
Artfi (ARTFI) merupakan perusahaan teknologi seni yang berfokus pada demokratisasi pasar seni rupa global senilai $1,7 triliun melalui pemanfaatan teknologi NFT dan blockchain. Sejak peluncurannya pada Juni 2024, Artfi telah mengukuhkan posisinya sebagai solusi Web3 terdepan untuk fractionalizing karya seni blue-chip, memberikan kesempatan kepada kolektor di seluruh dunia untuk memiliki kepemilikan bersama atas karya seni bernilai tinggi. Per 2 Januari 2026, ARTFI mencatat kapitalisasi pasar sekitar $178.339,70 dengan suplai beredar sebesar 121,9 juta token, diperdagangkan di kisaran $0,001463 per token.
Platform tokenisasi yang inovatif ini menandai tren utama dalam representasi aset dunia nyata di blockchain, dan menempatkan diri sebagai pelopor pergerakan tokenisasi aset yang diprediksi akan merombak lanskap investasi selama dekade mendatang.
Artikel ini menghadirkan analisis menyeluruh terkait tren harga dan dinamika pasar ARTFI hingga 2031, membedah pola harga historis, likuiditas pasar, pengembangan ekosistem, serta faktor makroekonomi untuk memberikan proyeksi harga profesional dan strategi investasi terstruktur bagi investor institusi maupun ritel yang ingin terlibat di sektor art-tech.
Per 2 Januari 2026, ARTFI diperdagangkan di harga $0,001463, mendekati level terendah sepanjang sejarahnya. Volume perdagangan selama 24 jam tercatat sebesar $15.693,80 dengan penurunan harga 5,15% dalam 24 jam terakhir. Selama tujuh hari terakhir, ARTFI turun 19,28%, dan dalam 30 hari terakhir turun sebesar 18,37%.
Token ini memiliki kapitalisasi pasar $178.339,70 dan valuasi terdilusi penuh sebesar $1.463.000. Jumlah token beredar mencapai 121,9 juta dari total suplai maksimal 1 miliar ARTFI, sehingga rasio sirkulasi berada di level 12,19%. Jaringan ARTFI saat ini memiliki 154.053 pemegang token aktif.
ARTFI terdaftar di 2 bursa kripto dengan dominasi pasar sebesar 0,000046%. Token berjalan di jaringan blockchain SUI dan diluncurkan dengan harga awal $0,03 pada 16 Juni 2024.
Indikator sentimen pasar saat ini menunjukkan ketakutan ekstrem, mencerminkan kondisi pasar secara keseluruhan pada 1 Januari 2026.
Lihat harga pasar ARTFI saat ini

01-01-2026 Fear and Greed Index: 20 (Ketakutan Ekstrem)
Klik untuk melihat Fear & Greed Index terbaru
Pasar kripto saat ini berada pada fase ketakutan ekstrem, dengan Fear and Greed Index turun ke level 20. Angka ini menunjukkan pesimisme tinggi di pasar dan kecemasan investor yang meningkat. Pada kondisi seperti ini, volatilitas pasar sangat tinggi karena para pelaku pasar menyesuaikan kembali posisi mereka. Investor berpengalaman kerap menganggap kondisi ketakutan ekstrem sebagai peluang untuk mengakumulasi aset di harga rendah, sementara investor konservatif cenderung menunggu sampai pasar lebih stabil. Pantau data real-time Gate.com untuk mengikuti dinamika pasar dan mengambil keputusan investasi yang tepat.

Peta distribusi kepemilikan alamat mengilustrasikan tingkat konsentrasi token pada beragam alamat dompet blockchain. Metode ini menjadi indikator penting untuk menilai tingkat desentralisasi serta potensi risiko konsentrasi pasar pada aset kripto. Melalui analisis pemegang terbesar dan distribusi alamat lain, investor dan analis dapat menilai kerentanan token terhadap manipulasi harga, serta kestabilan struktur on-chain-nya.
Saat ini, distribusi ARTFI tergolong moderat, di mana lima alamat teratas menguasai sekitar 32,16% dari total suplai. Pemegang terbesar memiliki 8,80% token beredar, sedangkan pemegang kedua 8,64%, menandakan tidak ada dominasi entitas tunggal. Pemegang ketiga hingga kelima menguasai masing-masing antara 4,55% hingga 5,57%, menunjukkan kurva distribusi bertahap tanpa konsentrasi ekstrem. Kategori "Lainnya" merepresentasikan 67,84% suplai token yang tersebar di banyak alamat, menandakan partisipasi ritel yang besar dan fondasi desentralisasi yang sehat.
Pola distribusi ini mencerminkan struktur pasar dengan dinamika kepemilikan yang seimbang. Tidak adanya konsentrasi ekstrem di antara alamat teratas meminimalisasi potensi manipulasi harga terkoordinasi atau aksi likuidasi besar yang dapat mengganggu stabilitas pasar. Proporsi signifikan yang dikuasai alamat tersebar menunjukkan partisipasi komunitas yang aktif dan distribusi token yang organik. Meski demikian, pemantauan aktivitas on-chain pemegang utama tetap penting, sebab pergerakan signifikan atau konsolidasi di antara pemegang besar berpotensi berdampak pada mekanisme penemuan harga ARTFI dan sentimen pasar seluruhnya.
Klik untuk melihat Distribusi Kepemilikan ARTFI saat ini

| Top | Alamat | Jumlah Kepemilikan | Kepemilikan (%) |
|---|---|---|---|
| 1 | 0xc77c...34ff81 | 88.000,00K | 8,80% |
| 2 | 0xb592...437a75 | 86.400,00K | 8,64% |
| 3 | 0x13c0...e24c6d | 55.799,81K | 5,57% |
| 4 | 0x8a7d...c1297e | 46.044,24K | 4,60% |
| 5 | 0x5747...9b4dee | 45.500,00K | 4,55% |
| - | Lainnya | 678.255,95K | 67,84% |
| Tahun | Harga Tertinggi | Harga Rata-rata | Harga Terendah | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|---|
| 2026 | 0,0021 | 0,00147 | 0,00111 | 0 |
| 2027 | 0,00255 | 0,00178 | 0,00098 | 21 |
| 2028 | 0,00242 | 0,00216 | 0,00115 | 47 |
| 2029 | 0,00323 | 0,00229 | 0,00163 | 56 |
| 2030 | 0,00304 | 0,00276 | 0,0016 | 88 |
| 2031 | 0,00334 | 0,0029 | 0,00276 | 98 |
Pertimbangan Analisis Teknikal:
Poin Penting Wave Trading:
Artfi merupakan inisiatif baru untuk mendemokratisasi pasar seni rupa global senilai $1,7 triliun melalui kepemilikan fraksional berbasis blockchain. Walau konsep tokenisasi aset dunia nyata sangat sejalan dengan tren Web3 jangka panjang, proyek ini sangat spekulatif dan masih pada tahap awal. Penurunan tahunan 89,5% mencerminkan skeptisisme pasar yang besar terhadap valuasi, kemampuan eksekusi, maupun product-market fit saat ini. Investor perlu memandang ARTFI sebagai peluang tahap ventura dengan risiko kehilangan modal secara total yang sangat tinggi.
✅ Pemula: Batasi alokasi hanya 0,5-1% portofolio sebagai eksposur spekulatif; pelajari mekanisme seni fraksional sebelum berinvestasi. Gunakan hanya modal yang siap hilang sepenuhnya.
✅ Investor Berpengalaman: Alokasikan 1-3% portofolio dengan stop-loss ketat (misal, 50% dari entry) dan target exit jelas. Pantau pertumbuhan pemegang, listing baru, dan onboarding karya seni blue-chip sebagai indikator performa utama.
✅ Institusi: Jadikan 3-5% sebagai alokasi tematik dalam mandat Web3/tokenisasi aset, lakukan due diligence mendalam pada infrastruktur kustodi Artfi, jalur kepatuhan hukum, dan adopsi pasar. Bangun komunikasi langsung dengan tim proyek untuk kejelasan regulasi.
Investasi kripto sangat berisiko. Laporan ini bukan merupakan nasihat investasi. Setiap keputusan investasi harus mempertimbangkan toleransi risiko pribadi dan dikonsultasikan dengan penasihat keuangan profesional. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari modal yang siap Anda tanggung kehilangannya sepenuhnya.
Pada 1 Januari 2026, harga ARTFI tercatat ¥0,013095, turun 0,27% dari hari sebelumnya. Harga tertinggi 24 jam mencapai ¥0,013568 dan terendah ¥0,012968, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar ¥288.500.
Sentimen pasar, volume perdagangan, tren adopsi, kemajuan teknologi, dan kondisi pasar kripto secara menyeluruh sangat memengaruhi pergerakan harga ARTFI. Kepercayaan investor serta berita penting juga menjadi faktor utama fluktuasi harga.
Potensi pertumbuhan ARTFI sangat bergantung pada adopsi pasar dan perkembangan ekosistem. Prediksi harga bervariasi, namun sejumlah analis memperkirakan platform ini bisa mencapai level lebih tinggi seiring ekspansi. Kinerja jangka panjang akan sangat dipengaruhi pertumbuhan volume perdagangan, peningkatan teknologi, dan adopsi arus utama di sektor NFT dan DeFi.
ARTFI menawarkan mekanisme tata kelola unggul dan biaya transaksi lebih rendah dibandingkan pesaing. Namun, ekosistem dan volume perdagangan ARTFI masih lebih kecil dibanding token DeFi mapan seperti OP. Dengan tokenomics yang inovatif, ARTFI berpotensi tumbuh signifikan pada 2026.
Investasi ARTFI membawa risiko volatilitas pasar dan ketidakpastian regulasi. Pasar kripto cenderung sangat tidak stabil. Lakukan riset mendalam, pantau harga secara berkala, dan investasikan hanya modal yang siap hilang seluruhnya.
ARTFI memanfaatkan teknologi blockchain dan NFT guna mendemokratisasi kepemilikan seni. Timnya berpengalaman dan didukung pendanaan kuat, sehingga proyek ini siap berkembang di sektor RWA.











