Raksasa manajemen aset kripto global, Grayscale, kembali mengambil langkah penting dalam ekspansi kepatuhan pada lini produk mereka. Berdasarkan dokumen yang diterima oleh U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) pada hari Jumat, Grayscale secara resmi telah mengajukan permohonan untuk mengonversi produk closed-end AAVE Trust yang ada menjadi exchange-traded fund (ETF) spot yang akan dicatatkan di NYSE Arca.
Langkah ini tidak hanya menandai percepatan ekspansi Grayscale ke token keuangan terdesentralisasi (DeFi) arus utama setelah produk Bitcoin dan Ethereum mereka, tetapi juga membawa konsep AAVE ETF ke dalam sorotan regulasi utama. Pengajuan semacam ini kerap berdampak signifikan terhadap sentimen pasar. Berdasarkan data pasar Gate terbaru, per 14 Februari 2026, kabar ini telah mendorong reli kuat pada harga AAVE, yang melonjak 7,36% dalam 24 jam terakhir ke level $120,04. Volume perdagangan naik menjadi $4,4 juta, dan kapitalisasi pasar mencapai $1,82 miliar, mencerminkan pergeseran sentimen ke arah bullish yang jelas.
Rincian Pengajuan: Sponsor Fee 2,5% dan Coinbase Custody
Pengajuan Grayscale ini bukanlah langkah tunggal, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan untuk mengonversi produk trust satu token menjadi ETF. Pada Desember 2025, Bitwise menjadi pihak pertama yang mengajukan ETF strategis mencakup AAVE dan token lainnya. Namun, Grayscale bergerak cepat menyusul, memanfaatkan kekuatan merek dan pengalaman sebelumnya dalam penyelesaian dengan SEC.
Berdasarkan dokumen pengajuan, ETF Grayscale AAVE yang diusulkan mengikuti model struktural yang sama dengan ETF Bitcoin mereka:
- Struktur Biaya: ETF ini akan mengenakan sponsor fee sebesar 2,5% dari net asset value (NAV), yang dibayarkan dalam bentuk token AAVE, bukan tunai. Skema ini menjadikan Grayscale sebagai pemegang token jangka panjang potensial.
- Kemitraan Kustodian: Coinbase ditunjuk sebagai kustodian dan broker utama untuk token AAVE yang mendasari, memastikan kepatuhan dan keamanan aset.
- Tempat Pencatatan: Dana ini menargetkan pencatatan di NYSE Arca. Setelah disetujui, investor tradisional dapat mengakses ekosistem Aave secara patuh tanpa harus memegang atau mengelola token DeFi secara langsung.
Protokol Aave dan Performa Pasar Token AAVE
Aave merupakan protokol peminjaman DeFi terkemuka yang secara konsisten mendominasi pasar berdasarkan total value locked (TVL), dengan pangsa pasar yang pernah menembus 51%. Token AAVE, yang menjadi pusat ekosistem sebagai token tata kelola sekaligus utilitas, memperoleh nilainya dari aktivitas protokol dan mekanisme penangkapan nilai.
Pada minggu yang sama dengan pengajuan Grayscale, komunitas Aave tengah mengalami perubahan tata kelola besar. Aave Labs baru saja memperkenalkan proposal kerangka "Aave Will Win", yang akan mengalokasikan 100% pendapatan protokol ke kas DAO dan menjadikan Aave V4 sebagai fondasi teknologi inti. Perkembangan positif ini, dikombinasikan dengan pengajuan ETF Grayscale, menciptakan narasi berlapis yang mendorong momentum pasar.
Melihat pergerakan harga, data Gate menunjukkan bahwa per 14 Februari 2026, performa pasar AAVE adalah sebagai berikut:
- Harga Spot: $120,04 (perubahan 24 jam: +7,56%)
- Level Kunci: Tertinggi 24 jam di $120,53; terendah 24 jam di $109,82
- Likuiditas: Volume perdagangan 24 jam sebesar $4,4 juta, menandakan minat modal yang meningkat pasca berita besar
Meski harga saat ini masih jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa $661,69 pada April 2021, AAVE membukukan kenaikan 5,12% dalam tujuh hari terakhir, menunjukkan ketahanan pada level harga dasar.
Dampak pada Pasar Kripto: Dari "Store of Value" ke "Aset Produktif"
Keberhasilan Grayscale sebelumnya dalam mengonversi Bitcoin Trust (GBTC) dan Ethereum Trust menjadi ETF tidak hanya membuka jalan bagi persetujuan regulasi, tetapi juga menjadi preseden untuk produk serupa di pasar AS. Pengajuan ETF AAVE bahkan bisa memiliki makna simbolis yang lebih besar:
- Barometer Regulasi: Jika SEC menyetujui ETF spot berbasis token DeFi, ini akan menandakan pengakuan regulasi terhadap "aset produktif"—yaitu aset yang mampu menghasilkan imbal hasil atau menawarkan utilitas tata kelola—dalam kerangka patuh. Hal ini akan menjadi preseden kuat bagi token serupa lainnya.
- Kanal Baru Modal Institusi: Bagi dana pensiun dan hedge fund yang dibatasi mandat untuk beraktivitas on-chain, membeli saham ETF yang tercatat di NYSE adalah cara paling sederhana untuk mendapatkan eksposur DeFi. Ini berpotensi membawa arus modal baru yang signifikan ke AAVE.
- Pergeseran Narasi Pasar: Dalam setahun terakhir, harga AAVE tertinggal, turun 53,21%. Pengajuan ETF membantu menggeser narasi dari sekadar "rebound pasar bearish" menjadi "revaluasi yang didorong oleh kepatuhan regulasi".
Prospek dan Prediksi Harga
Meski pengajuan Grayscale membuka peluang baru, proses peninjauan SEC masih penuh ketidakpastian. Pengajuan Bitwise diperkirakan efektif pada Maret 2026, dan jika Grayscale mengikuti jadwal serupa, persetujuan mungkin baru akan keluar pada kuartal kedua 2026. Sementara itu, sentimen pasar akan dipengaruhi oleh kondisi makro dan perkembangan protokol Aave.
Dari perspektif prediksi harga jangka panjang, dengan kebangkitan DeFi dan adopsi institusional yang meningkat, AAVE memiliki potensi pemulihan valuasi yang signifikan. Berdasarkan model analisis pasar Gate, rata-rata harga AAVE diproyeksikan di $120,04 pada 2026, dengan kemungkinan naik ke $230,85 pada 2031 seiring pematangan ekosistem—menawarkan potensi kenaikan substansial dari level saat ini.
Perlu dicatat bahwa harga jangka pendek akan tetap fluktuatif. Setelah menyentuh level tertinggi 24 jam di $120,53 hari ini, pasar mungkin mengalami tekanan ambil untung. Investor disarankan memperhatikan level support $109,82; jika bertahan, tren kenaikan dapat berlanjut.
Kesimpulan
Pengajuan Grayscale untuk mengonversi AAVE Trust menjadi ETF menandai tonggak penting dalam integrasi DeFi dengan keuangan arus utama. Langkah ini tidak hanya menyuntikkan kepercayaan baru pada token AAVE, tetapi juga menandakan semakin lebarnya konvergensi antara aset kripto dan keuangan tradisional—dari Bitcoin dan Ethereum hingga aplikasi blockchain yang lebih luas. Sebagai platform perdagangan kripto terkemuka, Gate akan terus memantau perkembangan seputar pengajuan ini dan menyediakan data pasar serta analisis mendalam yang terkini bagi pengguna.


