Per 26 Februari 2026, pasar kripto mencatat reli signifikan di seluruh sektor. Berdasarkan data pasar Gate, Bitcoin (BTC) melonjak +4,61% dalam 24 jam terakhir, mencapai $68.561,8 dengan volume perdagangan sebesar $1,61 miliar dan kapitalisasi pasar yang kembali naik ke $1,31 triliun. Ethereum (ETH) mencatat kenaikan lebih tajam, naik +8,37% ke $2.074,79. Reli ini bukan peristiwa terisolasi—melainkan hasil konvergensi antara penyesuaian ekspektasi makro, reset struktural di pasar derivatif, serta perkembangan positif pada ekosistem tertentu. Artikel ini akan membedah secara objektif rantai sebab-akibat di balik reli terbaru dan menelaah keaslian serta keberlanjutan narasi yang mendasarinya.
Tinjauan Peristiwa: Pembalikan V-Shaped dan Pemulihan Kapitalisasi Pasar
Antara 25 dan 26 Februari, kapitalisasi pasar global cryptocurrency melonjak sekitar $85 miliar dalam 24 jam, kembali menembus level di atas $2,33 triliun. Reli ini menunjukkan karakteristik "broad-based" klasik: Bitcoin, sebagai tolok ukur pasar, bertahan kokoh di atas $68.000, mendorong revaluasi di seluruh pasar. Ethereum kembali ke level psikologis penting $2.000, sementara beberapa altcoin—seperti Polkadot (DOT)—mencatat kenaikan lebih dari 20%. Sentimen pasar pulih cepat dari zona "ketakutan ekstrem" pekan lalu, dengan Indeks Fear & Greed melonjak dari posisi terendahnya.

Analisis harga total. Sumber data: TradingView
Latar Belakang dan Linimasa: Dari Koreksi Mendalam Menuju Breakout
Reli ini terjadi setelah periode koreksi pasar yang cukup dalam. Jika menengok pekan lalu (pekan 23 Februari), pasar kripto masih dibayangi sentimen bearish. Laporan mingguan Gate Ventures mencatat ETF spot BTC mengalami arus keluar bersih tertinggi, dan indeks sentimen pasar turun ke angka 5—jauh di zona "ketakutan ekstrem".
Titik balik terjadi antara 25 dan 26 Februari. Setelah faktor negatif sebelumnya perlahan tereliminasi, aktivitas pembelian meningkat di sekitar level support kunci. Pada pagi hari 26 Februari, harga Bitcoin melesat dari zona $65.000, dengan cepat menembus $68.000 didukung volume perdagangan yang kuat, memicu serangkaian reaksi berantai.

Analisis harga Bitcoin. Sumber data: Gate
Analisis Data dan Struktural: Rangkaian Likuidasi dan Arus Masuk Modal
Data on-chain dan derivatif menunjukkan bahwa pendorong utama reli ini adalah koreksi teknikal akibat kondisi oversold yang diikuti "short squeeze".
- Likuidasi pasar derivatif: Berdasarkan sumber seperti Coinglass, saat harga bergerak tajam naik, sekitar $576 juta posisi leverage terlikuidasi di seluruh pasar. Posisi short menyumbang lebih dari 80% dari total tersebut, dengan hampir $194 juta berasal dari likuidasi short terkait Bitcoin saja. Aksi likuidasi paksa berskala besar ini membentuk "liquidation cascade" klasik, di mana trader short bergegas menutup posisi, mempercepat lonjakan harga dan menciptakan efek umpan balik positif.
- Arus ETF spot: Berbeda dengan dinamika spekulatif jangka pendek di pasar derivatif, arus ETF spot mencerminkan sentimen institusional. Data menunjukkan pada hari reli, beberapa ETF spot Bitcoin mengakhiri tren arus keluar, mencatat arus masuk bersih sekitar $257,7 juta. Ini menjadi kembalinya modal besar pertama sejak pertengahan Februari, memberikan dukungan pembelian struktural bagi reli.
- Lebar pasar: Kenaikan tidak hanya terjadi pada token utama. Data menunjukkan dari 100 kripto teratas, hanya segelintir yang mengalami penurunan. Token seperti Polkadot dan Filecoin memimpin, menandakan limpahan likuiditas ke altcoin berkapitalisasi menengah dan kecil serta tingginya partisipasi pasar.
Analisis Sentimen dan Narasi: Resonansi Makro dan Pemicu Berbasis Peristiwa
Interpretasi pasar terkait "alasan reli terjadi" terbagi dalam kategori makro dan mikro, dengan perbedaan sudut pandang.
- Pemulihan sentimen makro (pandangan utama): Sebagian besar analis mengaitkan reli dengan fase kembalinya selera risiko. Setelah Nvidia, pemimpin AI, melaporkan laba kuat, saham teknologi AS menguat, mendorong sentimen positif terhadap aset kripto yang memiliki korelasi tinggi dengan ekuitas teknologi. Selain itu, kekhawatiran terkait kebijakan tarif administrasi Trump dan kasus hukum Jane Street perlahan terurai, dan pasar menilai kedua isu ini sebagai hambatan jangka pendek yang kini sudah mereda.
- Pemicu narasi spesifik (poin kontroversial): Performa kuat beberapa token memicu perdebatan soal faktor "event-driven". Misalnya, lonjakan harian DOT lebih dari 20% bertepatan dengan jadwal "halving" penerbitan tahunan jaringannya pada 14 Maret. Pendapat pun terbelah: sebagian melihat ini sebagai aksi harga dini atas narasi deflasi "halving", sementara pihak lain menilai reli altcoin lebih didorong spekulasi sentimen pasar ketimbang perubahan fundamental.
Menelaah Keaslian Narasi
Fakta yang ada: Laba Nvidia melampaui ekspektasi, saham AS naik; ETF BTC mengakhiri arus keluar bersih; lebih dari $500 juta kontrak terlikuidasi; DOT akan melakukan penyesuaian penerbitan pada pertengahan Maret.
Pendapat terbagi dua: satu pihak percaya stabilisasi makro menjadi pendorong utama dan reli ini punya fondasi berkelanjutan; pihak lain melihatnya sekadar koreksi teknikal akibat oversold tanpa dukungan narasi jangka panjang yang baru.
Spekulasi berpusat pada apakah reli ini merupakan "jebakan" di pasar bearish atau awal pembalikan tren. Saat ini, belum ada bukti cukup kuat bahwa modal baru dalam jumlah besar benar-benar masuk ke pasar. Apakah arus masuk harian ETF dapat berlanjut secara konsisten akan menjadi kunci validasi hipotesis ini.
Analisis Dampak Industri
Reli ini memberikan dampak langsung dan multidimensi di seluruh industri:
- Reset leverage: Likuidasi berskala besar membersihkan leverage berlebihan di pasar, khususnya posisi short yang sangat terakumulasi, menghilangkan risiko tersembunyi dan membuka jalan bagi perkembangan pasar yang lebih sehat.
- Validasi minat institusional: Meski sebelumnya terjadi arus keluar ETF, kembalinya modal pada hari reli membuktikan bahwa bahkan saat pasar menurun, institusi tetap membutuhkan alokasi BTC yang sesuai regulasi.
- Aktivasi narasi altcoin: Perubahan sisi suplai seperti "halving" DOT kembali menjadi fokus investor, berpotensi mendorong revaluasi proyek deflasi atau penyesuaian suplai serupa. Sementara itu, laba kuat Circle menyoroti profitabilitas dan ketahanan stablecoin sebagai infrastruktur industri, meningkatkan kepercayaan pada model bisnis kripto.
Proyeksi Evolusi Skenario
Berdasarkan logika saat ini, pasar dapat berkembang ke tiga skenario. Penting untuk membedakan antara fakta dan spekulasi:
Skenario Satu: Tren Berlanjut (Netral ke Bullish)
- Kondisi pemicu: ETF spot BTC mempertahankan arus masuk bersih atau hanya arus keluar ringan dalam beberapa hari perdagangan ke depan; harga bertahan di atas $68.000 dan berupaya menembus batas psikologis $70.000; tidak ada berita negatif makro yang tak terduga.
- Alur logis: Ini akan mengonfirmasi pembelian institusional yang berkelanjutan, menarik trader momentum, dan berpotensi memulai siklus positif "rebound → efek profit → arus masuk modal", dengan target zona resistance sebelumnya di sekitar $72.000.
Skenario Dua: Konsolidasi dalam Rentang (Paling Mungkin)
- Kondisi pemicu: Sentimen makro tetap stabil, namun tidak ada katalis positif lanjutan; arus masuk ETF gagal berlanjut dan berbalik sedikit negatif; muncul tekanan resistance dari pemegang lama yang terjebak.
- Alur logis: Setelah reli tajam, pasar perlu mencerna aksi ambil untung dan suplai yang sebelumnya terjebak. BTC kemungkinan akan berfluktuasi lebar di kisaran $65.000 hingga $70.000, menukar waktu dengan ruang sambil menunggu katalis baru untuk menentukan arah.
Skenario Tiga: Reli Gagal (Perlu Waspada)
- Kondisi pemicu: Lingkungan makro memburuk secara tiba-tiba (misal, konflik geopolitik, sinyal hawkish tak terduga dari The Fed); kejadian black swan regulasi; momentum reli memudar cepat dan gagal menembus resistance kunci.
- Alur logis: Jika harga kembali turun di bawah support $65.000, reli akan terkonfirmasi sebagai "bull trap" dalam tren turun yang lebih luas. Pasar bisa menguji ulang $63.000 atau bahkan lebih rendah, dengan tekanan dari likuidasi short sebelumnya beralih ke stop-loss posisi long.
Kesimpulan
Reli kripto pada 26 Februari didorong kombinasi kondisi oversold secara teknikal, ketidakseimbangan struktural di pasar derivatif, dan pemulihan sentimen makro. Lebih dari $500 juta likuidasi short menjadi pemicu awal, sementara arus masuk modal ETF memberikan dukungan struktural. Meski aset seperti DOT menunjukkan karakteristik berbasis peristiwa, esensi reli ini sebaiknya dipandang sebagai koreksi valuasi pasca ketakutan ekstrem. Sambil memantau fluktuasi harga jangka pendek, investor sebaiknya fokus pada keberlanjutan arus ETF dan arah tren makroekonomi yang sesungguhnya—dua variabel inti yang akan membentuk arah pasar ke depan.


