Pembaruan Perdagangan Gate Stock Token: Titik Temu antara Keuangan Tradisional dan Gelombang Baru Aset Digital

Pasar
Diperbarui: 2026-01-04 02:27

Pada tahun 2025, Gate secara resmi meluncurkan xStocks Stock Trading Zone, yang memungkinkan pengguna memperdagangkan saham ter-tokenisasi secara langsung menggunakan aset kripto seperti USDT.

Layanan ini mencakup delapan aset saham utama, termasuk COINX, NVDAX, dan TSLAX, serta mendukung pasar spot maupun derivatif.

01 Zona xStocks Gate: Era Baru Perdagangan Aset Kripto

Pada tahun 2025, Gate memperkenalkan xStocks Stock Trading Zone, yang memungkinkan pengguna memperdagangkan saham ter-tokenisasi secara langsung menggunakan aset kripto seperti USDT. Ini menjadi langkah penting bagi Gate dalam menjembatani keuangan tradisional dengan aset digital.

Zona ini mengadopsi model tokenisasi aset fisik yang sesuai regulasi. Setiap token yang terdaftar sepenuhnya didukung oleh saham yang diperdagangkan secara publik, memastikan kolateral aset yang lengkap, transferabilitas tanpa batas, serta dukungan perdagangan on-chain.

Basis pengguna Gate yang besar menjadi penopang utama layanan ini. Berdasarkan statistik, Gate memiliki lebih dari 30 juta pengguna di seluruh dunia, memberikan fondasi kuat untuk peluncuran layanan keuangan inovatif.

Dari sisi teknologi, Gate melakukan peningkatan infrastruktur besar-besaran. Pada September 2025, Gate meluncurkan Gate Layer, jaringan Layer 2 berperforma tinggi yang dibangun di atas OP Stack. Jaringan yang sepenuhnya kompatibel dengan EVM ini mampu menangani lebih dari 5.700 TPS dan mencapai waktu blok 1 detik.

Pembaruan teknologi ini memberikan dukungan kokoh terhadap kebutuhan perdagangan saham ter-tokenisasi yang frekuensi tinggi dan latensi rendah.

02 Mengapa Saham Ter-tokenisasi Mengubah Dunia Keuangan?

Saham ter-tokenisasi bukan sekadar "versi digital" dari saham tradisional—mereka merepresentasikan cara baru yang fundamental dalam berinteraksi dengan aset. Perdagangan saham tradisional melibatkan banyak perantara seperti bursa terpusat dan lembaga kliring, sementara aset ter-tokenisasi memungkinkan perdagangan langsung secara disintermediasi.

Data dari platform saham ter-tokenisasi xStocks menunjukkan bahwa setelah tiga bulan beroperasi secara resmi, total volume perdagangan telah mencapai $3,782 miliar.

Dari jumlah tersebut, volume perdagangan di CEX mencapai $3,612 miliar, sementara volume di DEX sebesar $170 juta. Ini menunjukkan bahwa bursa terpusat masih mendominasi pasar yang sedang berkembang ini.

Hambatan dalam sistem keuangan tradisional telah membatasi arus modal global. Lebih dari 5 miliar pengguna internet di seluruh dunia belum pernah mengakses perdagangan saham. Saham ter-tokenisasi menembus hambatan ini, membuka peluang bagi demografi luas ini untuk berpartisipasi di pasar modal global.

Karakteristik blockchain memungkinkan saham ter-tokenisasi bergerak bebas lintas platform. Pengguna dapat mentransfer saham ter-tokenisasi dari satu platform langsung ke platform lain. Hal ini mustahil dilakukan dalam sistem broker tradisional—Anda tidak bisa memindahkan saham Apple dari Futu langsung ke teman Anda atau memindahkannya ke Robinhood.

03 Ledakan Industri: Dari Inovasi Niche ke Standar Mainstream

Saham ter-tokenisasi telah menyebar luas di industri kripto. Berdasarkan statistik sementara, lebih dari 30 platform perdagangan kripto kini menawarkan perdagangan saham ter-tokenisasi, dengan setidaknya 10 platform masing-masing melayani lebih dari 10 juta pengguna.

Platform seperti Bitget dan Trust Wallet telah melampaui 100 juta pengguna.

Di luar ekosistem xStocks, Ondo Global Markets resmi diluncurkan pada 3 September 2025, menandai masuknya Ondo—platform RWA terbesar di dunia—ke pasar saham ter-tokenisasi.

Hanya dalam dua hari setelah peluncuran, volume perdagangan mencapai $65 juta, dengan 253 pemegang unik.

Pada 11 Desember 2025, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengeluarkan "no-action letter" yang menjadi terobosan besar regulasi untuk tokenisasi sekuritas.

SEC secara eksplisit menyatakan tidak akan mengambil tindakan penegakan hukum terhadap program percontohan tokenisasi sekuritas anak perusahaan DTCC, DTC, yang mencakup tokenisasi komponen indeks Russell 1000, US Treasuries, dan ETF utama.

Selama masa percobaan tiga tahun, mekanisme ini memungkinkan tokenisasi terpusat yang sesuai regulasi melalui DTC, mengarahkan aktivitas ke infrastruktur yang teregulasi. Artinya, mulai 2026, kita kemungkinan akan melihat lebih banyak proyek tokenisasi sekuritas dan permintaan yang terus tumbuh untuk saham ter-tokenisasi.

04 Integrasi Ekosistem: Strategi Web3 Komprehensif Gate

Dalam sebuah wawancara terbaru, pendiri Gate Han Lin menyoroti bahwa aktivitas pengguna kini jelas bergeser ke on-chain, sehingga Gate meningkatkan investasi dalam strategi "All in Web3".

Han Lin meyakini bahwa meski pasar saat ini masih bergejolak, kecil kemungkinan akan kembali ke level bear market sebelumnya, dan bahwa kebijakan makroekonomi serta likuiditas akan terus membentuk tren pasar.

Langkah Gate sejalan dengan tren yang berkembang di antara bursa utama, seperti Coinbase yang meluncurkan Base, untuk menghadirkan solusi Layer 2 mereka sendiri dan menangkap lebih banyak aktivitas pengguna on-chain.

Dengan mengintegrasikan infrastruktur dan tokenomik asli, bursa bertujuan memperdalam likuiditas, memperluas ekosistem, dan memposisikan diri sebagai penyedia Web3 yang komprehensif.

Pada September 2025, Gate meluncurkan Gate Layer berbasis OP Stack, beserta beberapa alat, termasuk Gate Perp—pusat perpetual dengan likuiditas setara CEX; Gate Fun—inkubator peluncuran token tanpa kode; dan Meme Go—pelacak token meme lintas chain secara real-time.

Sebagai bagian dari transformasi ini, GT (GateToken) akan menjadi token gas eksklusif untuk Gate Layer, sambil tetap mempertahankan model dual-burn. Hingga saat ini, lebih dari 180 juta GT telah dibakar, setara sekitar 60% dari pasokan awal.

05 Menatap Masa Depan: Prospek Saham Ter-tokenisasi dan Posisi Gate

Masa depan saham ter-tokenisasi jauh melampaui sekadar memindahkan saham eksisting ke on-chain. Seiring kemajuan teknologi dan pematangan pasar, aset ter-tokenisasi akan menghadirkan lebih banyak bentuk dan fungsi inovatif.

Gate akan terus memperkuat operasi kepatuhan, secara aktif mengejar lisensi di seluruh dunia untuk membuka jalan bagi pencatatan di masa depan. Perusahaan ini mendorong inisiatif kepatuhan di berbagai lokasi di AS dan berencana fokus pada pasar Web3 sekaligus pasar teregulasi.

Kebangkitan tokenisasi sekuritas sangat erat kaitannya dengan adopsi institusional. Likuiditas on-chain masih terbatas, sehingga pelaku pasar semakin fokus pada fundamental, pendapatan, dan pembelian kembali saham. Sementara itu, perusahaan mulai menggunakan stablecoin, dan semakin banyak institusi mengalokasikan modal ke sektor kripto.

Dengan pertumbuhan pesat AI, permintaan energi melonjak. Konsumsi listrik pusat data global diperkirakan akan meningkat dua kali lipat dari 415 TWh pada 2024 menjadi 945 TWh pada 2030.

Perusahaan penambangan kripto, dengan cadangan energi melimpah dan pengalaman satu dekade dalam mengoptimalkan biaya listrik, semakin menarik perhatian.

Hal ini menciptakan peluang baru bagi konvergensi antara kripto dan keuangan tradisional.

Bagi investor, saham ter-tokenisasi menawarkan cara baru dalam menyusun portofolio. Investor dapat mengelola aset kripto dan tradisional dalam satu platform, tanpa perlu memindahkan dana antar platform. Kenyamanan ini akan menarik lebih banyak investor tradisional ke pasar kripto dan memudahkan pengguna kripto mengakses aset tradisional.

Prospek

Ketika seorang pengguna asal Afrika membeli token NVDAX—yang merepresentasikan saham Nvidia—di aplikasi Gate menggunakan USDT hasil penukaran dari mata uang lokal, hambatan untuk bergabung dalam gelombang teknologi global belum pernah serendah ini.

Seiring volume perdagangan di zona xStocks terus tumbuh, Gate menyaksikan munculnya sistem keuangan baru. Dalam sistem ini, batas negara memudar, kelas aset berbaur, dan arus modal global mengalir dengan efisiensi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Batas antara saham tradisional dan token kripto semakin kabur di platform seperti Gate. Ini bukan sekadar revolusi teknologi—melainkan langkah nyata menuju demokratisasi keuangan.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten