Selama setahun terakhir, jaringan Tron telah menerbitkan tambahan 22,7 miliar USDT, sehingga total pasokan USDT di jaringan tersebut kini mencapai 82,4 miliar.
Pada saat yang sama, jumlah pemegang USDT di jaringan Tron tumbuh sebanyak 11.000.000, melampaui total 70.600.000 pemegang. Data ini, yang dipantau oleh Lookonchain, menyoroti ekspansi pesat Tron di sektor stablecoin.
01 Data Utama: Tinjauan Komprehensif Penerbitan USDT dan Pertumbuhan Pemegang di Tron
Menurut laporan terbaru dari platform analitik blockchain Lookonchain, jaringan Tron mencatat pertumbuhan eksplosif dalam aktivitas stablecoin USDT selama 12 bulan terakhir.
USDT yang baru diterbitkan mencapai angka mengesankan, yaitu 22,7 miliar, sehingga total pasokan USDT di jaringan Tron naik menjadi 82,4 miliar. Angka ini mewakili porsi signifikan dari total peredaran USDT, menegaskan pentingnya Tron dalam ekosistem stablecoin.
Yang lebih mencolok lagi adalah ekspansi basis penggunanya. Dalam periode yang sama, jumlah pemegang USDT di Tron meningkat 11.000.000, sehingga totalnya kini melampaui 70.600.000. Basis pengguna ini setara dengan populasi sebuah negara berukuran menengah.
Angka-angka ini bukanlah data yang berdiri sendiri. Berdasarkan analisis tahunan yang dirilis bersama oleh Messari, RWA.io, dan Stablecoin Insider, jaringan Tron memproses sekitar 7,9 triliun dolar AS dalam transfer USDT pada tahun 2025.
02 Dampak Ekosistem: Bagaimana Tron Menjadi Lapisan Penyelesaian Global untuk Stablecoin
Lonjakan aktivitas USDT di Tron sangat erat kaitannya dengan fitur transaksi berbiaya rendah dan efisiensi tinggi yang dimilikinya. Pada Agustus 2025, Tron mengimplementasikan Proposal 104, menurunkan harga satuan energi dari 0,00021 TRX menjadi 0,0001 TRX—penurunan lebih dari 50%.
Penyesuaian biaya ini membuat biaya transaksi di Tron umumnya tetap di bawah 1 dolar AS, jauh lebih rendah dibandingkan beberapa dolar—bahkan belasan dolar—yang sering dijumpai di jaringan Ethereum. Biaya rendah ini menjadikan Tron pilihan ideal untuk transaksi mikro dan pembayaran sehari-hari, khususnya di pasar negara berkembang.
Data menunjukkan bahwa pada tahun 2025, Tron memproses lebih dari 3,2 miliar transaksi, dengan 1,9 miliar di antaranya tanpa biaya. Kapabilitas transaksi berskala besar dan berbiaya rendah ini membantu Tron memperkuat posisinya sebagai lapisan penyelesaian global untuk stablecoin.
Pada periode Juli hingga September 2025, Tron menguasai 65% transfer ritel global (di bawah 1.000 USDT). Hal ini menunjukkan bahwa Tron telah menjadi bagian integral dalam aktivitas keuangan harian pengguna di seluruh dunia.
03 Respons Pasar: Kinerja Harga TRX dan Data Platform Gate
Pertumbuhan pesat Tron secara langsung mendorong kinerja pasar token aslinya, TRX. Selama sebulan terakhir, harga TRX melonjak lebih dari 15%, menjadikannya salah satu token yang menonjol di kondisi pasar saat ini.
Para analis mencatat bahwa TRX baru-baru ini menembus garis tren kunci, pola teknikal yang serupa dengan yang terjadi pada kuartal II 2025, ketika TRX melonjak 75% setelah breakout. Beberapa analis kini memprediksi target harga TRX selanjutnya bisa berada di kisaran $0,40.
Di platform Gate, GateToken (GT) juga mencatat aktivitas perdagangan yang tinggi. Per 19 Januari, GateToken diperdagangkan pada harga $10,10, dengan volume perdagangan harian sebesar 3.250.574.
Sebagai bursa kripto terkemuka, Gate menyediakan layanan perdagangan TRX dan USDT yang mudah diakses. Dengan ekspansi ekosistem Tron yang terus berlangsung, likuiditas untuk pasangan perdagangan terkait di Gate diperkirakan akan semakin meningkat.
04 Adopsi Global: Peran Pasar Berkembang dalam Mendorong Pertumbuhan Tron
Peningkatan jumlah pemegang USDT di Tron secara signifikan didorong oleh adopsi luas di pasar berkembang. Di Amerika Latin—negara seperti Argentina, Brasil, dan Venezuela—yang menghadapi inflasi tinggi dan kontrol mata uang, semakin banyak masyarakat beralih ke USDT sebagai penyimpan nilai dan alat pembayaran lintas negara.
Di Afrika, Nigeria menempati peringkat keenam global untuk aktivitas USDT, dengan jaringan Tron menjadi saluran penting bagi jutaan orang untuk mengirim dan menyimpan dana. Tren serupa juga terlihat di Asia dan Asia Tenggara, di mana 60% dompet baru menggunakan Tron untuk remitansi, tabungan, dan transaksi peer-to-peer.
Satu benang merah di kawasan-kawasan ini adalah keterbatasan akses atau mahalnya layanan keuangan tradisional. Solusi pembayaran lintas negara Tron yang cepat dan berbiaya rendah sangat sesuai dengan kebutuhan pasar tersebut.
Laporan Stablecoin Insider menyoroti bahwa Tron telah menjadi jembatan penting antara keuangan tradisional dan dunia mata uang digital, khususnya di wilayah dengan infrastruktur keuangan lemah atau inflasi yang parah.
05 Prospek ke Depan: Ekspansi dan Tantangan Ekosistem Tron
Melihat ke depan, ekosistem Tron diperkirakan akan terus berkembang di beberapa aspek utama. Dari sisi desentralisasi, koefisien Nakamoto Tron telah mencapai 14, melampaui Bitcoin (sekitar 3), Ethereum (2–5), Polygon (sekitar 3), dan BNB Chain (sekitar 7).
Saat ini, jaringan Tron memiliki lebih dari 400 node validator dan lebih dari 7.400 node yang tersebar di lebih dari 80 negara. Arsitektur desentralisasi ini menjadi fondasi kuat bagi keamanan dan stabilitas jangka panjang jaringan.
Tron juga tengah menjajaki peluang baru dalam tokenisasi aset dunia nyata. Stablecoin terdesentralisasi USDD di Tron kini memiliki total pasokan lebih dari $488 juta, dengan total nilai terkunci (TVL) pada protokol mencapai $529 juta.
Melalui kemitraan dengan Kraken dan Backed, Tron meluncurkan xStocks, memberikan pengguna cara baru untuk mendapatkan eksposur terhadap saham yang ditokenisasi di jaringan Tron. Inovasi-inovasi ini berpotensi memperluas use case dan basis pengguna Tron.
Meski prospeknya menjanjikan, ekosistem Tron juga menghadapi tantangan, termasuk ketergantungan tinggi pada USDT dan dinamika kebijakan regulasi mata uang kripto serta stablecoin yang terus berkembang di berbagai yurisdiksi.
Prospek
Dari pedagang kaki lima di Amerika Latin yang menggunakan USDT untuk transaksi harian hingga keluarga di Asia yang mengirim remitansi lintas negara melalui jaringan Tron, pencapaian lebih dari 70 juta pemegang USDT mencerminkan permintaan global nyata atas solusi keuangan digital yang efisien dan berbiaya rendah.
Data platform Gate menunjukkan bahwa perdagangan aset ekosistem Tron tetap kuat. Jaringan Tron memproses jutaan transaksi setiap hari, dengan miliaran dolar aset digital mengalir di dalam rantainya.
Pada tahun 2025, jaringan ini menangani transfer USDT senilai $7,9 triliun—setara dengan output ekonomi tahunan gabungan beberapa negara.


