Pada awal November, token 1INCH melonjak lebih dari 32% dalam 24 jam, mencapai puncak 0,31307 SGD dan menarik perhatian besar di seluruh pasar kripto. Apakah ini hanya rebound teknikal sesaat atau awal dari pembalikan tren jangka panjang?
Performa Harga 1INCH Terkini: Volatilitas Membawa Peluang
Per pertengahan November 2025, 1INCH diperdagangkan di kisaran $0,1905, mencatat penurunan 9,9% dari hari sebelumnya. Volatilitas seperti ini umum terjadi di dunia kripto, namun beberapa poin berikut patut dicermati:
- Reli Awal November yang Kuat: Pada 6 November, 1INCH mencatat performa impresif dengan lonjakan lebih dari 32% dalam 24 jam, dari level terendah $0,1433 ke level tertinggi $0,2024.
- Koreksi Teknikal Pasca Reli: Pada 15 November, 1INCH mengalami penurunan, ditutup turun lebih dari 10% dalam sehari, menandakan adanya tekanan ambil untung setelah kenaikan cepat.
- Lonjakan Volume Signifikan: Selama lonjakan harga, volume perdagangan 1INCH dalam 24 jam melesat lebih dari 500% menjadi $171 juta, mencerminkan peningkatan partisipasi pasar yang tajam.
Dalam jangka lebih panjang, 1INCH turun 6,17% selama 7 hari terakhir dan 2,22% dalam sebulan terakhir. Namun, dibandingkan dengan titik terendah historis di $0,133186 pada Oktober 2025, 1INCH masih mencatat kenaikan lebih dari 42%.
Faktor Pendorong Volatilitas Harga 1INCH
1. Analisis Teknikal: Indikator Kunci Mengisyaratkan Momentum Bullish
Analisis profesional menunjukkan bahwa reli awal November pada 1INCH didukung oleh beberapa indikator teknikal:
- RSI (Relative Strength Index): Berbalik dari area oversold ke sekitar 49, memasuki zona momentum netral dan mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut sebelum menghadapi resistensi.
- MACD (Moving Average Convergence Divergence): Terjadi bullish crossover, di mana garis MACD bergerak positif dan menembus di atas garis sinyal, menandakan pergeseran momentum ke arah pembeli.
- Bollinger Bands: Garis band mulai menyempit, menandakan volatilitas yang berkurang, yang sering kali mendahului pergerakan pasar yang signifikan.
2. Katalis Fundamental: Ekspansi Ekosistem dan Kemitraan
1INCH mengalami kenaikan harga baru-baru ini bukan sekadar rebound teknikal; kenaikan ini didukung oleh perkembangan fundamental yang solid:
- Ekspansi Lintas Rantai: 1inch Network baru saja meluncurkan fitur swap token native antara Solana dan chain yang kompatibel dengan EVM, memungkinkan pengguna menukar token langsung lintas blockchain tanpa perantara tambahan.
- Integrasi di Bursa Besar: Coinbase mengintegrasikan API 1inch ke dalam aplikasinya untuk meningkatkan kemampuan swap token—kerja sama yang berpotensi mendorong lebih banyak trafik pengguna dan volume perdagangan ke 1inch.
- Posisi Pasar yang Kuat: 1inch Network menguasai sekitar 60% pangsa pasar di ranah agregator DEX dan terus memperluas layanan yang ditawarkan.
3. Aliran Modal: Pergerakan Smart Money
Katalis penting lainnya untuk pergerakan harga awal November adalah transfer USDC senilai $5 juta dari dana investasi tim 1inch ke Binance. Setelah aksi ini, harga 1INCH naik dari $0,152 ke $0,196—melonjak 29%.
Secara historis, dana ini dikenal piawai membeli di harga rendah dan menjual di harga tinggi, sehingga aktivitasnya sering dipandang sebagai sinyal bullish untuk harga token.
Proyeksi Harga 1INCH: Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang
Proyeksi Jangka Pendek (November–Desember 2025)
Dalam jangka pendek, trajektori harga 1INCH akan sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support kunci dan menembus zona resistensi:
- Resistensi Terdekat: Kisaran $0,19–$0,20 (upper Bollinger Band)
- Support Utama: Area $0,15–$0,16
Jika 1INCH mampu bertahan di atas support saat ini dan menjaga volume perdagangan yang kuat, harga berpotensi menguji kisaran $0,22–$0,25 dalam waktu dekat. Namun, jika gagal menembus resistensi $0,20, pergerakan sideways di sekitar $0,17 dapat terjadi.
Proyeksi Jangka Menengah (Q1 2026)
Berdasarkan faktor teknikal dan fundamental, beberapa skenario dapat terjadi untuk 1INCH pada kuartal pertama 2026:
- Skenario Bullish: Jika DeFi terus pulih dan adopsi Fusion mode semakin cepat, 1INCH berpotensi kembali ke kisaran $0,35–$0,50—bahkan bisa dua kali lipat dari level saat ini.
- Skenario Netral: Jika pasar secara umum bergerak sideways dan minat investor tetap datar, harga kemungkinan stabil di kisaran $0,15–$0,25.
- Skenario Bearish: Jika tekanan makroekonomi atau penurunan aktivitas on-chain kembali muncul, harga bisa turun lagi ke kisaran $0,12–$0,14.
Proyeksi Jangka Panjang (2026 dan Seterusnya)
Dalam jangka panjang, beberapa faktor akan memengaruhi trajektori harga 1INCH:
- Tokenomics: 1INCH memiliki suplai maksimum 1,5 miliar token, dengan 1,399 miliar token beredar saat ini—rasio sirkulasi tinggi sebesar 93,3%, sehingga tekanan inflasi di masa depan relatif terbatas.
- Pertumbuhan Ekosistem: Jika 1inch memperluas teknologi agregasinya ke lebih banyak blockchain dan terus mengurangi friksi gas, token ini berpotensi merebut kembali pangsa pasar di antara proyek DeFi papan atas.
- Referensi Harga Historis: All-time high 1INCH berada di $8,65 (Oktober 2021). Pada harga saat ini, nilainya turun lebih dari 97% dari puncak tersebut. Meski ada potensi upside signifikan jika proyek ini kembali berjaya, investor harus menyadari tantangan untuk mencapai harga historis tersebut.
Risiko dan Peluang Potensial
Peluang Potensial dalam Investasi 1INCH
- Kepemimpinan Pasar: Sebagai agregator DEX terkemuka, 1inch menguasai sekitar 60% pangsa pasar dan mendapat manfaat dari efek jaringan yang kuat.
- Inovasi Teknologi: Inovasi berkelanjutan—seperti Fusion mode dan swap lintas chain—terus meningkatkan pengalaman serta efisiensi pengguna.
- Pertumbuhan Industri: Dengan ekspansi DeFi yang berlanjut, proyek infrastruktur seperti 1inch berpotensi mendapat manfaat dari pertumbuhan sektor secara keseluruhan.
Risiko yang Perlu Diperhatikan
- Volatilitas Pasar: Pasar kripto dikenal sangat volatil; penurunan 1INCH lebih dari 10% pada pertengahan November adalah contoh nyata.
- Tekanan Kompetitif: Ranah agregator DEX sangat kompetitif, sehingga 1inch harus terus berinovasi untuk mempertahankan posisinya.
- Faktor Makro: Kebijakan suku bunga dan perubahan regulasi dapat memengaruhi seluruh pasar kripto, termasuk harga 1INCH.
- Risiko Likuiditas: Jika likuiditas pasar mengering, harga 1INCH dapat mengalami fluktuasi tajam.
Kesimpulan: Optimisme Waspada dan Level Kunci yang Perlu Dicermati
Secara ringkas, rebound kuat 1INCH pada awal November 2025 mencerminkan pemulihan teknikal dan kembalinya kepercayaan pasar terhadap statusnya sebagai agregator DEX terdepan. RSI yang netral, bullish MACD crossover, dan lonjakan volume perdagangan mengisyaratkan bahwa, jika momentum berlanjut, pengujian kisaran $0,22–$0,25 sangat mungkin terjadi dalam jangka pendek.
Bagi investor, zona $0,15–$0,17 menjadi area support krusial. Jika 1INCH mampu bertahan di level ini, jalan menuju $0,22–$0,25 bisa terbuka. Jika DeFi terus pulih dan ekosistem 1inch berkembang, pengujian kisaran $0,35–$0,50 dalam jangka menengah juga mungkin tercapai.
Namun, volatilitas yang melekat pada pasar kripto berarti risiko selalu ada. Sebelum berinvestasi di 1INCH, lakukan riset mendalam, evaluasi toleransi risiko secara cermat, dan hanya investasikan dana yang siap untuk Anda tanggung kehilangannya.


