Data pasar kripto pada pagi hari menunjukkan bahwa Infrared (IR) saat ini diperdagangkan di kisaran $0,126, turun 21% dalam 24 jam terakhir. Sejak mencapai puncak $0,305 pada 18 Desember, token IR telah mengalami koreksi signifikan.
Volatilitas harga ini mencerminkan tekanan jual yang lazim terjadi setelah token generation event, ketika penerima airdrop mulai merealisasikan keuntungan mereka.
01 Status Pasar dan Latar Belakang
Infrared berperan sebagai protokol liquid staking inti dalam ekosistem Berachain dan kini menempati peringkat kedua dalam total value locked (TVL) di jaringan tersebut. Token IR secara resmi diluncurkan pada 17 Desember 2025, dan performa pasar awalnya mengikuti volatilitas khas yang sering terjadi setelah listing baru.
Data dari platform Gate menunjukkan bahwa IR sempat mencapai harga tertinggi $0,305 pada 18 Desember sebelum terkoreksi ke level saat ini di kisaran $0,126. Kapitalisasi pasar token ini tercatat sebesar $32.590.000, menempati peringkat ke-542 secara keseluruhan. Terdapat 205.000.000 token IR yang beredar, dengan suplai maksimum sebanyak 1.000.000.000 IR.
Koreksi harga ini terutama didorong oleh tekanan klaim airdrop pada fase awal penerbitan token. Dengan fitur-fitur baru yang akan diluncurkan pada 2026, perhatian pasar mulai bergeser dari fluktuasi harga jangka pendek menuju potensi penangkapan nilai jangka panjang.
02 Native Staking: Mesin Pendapatan bagi Pemegang IR
Tim Infrared telah mengonfirmasi bahwa native staking IR akan resmi diluncurkan di Berachain pada Januari 2026. Hal ini menandai perubahan penting bagi IR, mengubahnya dari aset yang hanya dapat diperdagangkan menjadi aset yang produktif.
Pengguna yang melakukan staking token IR akan menerima sIR (staked IR) sebagai imbalan. sIR berfungsi lebih dari sekadar bukti staking—token ini menjadi token tata kelola sekaligus aset penghasil imbal hasil. Pemegang sIR memperoleh hak suara dalam tata kelola protokol dan secara otomatis mendapatkan bagian dari pendapatan protokol.
Inovasi utama dari mekanisme staking ini adalah sumber imbal hasil yang berkelanjutan. Berbeda dengan model tradisional yang mengandalkan reward inflasi, imbal hasil staking Infrared berasal langsung dari biaya yang dihasilkan oleh aktivitas ekonomi nyata dalam protokol. Seiring pertumbuhan aktivitas DeFi di Berachain, pendapatan protokol meningkat, sehingga memberikan imbal hasil lebih besar kepada pemegang sIR.
Fitur utama lainnya adalah mekanisme buyback Red Fund. Sistem ini mengalokasikan sebagian biaya protokol untuk membeli kembali token IR dari pasar, sehingga mengurangi suplai yang beredar dan mengoptimalkan pembagian pendapatan bagi pemegang sIR.
03 Sistem Lelang Dutch: Model Inovatif untuk Kolaborasi Ekosistem
Selain native staking, Infrared berencana meluncurkan sistem lelang Dutch pada kuartal I 2026. Sistem ini akan memberikan dorongan baru bagi aktivitas ekonomi di seluruh ekosistem Berachain.
Lelang Dutch memungkinkan protokol pihak ketiga menggunakan token IR untuk menawar hak emisi BGT. Ini menciptakan use case langsung bagi IR, mengubah permintaan eksternal dari protokol lain menjadi tekanan beli untuk token tersebut.
Dana dari penawaran yang menang akan dikunci selama satu tahun dan didedikasikan untuk mendukung pengembangan protokol di masa depan. Dengan mengurangi suplai IR yang beredar dan memastikan pendanaan jangka panjang, desain ini memperkuat fondasi protokol.
Dengan hadirnya sistem lelang ini, Infrared berevolusi dari sekadar protokol liquid staking menjadi lapisan infrastruktur inti bagi Berachain, memfasilitasi aliran nilai antar protokol yang berbeda.
04 Nilai Token IR dan Prospek Masa Depan
Data prediksi dari platform Gate menunjukkan proyeksi harga positif untuk IR dalam beberapa tahun ke depan. Pada 2026, rata-rata harga IR diperkirakan dapat mencapai $0,20 (berdasarkan kurs saat ini), menandakan potensi pertumbuhan signifikan dari level sekarang.
Dampak ganda dari mekanisme staking dan lelang terhadap keseimbangan suplai-permintaan IR patut diperhatikan. Staking mendorong kepemilikan jangka panjang dan mengurangi tekanan jual, sementara sistem lelang menciptakan permintaan langsung terhadap IR. Struktur suplai-permintaan yang optimal ini dapat menjadi penopang kuat bagi harga IR.
Dari perspektif ekosistem, Infrared telah membangun posisi yang solid di Berachain, dengan total value locked mencapai $231 juta. Seiring peluncuran native staking dan sistem lelang Dutch, aliran pendapatan protokol akan semakin beragam, memperkuat peran sentral Infrared dalam ekosistem.
05 Memahami Inovasi Infrared Melalui Imbal Hasil On-Chain
Sistem staking dan lelang Infrared mewujudkan prinsip inti "imbal hasil on-chain"—mendapatkan return melalui partisipasi langsung dalam aktivitas ekonomi protokol blockchain.
Berbeda dengan keuangan terpusat tradisional, imbal hasil on-chain menawarkan transparansi tinggi, menghilangkan perantara, dan berpotensi memberikan return yang lebih besar. Mekanisme staking Infrared memperlihatkan keunggulan ini: pengguna melakukan staking IR untuk memperoleh sIR dan berpartisipasi langsung dalam pembagian pendapatan protokol, dengan seluruh proses dikelola oleh smart contract.
Platform seperti Gate menyederhanakan pengalaman pengguna dan menurunkan hambatan teknis, sehingga investor ritel dapat mengakses peluang imbal hasil on-chain. Bagi pemegang IR, ini berarti mereka dapat dengan mudah berpartisipasi dalam program staking Infrared di Gate tanpa perlu menguasai detail teknis yang rumit.
Perlu dicatat, berbeda dengan liquidity mining tradisional—yang dapat menimbulkan risiko impermanent loss—risiko utama staking Infrared lebih terkait dengan fluktuasi pendapatan protokol dan perubahan harga token. Investor sebaiknya menilai toleransi risiko mereka secara cermat.
Dalam spektrum risiko dan imbal hasil, staking Infrared berada di kategori risiko sedang—lebih tinggi dari lending stablecoin, namun lebih rendah dibandingkan liquidity mining yang sangat volatil. Ini menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mencari keseimbangan antara risiko dan return.
Dengan fitur-fitur baru yang akan hadir pada 2026, token IR akan berevolusi dari token tata kelola murni menjadi aset komposit multi-imbal hasil, menawarkan peluang penangkapan nilai yang lebih luas bagi para pemegangnya.
Prospek Masa Depan
Seiring terbitnya matahari, aktivitas on-chain di ekosistem Berachain mulai meningkat. Dashboard Infrared menunjukkan total value locked yang terus naik, dengan kurva pendapatan protokol yang bergerak ke arah positif.
Pada dashboard pendapatan pemegang sIR, angka-angka diperbarui secara real time—bukan sekadar rekap reward staking, melainkan refleksi langsung dari setiap transaksi DeFi, setiap migrasi likuiditas, dan setiap aplikasi ekosistem di Berachain.


