Pendiri Uniswap, Hayden Adams, mengajukan proposal tata kelola penting berjudul "UNIfication" pada 11 November, yang merekomendasikan aktivasi resmi fitur fee protocol serta mengalokasikan sebagian pendapatan untuk pembakaran token UNI.
Kabar ini langsung memicu antusiasme pasar. Harga UNI melonjak lebih dari 40% dalam 24 jam, sempat menyentuh $10,05—level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Per 12 November (UTC), data platform Gate menunjukkan UNI diperdagangkan di kisaran $8,54, dengan volume 24 jam melesat ke $3,12 miliar dan kapitalisasi pasar kembali naik ke sekitar $5,4 miliar, menempatkan UNI kembali di jajaran 24 besar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.
01 Fitur Fee Switch Akhirnya Hadir
Setelah bertahun-tahun diskusi dan penantian komunitas, proposal "fee switch" Uniswap akhirnya secara resmi diajukan.
Proposal ini, yang disusun bersama oleh Hayden Adams dan anggota tim Devin Walsh serta Kenneth Ng, menandai proposal tata kelola pertama dari pendiri Uniswap sendiri—sebuah tonggak sejarah.
Adams mengaitkan keterlambatan pengajuan inisiatif ini dengan ketatnya regulasi kripto di Amerika Serikat sebelumnya, khususnya tekanan dari Ketua SEC Gary Gensler terhadap Uniswap Labs.
"Hari ini, lanskap regulasi di AS telah berubah, dan komunitas Uniswap siap melangkah ke tahap berikutnya," tulis Adams dalam proposal tersebut.
02 Rincian Utama Proposal
Proposal "UNIfication" bersifat komprehensif, bertujuan merombak struktur tokenomik dan tata kelola Uniswap.
Langkah utama meliputi pengaktifan fee protocol dan penggunaan hasilnya untuk pembakaran token UNI, serta memasukkan fee sequencer Unichain ke dalam mekanisme pembakaran UNI.
Yang menarik, proposal ini juga mengusulkan pembakaran satu kali sebanyak 100 juta UNI dari treasury, merepresentasikan bagian yang seharusnya dibakar selama periode fee protocol tidak aktif sejak peluncuran token.
Dengan harga saat ini, nilai pembakaran tersebut diperkirakan sekitar $800 juta.
Selain itu, proposal berencana memperkenalkan mekanisme "lelang diskon fee protocol" untuk mengoptimalkan imbal hasil liquidity provider (LP), serta mengimplementasikan aggregator Hook yang memungkinkan Uniswap v4 menggabungkan likuiditas eksternal secara on-chain dan mengumpulkan fee protocol.
Dari sisi organisasi, proposal menyarankan pemindahan staf foundation ke Labs dan pembentukan dana pertumbuhan tahunan sebesar 20 juta UNI guna mempercepat ekspansi protocol.
03 Reaksi Pasar yang Intens
Respons pasar terhadap proposal ini sangat signifikan. Harga UNI melesat dari $4,95 sebelum pengumuman menjadi $10,50, mencatat kenaikan mingguan lebih dari 110%.
Pada 11 November saja, UNI melonjak lebih dari 38% dalam sehari, menandakan persetujuan pasar yang kuat terhadap proposal tersebut.
Volume perdagangan juga meningkat lebih dari 500%, dengan perputaran 24 jam menembus $3 miliar, menunjukkan arus modal besar masuk ke UNI.
CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, bahkan menyatakan bahwa jika mekanisme fee switch diaktifkan, Uniswap bisa memasuki fase "pertumbuhan parabola".
Ia mencatat bahwa Uniswap v2 dan v3 telah menghasilkan sekitar $1 triliun volume perdagangan hanya tahun ini. Jika model fee baru disetujui, diperkirakan sekitar $500 juta UNI akan dibakar setiap tahun.
04 Mekanisme Akumulasi Nilai
Selama bertahun-tahun, UNI dikritik karena dinilai kurang memiliki mekanisme akumulasi nilai selain fungsi tata kelola.
Uniswap Labs selama ini menahan seluruh pendapatan protocol, sehingga pemegang UNI tidak dapat langsung menikmati keberhasilan protocol.
Proposal ini bertujuan mengubah hal tersebut. Data menunjukkan protocol Uniswap menghasilkan hingga $99,3 juta fee bulanan untuk liquidity provider.
Jika fee switch diaktifkan, diperkirakan $10 juta hingga $16,6 juta per bulan akan langsung dialokasikan kepada pemegang UNI melalui mekanisme pembakaran.
Perubahan model pendapatan ini memberikan UNI dukungan arus kas nyata untuk pertama kalinya, mendorong DeFi dari sektor berbasis narasi menuju fokus pada profitabilitas.
05 Kontroversi dan Tantangan
Meski respons pasar sangat positif, proposal ini memicu perdebatan dan kekhawatiran yang cukup besar.
Kekhawatiran utama adalah aktivasi fee protocol akan mengurangi pendapatan LP. Berdasarkan proposal, fee LP Uniswap v2 akan turun dari 0,3% menjadi 0,25%, dengan protocol mengumpulkan fee sebesar 0,05%.
Untuk Uniswap v3, fee protocol pada pool 0,01% dan 0,05% awalnya akan ditetapkan seperempat dari fee LP.
"Apa yang tidak disadari orang adalah bahwa langkah ini justru menguntungkan Aerodrome dan merugikan Uniswap," ujar analis Arca, Topher.
Ia menjelaskan bahwa Aerodrome telah menyalip Uniswap di Base (dengan rasio volume perdagangan sekitar 2:1) karena LP hanya peduli pada imbal hasil per dolar likuiditas.
Jika Uniswap mengaktifkan fee switch, pendapatan LP akan berkurang, atau fee perdagangan harus naik drastis.
Alexander, CEO Dromos Labs—tim di balik DEX terkemuka Base, Aerodrome—bahkan lebih lugas:
"Ini adalah kesalahan strategis besar oleh Uniswap di waktu yang sangat tidak tepat."
Alexander juga mempertanyakan skala buyback UNI di masa depan.
Ia berargumen bahwa buyback tahunan ratusan juta dolar hanya hasil ekstrapolasi dari data historis, namun jika imbal hasil LP menurun, pool likuiditas Uniswap bisa mengalami arus keluar modal, sehingga pengujian historis menjadi tidak relevan.
06 Dampak terhadap Ekosistem DeFi
Terlepas dari kontroversi, sebagai bursa terdesentralisasi terdepan, langkah berani Uniswap dipastikan akan berdampak besar pada seluruh ekosistem DeFi.
Di satu sisi, ini bisa menjadi preseden bagi proyek DeFi lain, mendorong lebih banyak tim untuk mengeksplorasi mekanisme akumulasi nilai serupa.
Di sisi lain, langkah ini dapat mengubah peta persaingan antar bursa terdesentralisasi. Dengan Uniswap mengaktifkan fee switch, DEX lain yang menawarkan imbal hasil LP lebih tinggi bisa mengambil peluang merebut pangsa pasar.
Perlu dicatat, pengaktifan fee switch dapat membawa manfaat tak terduga: mengurangi pool likuiditas palsu.
Data menunjukkan sekitar setengah volume perdagangan Uniswap di Base berasal dari pool palsu (seperti honeypot dan automated rug), yang bergantung pada fee protocol nol.
Dengan fee switch diaktifkan, banyak pool semacam ini kemungkinan akan "menghilang".
Menatap Masa Depan
Transformasi Uniswap mendefinisikan ulang batas-batas DeFi. Sementara pesaing Aerodrome menyebut langkah ini sebagai "kesalahan strategis besar", pasar telah memberikan suara nyata lewat arus modal.
Data platform Gate menunjukkan volume perdagangan UNI melampaui $3,1 miliar dalam 24 jam setelah pengumuman, dengan momentum pembelian yang kuat.
Hasil dari eksperimen tata kelola DeFi ini tidak hanya akan memengaruhi kepentingan pemegang UNI, tetapi juga berpotensi menentukan arah evolusi generasi berikutnya bursa terdesentralisasi.


