Berita Terbaru Tether: Pembelian Emas Secara Agresif Tantang Wall Street, Rekrut Trader Teratas HSBC

Pasar
Diperbarui: 2025-11-12 09:14

Raksasa stablecoin Tether Holdings SA tengah merekrut dua trader logam mulia senior global dari HSBC, memanfaatkan sumber daya keuangannya yang besar untuk membangun cadangan emas masif dan menantang para pemain mapan di pasar emas batangan.

Menurut sumber yang mengetahui hal ini, Global Head of Metals Trading HSBC, Vincent Domien, akan bergabung dengan perusahaan kripto tersebut dalam beberapa bulan mendatang, bersama Mathew O’Neill, Head of Precious Metals untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika di HSBC.

Langkah ini menandakan bahwa Tether tidak lagi puas hanya mendominasi dunia kripto—perusahaan ini kini membidik pasar emas fisik secara langsung dan bersaing secara langsung dengan institusi keuangan tradisional.

01 Eksekutif HSBC Bergabung dengan Tether

Eksekutif yang direkrut Tether merupakan sosok yang sangat dihormati dan berpengaruh di sektor perdagangan logam mulia.

Vincent Domien saat ini menjabat sebagai anggota dewan London Bullion Market Association (LBMA), lembaga penetapan standar global de facto untuk pasar emas.

Ia bergabung dengan HSBC dari Société Générale pada 2019 dan menjadi Global Head of Metals Trading pada 2022.

Mathew O’Neill telah bergabung dengan HSBC sejak 2008, menjabat sebagai Head of Precious Metals Financing untuk Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.

Kepergian dua eksekutif ini menjadi pukulan besar bagi bisnis logam mulia HSBC, terutama di tengah persaingan ketat dalam perebutan talenta terbaik.

02 Ambisi Emas Tether

Dalam beberapa tahun terakhir, Tether telah membuat langkah signifikan di sektor logam mulia.

Sebagai bagian dari aset cadangannya yang melebihi $180 miliar, Tether telah mengumpulkan salah satu cadangan emas terbesar di dunia di luar bank dan negara berdaulat.

Dalam laporan cadangan terbarunya, Tether mengungkapkan bahwa per September, perusahaan ini memegang emas senilai lebih dari $12 miliar.

Menurut perhitungan Bloomberg, perusahaan yang berbasis di El Salvador ini menambah kepemilikan emasnya rata-rata lebih dari 1 ton per minggu dalam periode satu tahun hingga September.

Hal ini menjadikan Tether sebagai salah satu pembeli emas terbesar di pasar. Perlu dicatat, statistik ini belum termasuk emas yang menjadi jaminan stablecoin berbasis emas Tether (XAUT), maupun miliaran dolar investasi emas pribadi Tether dari keuntungan perusahaan.

03 Ekosistem Stablecoin Berbasis Emas

Stablecoin andalan Tether, USDT, dijamin 1:1 oleh dolar AS, dengan cadangan utamanya terdiri dari US Treasuries dan aset lain, seperti emas.

Selain USDT, Tether juga menerbitkan stablecoin khusus berbasis emas, XAUT.

Menurut situs resmi Tether, XAUT memiliki kapitalisasi pasar beredar sekitar $2 miliar dan dijamin 100% oleh sekitar 1.300 batang emas.

Artinya, Tether tidak hanya memperkuat keandalan stablecoin dolar miliknya dengan cadangan emas, tetapi juga secara langsung membangun jembatan menuju digitalisasi emas, memungkinkan pengguna untuk memiliki dan memperdagangkan aset emas secara langsung melalui teknologi blockchain.

Perusahaan ini juga telah berinvestasi di segmen lain dalam rantai pasok emas, termasuk perusahaan waralaba, sehingga semakin memperdalam keterlibatannya di industri emas.

04 Strategi dan Konteks Pasar

Akuisisi talenta terbaru Tether terjadi di saat pasar emas menunjukkan performa yang sangat baik. Tahun ini, harga emas mencatat kinerja tahunan terbaik sejak 1979, berulang kali mencetak rekor tertinggi baru.

Harga emas telah melonjak di atas $4.100, dan di tengah ketidakpastian geopolitik serta dampak ekonomi dari potensi shutdown pemerintah AS, permintaan terhadap aset safe haven on-chain seperti emas, logam lain, dan US Treasuries semakin meningkat.

Dalam konteks ini, perekrutan pakar trading institusional dari HSBC oleh Tether menempatkan perusahaan untuk mengoptimalkan pengelolaan cadangan di tengah pendapatan rekor dari penerbitan stablecoin, sekaligus memperluas pengaruhnya di pasar komoditas tradisional.

05 Profitabilitas Tether

Kinerja keuangan Tether sangat luar biasa. Tahun lalu, perusahaan ini meraup laba $13 miliar dari aset cadangannya. Meski memiliki jumlah karyawan yang relatif kecil, profitabilitasnya menyaingi bank investasi papan atas Wall Street.

Tether memperkirakan akan mencapai laba sekitar $15 miliar tahun ini.

Pertumbuhan Tether didorong oleh kenaikan harga emas yang pesat tahun ini. Reli ini dipicu oleh pembelian berkelanjutan dari bank sentral, aksi beli berbasis momentum, dan apa yang disebut sebagai "devaluation trade."

Istilah luas ini merujuk pada aksi keluar investor dari aset akibat kekhawatiran atas utang negara dan depresiasi jangka panjang mata uang tempat aset tersebut didenominasikan.

06 Dampak terhadap Pasar Keuangan Tradisional

Dengan cadangan emas lebih dari $12 miliar, Tether telah menjadi pemain signifikan di pasar logam mulia.

HSBC dianggap sebagai kekuatan utama di sektor logam mulia, secara luas diakui sebagai pemimpin industri setelah JPMorgan Chase, dengan bisnis yang mencakup perdagangan berjangka, penyimpanan emas batangan, dan transportasi emas global.

Akumulasi emas masif oleh Tether tengah mengubah lanskap pasar emas. Perusahaan yang lahir dari sektor kripto ini kini bersaing dengan institusi keuangan tradisional di pasar emas fisik.

Hal ini tidak hanya menandai pergeseran strategis bagi Tether, tetapi juga melambangkan konvergensi lebih lanjut antara industri kripto dan sistem keuangan tradisional.

Seiring Tether terus memperluas cadangan emasnya, perusahaan ini berpotensi memberikan pengaruh yang semakin besar terhadap harga emas dan likuiditas pasar.

Prospek ke Depan

Lonjakan harga emas didorong oleh akumulasi berkelanjutan dari bank sentral, aksi beli berbasis momentum, dan "devaluation trade." Dalam persaingan memperebutkan instrumen penyimpan nilai tradisional, Tether telah membangun kehadiran di berbagai mata rantai rantai pasok emas, termasuk investasi di perusahaan waralaba pertambangan emas.

Sebagai platform perdagangan aset digital terdepan, Gate akan terus memantau dampak strategi emas Tether terhadap pasar dan memberikan pengguna wawasan serta analisis industri terkini.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten