Analis dari pasar keuangan tradisional tengah menulis ulang model valuasi untuk penerbit stablecoin terbesar di dunia kripto. Pada 26 Februari 2026, harga saham Circle sempat melonjak di atas USD 90, mencapai titik tertinggi sejak November tahun sebelumnya. Lonjakan ini bukan didorong oleh pergerakan dramatis pada harga Bitcoin, melainkan oleh penilaian ulang Wall Street terhadap perubahan mendasar dalam struktur bisnis Circle. Bernstein menegaskan bahwa Circle kini jelas terlepas dari tren pasar kripto secara umum, sementara Mizuho Bank menyoroti pendapatan transaksi signifikan yang dihasilkan oleh pasar prediksi Polymarket. Artikel ini akan menelusuri secara objektif rantai sebab-akibat di balik peristiwa ini, mengurai perspektif pasar utama, serta mengkaji validitas dan risiko narasi decoupling tersebut.
Ikhtisar Peristiwa: Kinerja Keuangan Melampaui Ekspektasi Picu Penilaian Ulang
Pada 26 Februari (ET), harga saham Circle sempat menembus USD 90 selama perdagangan intraday sebelum akhirnya ditutup di kisaran USD 87. Lonjakan ini dipicu langsung oleh rilis laporan keuangan Q4 perusahaan pada hari sebelumnya. Laporan tersebut menunjukkan Circle melampaui ekspektasi pasar pada indikator utama seperti pendapatan transaksi dan EBITDA yang telah disesuaikan, sehingga mendorong kenaikan harga saham sekitar 30% dalam satu hari. Bank investasi terkemuka Bernstein dan Mizuho dengan cepat merilis laporan riset, masing-masing menawarkan pandangan mereka terhadap masa depan Circle, yang semakin memperkuat sentimen positif di pasar.
Dari Penerbit Stablecoin Menjadi Platform Pendapatan Terdiversifikasi
Untuk memahami makna lebih dalam dari pergerakan harga ini, penting meninjau evolusi bisnis Circle:
- Tahap Awal: Bisnis inti Circle sangat bergantung pada pendapatan bunga dari aset cadangan USDC. Ketika The Fed menaikkan suku bunga, pendapatan melonjak; ketika pemangkasan suku bunga diperkirakan terjadi, logika valuasi menghadapi tantangan.
- Ekspansi 2025: Perusahaan mulai secara sengaja melakukan diversifikasi di luar pendapatan bunga. Ini termasuk peluncuran Circle Payments Network, solusi manajemen stablecoin kelas enterprise bernama Arc, serta eksplorasi area mutakhir seperti pembayaran agentic.
- Akumulasi 2025 hingga Awal 2026: Pasokan beredar USDC terus tumbuh dengan CAGR tahunan sebesar 40%. Yang lebih penting, porsi USDC yang disimpan langsung di platform Circle naik dari 14% pada Q3 menjadi 17% pada Q4, menandakan ekspansi layanan langsung ke pengguna. Sebagai super validator di jaringan Canton, Circle juga mulai memperoleh bentuk baru pendapatan transaksi, seperti reward blockchain.
- 26 Februari 2026: Sehari setelah rilis laporan keuangan Q4, gelombang laporan analis membuat pasar menyadari bahwa struktur pendapatan Circle telah berubah secara fundamental, mendorong harga saham naik tajam.
Titik Balik dalam Komposisi Pendapatan
Laporan Bernstein secara eksplisit menyatakan bahwa kenaikan Circle adalah bentuk decoupling yang jelas dari tren pasar kripto, sebuah kesimpulan yang didukung oleh data konkret:
- Pertumbuhan Pendapatan Transaksi: Meski pendapatan bunga dari cadangan tetap menjadi fondasi, sumber pendapatan lain—termasuk reward super validator—tumbuh pesat. Circle memperkirakan pendapatan ini akan naik dari USD 110 juta pada 2025 menjadi USD 170 juta pada 2026.
- Pergeseran Struktural dalam Sirkulasi USDC: Total pasokan USDC terus meningkat, namun distribusinya semakin membaik. Proporsi USDC yang disimpan langsung di platform Circle meningkat, menandakan loyalitas pengguna yang lebih tinggi dan potensi pendapatan dari biaya layanan.
- Ketahanan Margin Laba: Bahkan setelah dampak suku bunga makro dihilangkan, EBITDA Circle yang telah disesuaikan tetap kuat, menunjukkan lini bisnis baru mereka mampu menghasilkan margin tambahan yang tinggi.
Paduan Optimisme dan Kehati-hatian
Meski performa saham secara umum positif, para analis memiliki fokus dan kesimpulan yang berbeda secara halus, mencerminkan beragam pandangan pasar terhadap masa depan Circle.
Pandangan A (Bernstein): Revaluasi Struktural, Optimisme pada Daya Tahan Laba dan Ekspansi Produk
Bernstein menegaskan kembali rating outperform untuk Circle, dengan target harga USD 190. Mereka berpendapat bahwa kinerja Q4 membuktikan Circle bukan sekadar permainan suku bunga—ini adalah platform teknologi dengan kemampuan ekspansi produk yang kuat. Dari Arc hingga pembayaran agentic, Circle membangun infrastruktur keuangan berbasis stablecoin, nilai yang belum sepenuhnya tercermin dalam harga pasar. Perspektif Bernstein cenderung mengakui strategi jangka panjang dan kualitas margin perusahaan.
Pandangan B (Mizuho Bank): Berbasis Peristiwa, Fokus pada Polymarket dan Skenario Aplikasi
Analis Mizuho, Dan Dolev dan Alexander Jenkins, menaikkan target harga dari USD 77 menjadi USD 90 namun tetap mempertahankan rating netral. Mereka mengakui sentimen pasar yang membaik dan secara khusus menyoroti penyebutan pasar prediksi Polymarket oleh manajemen sebagai katalis utama. Mizuho melihat Polymarket sebagai kasus penggunaan USDC yang nyata dan berskala besar, dengan arus transaksi yang sering sehingga berkontribusi pada pendapatan transaksi dan saldo cadangan. Untuk AI agentic, mereka menganggapnya sebagai opsi jangka panjang yang masih dalam tahap eksperimental. Pandangan Mizuho lebih menitikberatkan pada pertumbuhan tambahan dari skenario aplikasi jangka pendek yang terlihat jelas.
Decoupling: Dukungan dan Kekhawatiran
Apakah narasi decoupling Circle dari pasar kripto dapat dipertahankan? Secara faktual, poin-poin pendukungnya adalah:
- Sumber Pendapatan Terdiversifikasi: Porsi pendapatan non-bunga yang terus meningkat mengurangi ketergantungan pada kebijakan moneter The Fed sebagai satu-satunya variabel.
- Ekspansi Kasus Penggunaan: USDC berkembang dari sekadar alat transaksi menjadi penggerak pasar prediksi (Polymarket), manajemen kas korporasi (Arc), dan potensi pembayaran berbasis AI di masa depan, dengan pendorong pertumbuhan yang melampaui pasar aset kripto sekunder.
Namun, kehati-hatian tetap diperlukan. Mayoritas pendapatan Circle saat ini masih berasal dari bunga cadangan; siklus pemangkasan suku bunga yang cepat akan berdampak pada pendapatan inti. Selain itu, pendapatan dari Polymarket atau pembayaran agentic belum dapat dibandingkan skalanya dengan pendapatan cadangan tradisional. Dengan demikian, decoupling di sini lebih mengacu pada pelemahan sensitivitas momentum pertumbuhan, bukan pemisahan total dari sumber pendapatan lama.
Analisis Dampak Industri
Performa saham Circle dan perdebatan analis yang muncul menjadi barometer bagi seluruh industri stablecoin dan kripto:
- Bagi Penerbit Stablecoin: Ini membuktikan bahwa model pendapatan terdiversifikasi dapat dibangun. Ke depan, persaingan antar penerbit stablecoin bukan lagi soal skala semata—tetapi akan bergantung pada aplikasi on-chain, jaringan pembayaran, dan kapabilitas layanan enterprise.
- Bagi Layer 1 dan Infrastruktur: Jaringan seperti Canton yang menarik super validator seperti Circle memberikan contoh model penangkapan nilai dan akan mendorong lebih banyak blockchain publik untuk mencari kemitraan lebih dalam dengan penerbit stablecoin yang patuh regulasi.
- Bagi Pasar Prediksi dan DApps: Kasus Polymarket menunjukkan bahwa aplikasi terdesentralisasi kelas atas tidak hanya dapat menarik pengguna, tetapi juga menciptakan efek flywheel signifikan bagi penerbit stablecoin yang mendasarinya.
Analisis Skenario: Berbagai Jalur Evolusi
Berdasarkan fakta dan logika saat ini, berikut beberapa skenario yang mungkin dihadapi Circle ke depan:
| Jenis Skenario | Kondisi Pemicu | Kemungkinan Hasil | Sifat Skenario |
|---|---|---|---|
| Baseline | Bisnis baru (Arc, pembayaran agentic) tumbuh stabil, sirkulasi USDC bertahan pada pertumbuhan tahunan sekitar 40%, pemangkasan suku bunga The Fed moderat. | Harga saham terkonsolidasi seiring valuasi dicerna, pendapatan non-cadangan perlahan naik di atas 20%, narasi decoupling semakin diterima. | Fakta + Proyeksi Wajar |
| Optimistis | Kasus penggunaan baru (misal: pembayaran AI agentic) tumbuh eksponensial, atau platform internet besar mengintegrasikan USDC sebagai alat pembayaran. | Pendapatan non-cadangan melonjak, pasar memberikan valuasi seperti saham teknologi di atas keuangan tradisional, harga saham mendekati target Bernstein dengan cepat. | Proyeksi |
| Risiko | The Fed memangkas suku bunga lebih cepat dari perkiraan, Polymarket dan aplikasi populer lainnya melambat, atau muncul pesaing stablecoin patuh regulasi baru. | Fokus pasar kembali ke dampak pemangkasan suku bunga pada pendapatan cadangan, narasi decoupling terpatahkan, harga saham menghadapi tekanan ganda. | Deduksi Logis |
Kesimpulan
Lonjakan harga saham Circle di atas USD 90 merupakan pengakuan kuat pasar terhadap evolusi struktur pendapatannya. Narasi decoupling dari Bernstein dan pandangan berbasis aplikasi dari Mizuho bersama-sama membentuk gambaran kompleks transformasi raksasa stablecoin ini dari "shadow bank" kripto menjadi penyedia infrastruktur keuangan digital. Meski risiko dari pemangkasan suku bunga dan persaingan tetap ada, kasus Circle telah menunjukkan kepada industri bahwa nilai sejati stablecoin mungkin bukan terletak pada aset patokannya, melainkan pada aktivitas keuangan tanpa batas yang dapat mereka fasilitasi. Bagi investor dan pelaku industri, memantau secara cermat perubahan struktur sirkulasi USDC dan laju peluncuran aplikasi baru akan menjadi kunci untuk menentukan apakah narasi decoupling ini pada akhirnya benar-benar terbukti.


