Mengapa rata-rata biaya perputaran historis BTC dianggap sebagai "batas" antara pasar bullish dan bearish?

Pasar
Diperbarui: 2026-02-24 09:49

Sebelum membahas kondisi pasar saat ini, penting untuk memahami konsep "historical average cost basis" atau rata-rata harga pokok historis. Secara sederhana, ini bukan sekadar rata-rata harga historis. Sebaliknya, metrik ini dihitung menggunakan data on-chain untuk menentukan harga di mana setiap BTC terakhir berpindah di blockchain. Dengan demikian, kita dapat memperkirakan rata-rata biaya akuisisi seluruh Bitcoin yang beredar di pasar.

Salah satu metrik teroptimasi yang sering dijadikan acuan oleh para analis adalah 10y_RP. Indikator ini mengecualikan sebagian besar Bitcoin yang telah lama hilang (seperti koin yang ditambang oleh Satoshi pada masa awal), sehingga dianggap lebih akurat mencerminkan rata-rata biaya bagi pelaku pasar yang aktif. Seperti yang telah disorot dalam artikel analis Gate sebelumnya, garis biaya ini berfungsi sebagai "Garis Maginot" psikologis dan teknikal bagi para bull. Jika garis ini ditembus, berarti mayoritas pelaku pasar—mulai dari pemegang jangka panjang hingga spekulan jangka pendek—berpotensi mengalami kerugian, yang dapat dengan mudah memicu gelombang panic selling.

Pertarungan Sengit antara Harga Saat Ini dan Biaya Pokok

Berdasarkan data pasar Gate, per 24 Februari 2026, harga BTC telah turun di bawah 63.000 USDT setelah beberapa hari berturut-turut mengalami penurunan, dengan kuotasi terbaru sekitar $62.997,6.

Jika melihat secara lebih luas, sejak BTC mencapai rekor tertinggi di atas $126.000 pada 2025, pasar telah memasuki fase koreksi berkepanjangan dengan penurunan kini melebihi 50%. Saat ini, harga bergerak di sekitar apa yang disebut "historical average cost basis".

Berdasarkan informasi yang tersedia, analis Murphy menyoroti bahwa zona $65.000—tempat garis biaya ini berada—merupakan pertahanan terakhir bagi para bull. Namun, kenyataannya, kuotasi real-time Gate pada 24 Februari secara jelas menembus level psikologis kunci ini. Ini bukan sekadar penembusan harga, melainkan juga cerminan runtuhnya kepercayaan pasar.

Mengapa "Penembusan" Bisa Memicu Pasar "Deep Bear"?

Jika harga BTC benar-benar menembus garis biaya pokok ini, logika pasar bisa berubah dari "koreksi" menjadi "deep bear". Ada tiga mekanisme utama yang mendorong pergeseran ini:

  1. Tingkat Mikro: Likuidasi Posisi Long dan Penjualan Paksa
    Pada feed pasar Gate, terlihat bahwa penurunan tajam hanya dalam 15 menit (dari pukul 04.00 hingga 04.15 UTC pada 24 Februari) memicu gelombang likuidasi posisi leverage. Sistem perdagangan otomatis mempercepat aksi jual, memperparah penurunan. Ketika harga jatuh di bawah biaya pokok mayoritas, level support berubah menjadi resistance, dan setiap rebound cenderung dimanfaatkan sebagai peluang keluar—memicu spiral "turun – rebound lemah – turun lebih dalam".

  2. Tingkat Makro: Keyakinan Institusi Goyah
    Yang membedakan bull run kali ini adalah pembelian masif dari ETF spot Bitcoin dan institusi seperti MicroStrategy. Analisis mendalam dari pengguna Gate mencatat bahwa Bitcoin sudah turun di bawah rata-rata biaya pokok MicroStrategy. Jika pasar terus turun di bawah rata-rata biaya historis seluruh partisipan, bahkan posisi institusi profesional pun akan berada di zona merah. Hal ini bisa mengubah arus ETF dari net inflow menjadi net outflow berkelanjutan, sehingga likuiditas pasar semakin terkuras.

  3. Tingkat Sentimen: Ketakutan Ekstrem Meluas
    Saat ini, Fear & Greed Index turun ke level 5, menandakan ketakutan ekstrem. Dalam situasi seperti ini, investor tidak lagi peduli dengan "halving" atau narasi masa depan, melainkan hanya fokus meminimalkan kerugian sesegera mungkin. Begitu garis biaya pokok ditembus, ketakutan ini dapat dengan cepat berubah menjadi aksi jual tanpa pandang bulu.

Sinyal Pasar: Konfirmasi Ganda dari On-Chain dan Arus Modal

Kita tidak boleh hanya melihat harga. Penting juga memantau arus modal di platform seperti Gate dan data on-chain:

  • Open Interest Anjlok: Total open interest di pasar futures Bitcoin mencapai titik terendah sejak Agustus 2025, turun sekitar 53% dari puncaknya. Ini menandakan modal leverage keluar dengan cepat, euforia spekulatif telah mereda ke level minimum, dan bahan bakar untuk rebound sangat terbatas.
  • Cadangan Stablecoin Menipis: Cadangan stablecoin di bursa turun 14% dalam tiga bulan terakhir, menandakan kekurangan daya beli yang serius dan tidak cukup "amunisi" untuk menyerap tekanan jual.
  • Tekanan Makro Berkelanjutan: Sikap hawkish The Fed, ketidakpastian kebijakan tarif pemerintahan Trump, serta risiko geopolitik (seperti ketegangan AS-Iran) mendorong modal keluar dari BTC dan aset berisiko lainnya menuju aset aman tradisional seperti emas.

Kesimpulan

Bagi pengguna yang bertransaksi di Gate, kita harus menghadapi hasil dari pertarungan krusial ini secara langsung. Data historis menunjukkan bahwa penembusan di bawah biaya pokok sering kali diikuti fase bear market berkepanjangan (berpotensi berlangsung 6–12 bulan), namun kita juga perlu mempertimbangkan perubahan struktural di pasar secara objektif.

Sebagian pihak berpendapat bahwa seiring pendalaman partisipasi institusi, volatilitas Bitcoin secara struktural menurun dan indikator on-chain klasik (seperti MVRV dan model S2F) mulai kehilangan daya prediksi. Dengan demikian, meski "historical average cost basis" tetap menjadi ambang psikologis utama, "kekuatan" indikator ini di era ETF masih perlu diuji oleh pasar.

Saran perdagangan:

  • Trader jangka pendek: Amati funding rate dan arus order besar di Gate. Kecuali harga kembali menembus $66.000 (level resistance dalam analisis Gate hari ini), fokus pada strategi short saat terjadi rally atau tetap wait and see, dan selalu gunakan stop-loss yang ketat.
  • Investor jangka menengah–panjang: Pertimbangkan saran dari pengguna Gate Plaza. Jika BTC turun ke kisaran $60.000–$62.000, Anda dapat mempertimbangkan membangun posisi dengan strategi "piramida", namun batasi alokasi awal maksimal 20% dari total modal.

Pertarungan di garis biaya pokok kunci ini telah diputuskan, dan pasar tampaknya bergerak menuju fase "deep bear". Namun, sejarah membuktikan, setiap bear market yang dalam adalah proses pembersihan industri—dan saat itulah benih bull run berikutnya mulai ditanam.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten