Panduan Investasi Saham Boom Supersonic: Cara Meraih Peluang Masa Depan Penerbangan Supersonik Berbasis AI

Pasar
Diperbarui: 2026-01-08 09:00

Pada awal tahun 2025, pesawat eksperimental Boom Supersonic, XB-1, berhasil menembus batas kecepatan suara sebanyak enam kali di atas Gurun Mojave—tanpa menghasilkan dentuman sonik yang terdengar. Pencapaian teknis ini tampaknya mencerminkan posisi perusahaan di pasar modal: melaju dengan kecepatan supersonik, namun belum menghasilkan "suara" yang cukup keras untuk menarik perhatian investor arus utama di bursa saham publik.

Namun, minat terhadap saham Boom secara perlahan mulai tumbuh di platform perdagangan pra-IPO khusus.

01 Lanskap Bisnis

Boom Supersonic tidak sekadar berupaya menghidupkan kembali perjalanan penumpang supersonik. Perusahaan ini tengah membangun model bisnis ganda yang mencakup sektor penerbangan dan energi generasi berikutnya.

Inti bisnisnya adalah pesawat penumpang Overture—jet yang dirancang untuk melaju pada kecepatan Mach 1,7, dengan tujuan memangkas waktu penerbangan lintas samudra hingga setengahnya. Buku pesanan Boom telah mencatat 130 pesanan pasti dan opsional dari maskapai-maskapai terkemuka, termasuk American Airlines, United Airlines, dan Japan Airlines.

Namun, jangkauan strategis Boom lebih luas lagi. Pada akhir 2025, Boom mengumumkan putaran pendanaan senilai USD 300 juta yang didedikasikan untuk pengembangan turbin gas alam Superpower.

Turbin ini memiliki kesamaan komponen hingga 80% dengan mesin Symphony yang tengah dikembangkan untuk jet Boom. Pelanggan pertamanya adalah perusahaan infrastruktur AI, Crusoe, dengan nilai pesanan mencapai USD 1,25 miliar. Ini menandai langkah resmi Boom dalam menerapkan teknologi mesin canggihnya di darat, untuk memenuhi kebutuhan energi pusat data AI yang haus daya.

02 Perkembangan Utama

Lintasan pertumbuhan Boom Supersonic terlihat jelas, dengan sejumlah tonggak penting di sepanjang perjalanan. Pesawat demonstrator teknologi XB-1 berhasil menyelesaikan seluruh program uji terbang pada 2025, membuktikan kemampuan Boom dalam mengembangkan teknologi penerbangan supersonik secara mandiri.

Kini, perusahaan sepenuhnya fokus pada desain dan produksi pesawat penumpang Overture dalam skala penuh. Pembangunan "Overture Superfactory" di Greensboro, North Carolina, tengah berlangsung, dengan lini produksi pertama ditargetkan mampu menghasilkan 33 pesawat per tahun.

Sementara itu, proyek turbin Superpower juga berkembang pesat. Kesepakatan dengan Crusoe bukan hanya menjadi sumber pendapatan utama, tetapi, seperti yang diungkapkan CEO Blake Scholl, merupakan "Starlink-nya Boom"—bisnis margin tinggi yang dirancang untuk menghasilkan arus kas stabil dan mendukung operasi inti di bidang kedirgantaraan. Perusahaan menargetkan pengiriman turbin pertama pada 2027, dengan peningkatan kapasitas produksi secara agresif.

03 Perjalanan Pendanaan

Sebagai perusahaan privat, valuasi dan harga saham Boom Supersonic tidak diungkapkan ke publik, namun sejarah pendanaannya memberikan gambaran posisi Boom di pasar modal.

Informasi yang tersedia secara publik menunjukkan Boom telah mengumpulkan dana hampir USD 1 miliar secara total. Daftar investornya sangat mengesankan, melibatkan firma modal ventura dan dana investasi papan atas seperti Darsana Capital Partners, Altimeter Capital, ARK Invest, Bessemer Venture Partners, dan Y Combinator.

Untuk memperjelas perjalanan pendanaan Boom, tabel berikut merangkum beberapa peristiwa pendanaan utama terbaru:

Peristiwa Pendanaan Detail Utama Sumber/Catatan
Total Dana Terkumpul Hampir USD 1.000.000.000 (1 miliar USD) Pengungkapan resmi perusahaan
Putaran Pendanaan Terbaru (Akhir 2025) USD 300.000.000 (300 juta USD) Untuk pengembangan turbin Superpower
Investor Utama Darsana, Altimeter, ARK, Bessemer, Y Combinator, dll. VC dan dana investasi terkemuka
Pesanan Bisnis Terbaru Pesanan Crusoe senilai USD 1.250.000.000 (1,25 miliar USD) Untuk 29 turbin Superpower

Di pasar sekunder pra-IPO seperti Hiive, saham Boom Supersonic memang diperdagangkan, namun hanya investor yang memenuhi syarat yang dapat berpartisipasi. Likuiditas terbatas dan data harga tidak dipublikasikan.

04 Investasi Pra-IPO

Bagi sebagian besar investor, satu-satunya cara untuk membeli saham Boom Supersonic saat ini adalah melalui pasar sekunder pra-IPO (pra-pencatatan). Ini adalah pasar privat yang diatur secara ketat, hanya terbuka bagi investor yang memenuhi syarat—umumnya mereka yang memiliki kekayaan atau pendapatan tinggi.

Di pasar ini, investor dapat membeli saham dari karyawan awal, dana ventura, atau pemegang saham lainnya. Transaksi biasanya difasilitasi oleh platform resmi seperti Forge Global, Nasdaq Private Market, dan Hiive.

Berinvestasi pada saham pra-IPO Boom Supersonic berarti bertaruh pada sejumlah tonggak penting berikut:

  • Sertifikasi dan produksi massal pesawat Overture—inti dari ambisi penerbangan Boom.
  • Peningkatan skala bisnis turbin Superpower—kunci keberlanjutan keuangan jangka pendek.
  • IPO atau akuisisi di masa depan—jalur utama keluar bagi investor awal yang mencari likuiditas.

Penting untuk dicatat bahwa investasi ini memiliki risiko signifikan. Perusahaan privat menawarkan transparansi yang terbatas, sahamnya tidak likuid, dan tidak ada jaminan perusahaan akan mencapai target bisnis atau melantai di bursa.

05 Prospek ke Depan

Boom Supersonic berada di persimpangan dua tren besar: percepatan konektivitas global dan pertumbuhan pesat daya komputasi AI.

Pesawat Overture bertujuan mendefinisikan ulang cara manusia bepergian, sementara turbin Superpower menargetkan kebutuhan mendesak akan pasokan listrik efisien di pusat data AI. Pendekatan "dua mesin" ini tidak hanya menawarkan visi masa depan yang berani, tetapi juga menjawab tantangan nyata membangun model laba yang berkelanjutan.

Bagi pelaku aset digital—khususnya pengguna Gate exchange—kisah Boom Supersonic memberikan sudut pandang unik tentang teknologi frontier dan pembiayaan ekuitas tradisional.

Meski ekuitas Boom belum ditokenisasi, narasinya—yang memadukan rekayasa canggih, energi bersih, dan infrastruktur AI—sangat selaras dengan tema inovasi disruptif yang digemari di sektor kripto.

Prospek ke Depan

Per 7 Januari 2026, perusahaan yang diperdagangkan dengan kode BOOM di pasar publik adalah DMC Global Inc., penyedia produk untuk sektor energi dan konstruksi yang berbasis di Colorado, tanpa keterkaitan dengan Boom Supersonic.

Saham DMC Global ditutup pada harga USD 6,91, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD 142,28 juta. Investor perlu berhati-hati agar tidak keliru membedakan kedua perusahaan ini.

Boom Supersonic yang sesungguhnya masih berada di ranah privat. Sahamnya menjadi bahan pembicaraan terbatas di kalangan investor terpilih, sementara masa depannya sangat bergantung pada pabrik Greensboro di North Carolina, data uji terbang di atas Gurun Mojave, dan kemampuannya memasok daya bagi server AI dunia yang terus berkembang.

Meski dentuman perjalanan supersonik belum terdengar di telinga publik, para pelaku awal di pasar modal sudah mulai menanti "gemuruh mesin" Boom yang segera mengudara.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten