Baru-baru ini, pasar kripto mengalami tekanan signifikan, dengan sorotan utama tertuju pada pergerakan harga blockchain publik terkemuka, Solana (SOL). Berdasarkan data pasar Gate, per 11 Februari 2026, harga Solana (SOL) turun ke kisaran $80,83, menandai level terendah baru dalam dua tahun terakhir. Dalam 24 jam terakhir, harga SOL anjlok 4,52%, dan penurunan selama 30 hari terakhir bahkan lebih tajam, yakni mencapai 43,25%. Level harga ini tidak hanya jauh di bawah rekor tertingginya di $293,31, namun juga telah menekan kapitalisasi pasar SOL kembali ke $45,73 miliar. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan pelaku pasar: Apakah Solana telah mencapai titik terendahnya? Ke mana arah pergerakannya selanjutnya?
Meninjau Kembali Titik Terendah Historis: Krisis atau Peluang?
Lingkungan harga Solana saat ini mencerminkan pola menarik dari data historisnya. Jika melihat sentimen pasar dan tren on-chain di masa lalu, ketika mayoritas pemegang aset mengalami kerugian dan harga jatuh jauh di bawah biaya rata-rata pasar, hal ini sering kali menjadi sinyal bahwa pasar memasuki fase koreksi akhir, bukan awal penurunan baru. Pesimisme ekstrem dan kerugian belum terealisasi yang meluas cenderung menurunkan minat investor ritel untuk menjual, karena keluar dari posisi pada kondisi rugi menjadi semakin sulit. Di saat yang sama, fase "undervaluasi dalam" ini mulai menarik perhatian investor jangka panjang yang berorientasi pada nilai serta institusi, yang berpotensi menjadi fondasi terbentuknya titik terendah harga.

Rasio MVRV Solana. Sumber: Glassnode
Melihat kembali beberapa koreksi besar dalam sejarah Solana, struktur pasar serupa sering kali diikuti dengan rebound dan pemulihan dalam berbagai tingkat. Hal ini tidak berarti sejarah akan terulang persis sama, namun menyoroti pola berulang dalam dinamika penawaran dan permintaan sepanjang siklus pasar.
Analisis Teknikal dan Level Harga Kunci: Menembus $90 untuk Membuka Potensi Kenaikan
Dari sudut pandang analisis teknikal murni, kisaran $80 hingga $85 saat ini menjadi arena pertempuran utama antara pihak bullish dan bearish. Area ini bertepatan dengan zona perdagangan ber-volume tinggi secara historis dan kemungkinan juga selaras dengan level retracement Fibonacci yang penting. Untuk memulai rebound yang berarti, resistensi pertama dan paling krusial yang harus ditembus berada di sekitar $90.

Analisis Harga Solana. Sumber: TradingView
- Skenario Kenaikan: Jika SOL mampu menembus dan bertahan di atas level $90 dengan volume perdagangan yang kuat, hal ini dapat mengonfirmasi pembalikan tren jangka pendek. Resistensi signifikan berikutnya berada di level psikologis $100, dengan target lanjutan di kisaran $105 hingga $110. Untuk mencapai jalur ini, dibutuhkan sentimen pasar yang membaik dan aliran modal yang konsisten.
- Risiko Penurunan: Sebaliknya, jika tekanan beli tidak cukup kuat dan SOL gagal menembus resistensi, atau bahkan kehilangan dukungan di $80, maka gelombang penjualan baru bisa terjadi, meningkatkan kemungkinan pengujian zona $75 atau bahkan $70.
Fundamental dan Ketahanan Ekosistem: Penopang Nilai Jangka Panjang
Di luar grafik harga, nilai inti Solana terletak pada performa jaringan yang cepat dan biaya rendah, serta ekosistem pengembang yang masih aktif. Meski volatilitas pasar sangat tinggi, jaringan Solana terus menunjukkan perkembangan berkelanjutan di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), NFT, dan jaringan infrastruktur fisik terdesentralisasi (DePIN). Kesehatan dan kapasitas inovasi ekosistem menjadi faktor fundamental bagi kemampuannya menangkap nilai pada siklus pasar berikutnya. Investor perlu mencermati bukan hanya fluktuasi harga, tetapi juga aktivitas jaringan, total nilai terkunci (TVL), serta kemajuan pembaruan teknis utama.
Data Pasar Gate dan Pandangan Netral
Berdasarkan data pasar teragregasi dan model prediksi Gate, berikut adalah analisis netral terkait prospek harga Solana (SOL):
Per 11 Februari 2026, Solana (SOL) diperdagangkan di harga $80,83 dengan volume perdagangan 24 jam sebesar $51,23 juta. Proyeksi model menunjukkan rata-rata harga SOL pada 2026 dapat bertahan di kisaran $80,42, dengan rentang perkiraan antara level terendah $73,98 dan tertinggi $95,69. Artinya, dari level saat ini, jika sentimen pasar membaik, rebound teknikal menuju $95,69 atau bahkan $100 masih mungkin terjadi.
Melihat lebih jauh ke depan, proyeksi menunjukkan bahwa pada 2031, rata-rata harga Solana (SOL) bisa mencapai sekitar $125,4, dengan potensi tertinggi di kisaran $168,04. Hal ini menunjukkan volatilitas dan potensi pertumbuhan jangka panjang yang signifikan, namun juga menandakan tingkat ketidakpastian yang cukup besar.
Kesimpulan
Secara ringkas, penurunan Solana ke level terendah dua tahun jelas mencerminkan tantangan yang dihadapi pasar saat ini. Namun, data historis, indikator on-chain, dan analisis teknikal sama-sama mengindikasikan bahwa pasar mungkin telah memasuki zona oversold yang ekstrem—periode yang sering kali mendahului potensi pembalikan setelah penurunan besar. Rebound menuju $100 tidak akan terjadi secara instan; kuncinya terletak pada kemampuan SOL untuk menembus resistensi kuat di $90 dan membangun konsensus pasar yang cukup.
Bagi investor yang memantau Solana, sangat penting untuk terus mengikuti data pasar secara real-time, pergeseran volume perdagangan, serta dinamika di level support dan resistance kunci di platform seperti Gate. Pasar selalu bergerak dinamis; menjaga rasionalitas di tengah periode ketakutan ekstrem dan mencari pola dalam data dapat membantu Anda memahami logika di balik pergerakan harga Solana dan membuat keputusan investasi yang lebih baik.


