiri Wintermute, satu peristiwa mungkin tidak mengubah tren jangka panjang, namun momen-momen seperti ini secara perlahan membentuk ulang lanskap likuiditas di pasar aset digital.


