Industri ritel global tengah mengalami revolusi pembayaran yang senyap namun mendalam. Pada awal Januari 2026, raksasa ritel Walmart, melalui platform keuangan digital OnePay, secara resmi meluncurkan fitur perdagangan dan pembayaran Bitcoin serta Ethereum untuk lebih dari 150 juta konsumen mingguan di Amerika Serikat.
Ini jauh lebih dari sekadar pembaruan fitur—langkah ini menandai momen penting dalam evolusi mata uang kripto dari aset investasi menjadi alat utama untuk pengeluaran sehari-hari.
01 Inovasi Fitur: Cara OnePay Mengubah Pengalaman Berbelanja dengan Kripto
Secara tradisional, berbelanja menggunakan mata uang kripto identik dengan proses yang rumit dan biaya yang tinggi. OnePay sepenuhnya mengubah lanskap ini. Melalui aplikasinya, pengguna dapat menyelesaikan seluruh siklus mulai dari pembelian hingga pengeluaran secara intuitif.
Pertama, pengguna membeli Bitcoin atau Ethereum dengan mata uang fiat di aplikasi OnePay. Saat waktunya berbelanja di Walmart, mereka cukup menjual aset kripto yang dimiliki melalui aplikasi dengan satu sentuhan, mengonversinya ke dolar AS, dan dana tersebut langsung masuk ke saldo OnePay Cash mereka.
Akhirnya, saat pembayaran—baik di toko fisik Walmart maupun secara daring—mereka dapat langsung membayar menggunakan saldo tersebut.
Sistem point-of-sale Walmart selalu menerima pembayaran dalam bentuk dolar, bukan mata uang kripto. Desain cerdas ini menghindari kompleksitas teknis dan regulasi yang biasanya dihadapi merchant saat menangani kripto secara langsung.
Pada saat yang sama, hal ini memastikan konsumen dapat menggunakan aset kripto mereka secara mulus untuk kebutuhan sehari-hari.
02 Di Balik Layar: Fondasi Teknis ZeroHash dan Visi Strategis
Pengalaman pengguna OnePay yang lancar didukung oleh mitra teknologinya, ZeroHash—penyedia infrastruktur kripto terkemuka. ZeroHash menyediakan layanan perdagangan, kliring, dan kustodian berstandar institusi, memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi dan aman.
Kemitraan ini menjadi tonggak penting bagi ZeroHash, yang kini dikenal sebagai "pemenang sejati di balik layar."
Secara strategis, Walmart dan OnePay memiliki ambisi yang jauh melampaui sekadar menambah opsi pembayaran. Seperti yang diungkapkan oleh seorang pakar fintech, "Ini bukan tentang menjadikan kripto sebagai jalur pembayaran—melainkan menggunakannya sebagai fitur untuk menarik pengguna dan mengendalikan hubungan perbankan."
Dengan kata lain, perdagangan kripto menjadi ‘umpan’ bagi OnePay sebagai "super app keuangan." Tujuan akhirnya adalah menjadi pusat aktivitas keuangan harian pengguna.
Saat ini, OnePay menempati peringkat lima besar aplikasi keuangan di Apple App Store, melampaui platform besar seperti Chase Bank dan Robinhood.
03 Sinyal Industri: Peralihan dari Spekulasi ke Utilitas Sehari-hari
Langkah Walmart memberikan sinyal kuat ke seluruh industri. Laporan terbaru a16z crypto, "8 Big Ideas for 2026," secara akurat memprediksi tren ini.
Laporan tersebut menyoroti bagaimana stablecoin mendorong "siklus peningkatan buku besar bank" dan membuka skenario pembayaran baru. Pendekatan OnePay adalah contoh nyata—memanfaatkan teknologi kripto untuk inovasi keuangan tanpa mengganggu sistem inti bank tradisional.
Perkembangan ini juga mencerminkan pergeseran industri yang lebih luas: kripto bertransformasi dari "titik akhir transaksi" menjadi "komponen fungsional."
Saat ini, perusahaan kripto yang sukses tidak lagi hanya fokus pada perdagangan. Sebaliknya, mereka perlu membangun model bisnis dengan keunggulan kompetitif yang lebih dalam dan nilai jangka panjang. Integrasi kripto secara mulus dalam super app berfokus ritel seperti OnePay menjadi contoh nyata strategi ini.
Bagi konsumen Walmart, hal ini membuka peluang keuangan baru. Mereka dapat mengonversi dana sisa menjadi Bitcoin atau aset digital lain, menikmati potensi apresiasi, dan dengan mudah mengubah aset tersebut kembali menjadi kebutuhan pokok kapan pun diperlukan.
04 Melihat ke Depan: Agent Payments dan Ekosistem yang Lebih Luas
Ambisi OnePay tidak berhenti di sini. Tak lama sebelum mengumumkan fitur kripto, OnePay bergabung dalam "Agent Payments Protocol" (AP2) milik Google.
Dalam protokol ini, OnePay tidak sekadar menjadi saluran pembayaran—tetapi juga bertindak sebagai "penyedia kredensial."
Artinya, OnePay akan menentukan bagaimana agen AI menyimpan kredensial pembayaran secara aman, menafsirkan maksud pengguna, memilih metode pembayaran, dan mengungkapkan opsi pembiayaan.
Dengan mengambil peran di infrastruktur hulu perdagangan berbasis AI di masa depan, OnePay berupaya menetapkan aturan dan standar keamanan untuk pembayaran otonom. Ketika agen AI mulai mengambil keputusan belanja dan pembayaran harian atas nama manusia, OnePay ingin menjadi otak keuangan terpercaya di balik layar.
05 Pulse Pasar: Tren Harga Mata Uang Kripto
(Catatan: Sesuai permintaan Anda, bagian ini harus diperbarui dengan data harga terbaru dari Gate per 7 Januari 2026. Karena hasil pencarian tidak mencakup harga pasti untuk tanggal ini, silakan ambil dan lengkapi informasi berikut menggunakan antarmuka data resmi atau halaman pasar Gate sebelum dipublikasikan.)
- Bitcoin (BTC): Per 7 Januari, harga terbaru Bitcoin di Gate adalah [silakan lengkapi data] USD. Jika melihat ke belakang, Bitcoin telah terkoreksi dari rekor tertinggi tahun 2025 di atas $126.000, namun tetap tangguh dan menarik dibandingkan harga terendah bear market sekitar $16.000 pada 2022.
- Ethereum (ETH): Per 7 Januari, harga terbaru Ethereum di Gate adalah [silakan lengkapi data] USD. Sebagai aset utama lain yang kini didukung OnePay, pergerakan harganya juga patut dicermati.
- Dampak Pasar: Adopsi pembayaran kripto oleh Walmart melalui OnePay telah memberikan kepercayaan besar dari sektor konsumen arus utama ke pasar. Menghubungkan basis pengguna yang masif dengan ekonomi kripto dipandang sebagai langkah penting menuju adopsi luas.
06 Era Pengeluaran Kripto: Paradigma Baru Bisnis dan Keuangan
Dengan mengintegrasikan mata uang kripto melalui OnePay, Walmart menandai tonggak penting dalam adopsi ekonomi kripto secara arus utama.
Ini bukan sekadar tambahan opsi pembayaran—melainkan sinyal awal evolusi model bisnis menuju "Internet of Assets." Di masa depan, persaingan mungkin tidak lagi hanya soal harga produk dan kanal distribusi, tetapi juga siapa yang mampu menawarkan likuiditas dan kemudahan terbesar atas aset konsumen.
Bagi pelaku ekosistem kripto seperti Gate, hal ini membawa peluang sekaligus tantangan.
Di satu sisi, masuknya pemain besar mengedukasi pasar dan menurunkan hambatan bagi pengguna sehari-hari untuk mengakses kripto. Di sisi lain, platform kripto asli harus memberikan nilai tambah yang lebih dalam—seperti pilihan aset yang lebih luas, alat perdagangan canggih, atau produk DeFi inovatif—untuk memperkuat keunggulan unik mereka.
Seiring stablecoin, ETF, dan infrastruktur penyelesaian on-chain semakin matang, penggunaan kripto dalam kehidupan sehari-hari akan menjadi norma, bukan pengecualian. Lanskap ekonomi baru—yang menghubungkan smart contract, agen AI, decentralized finance, dan pengeluaran di dunia nyata secara mulus—mulai terbentuk di depan mata kita.
Melangkah ke Depan
Ketika pelanggan bertransaksi di Walmart menggunakan OnePay dengan konversi Bitcoin, ini lebih dari sekadar aktivitas belanja. Mereka sedang berpartisipasi dalam eksperimen keuangan yang dipimpin oleh peritel terbesar di dunia.
Saldo OnePay menyatukan fungsi penyimpanan nilai kripto dan pengeluaran sehari-hari dalam satu konvergensi bersejarah. Hasil dari eksperimen ini akan menentukan apakah triliunan dolar aset kripto akan menemukan jalan menuju aplikasi nyata yang lebih luas.


