
Tom Lee, Co-Founder Fundstrat, menampilkan pandangan optimis terhadap masa depan Bitcoin. Ia menilai peluncuran ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat sebagai katalis penting untuk perluasan adopsi cryptocurrency dan investasi institusi. Menurut Lee, pencapaian regulasi ini dapat mempercepat penerimaan pasar luas dan meningkatkan permintaan Bitcoin di kalangan investor tradisional. Berdasarkan analisis tersebut, Lee memperkirakan Bitcoin berpotensi mencapai USD180.000—kenaikan besar dari level harga historisnya.
JP Morgan, lembaga keuangan global utama, memilih pendekatan lebih konservatif terhadap proyeksi harga Bitcoin. Analis bank memprediksi Bitcoin dapat mencapai USD45.000. Proyeksi ini mempertimbangkan sejumlah faktor pasar, seperti halving Bitcoin mendatang yang secara historis mengurangi pasokan baru. Selain itu, analis JP Morgan mengaitkan kenaikan harga emas sebagai cerminan kondisi makroekonomi yang dapat mendorong pertumbuhan Bitcoin, seiring investor mencari opsi penyimpan nilai alternatif.
Mike Novogratz, figur terkemuka di industri crypto dan CEO Galaxy Digital, menyampaikan prediksi yang sangat bullish. Novogratz meyakini Bitcoin bisa mencapai rekor USD500.000 pada tahun 2027. Pandangan ini didasari ekspektasi inflasi global yang berkelanjutan akan mendorong investor profesional ke aset digital. Novogratz memandang Bitcoin sebagai instrumen lindung nilai terhadap devaluasi mata uang dan ketidakstabilan moneter—sehingga menjadi komponen utama portofolio investasi modern.
Arthur Hayes, Co-Founder exchange crypto terkemuka, memfokuskan analisisnya pada kebijakan moneter makroekonomi sebagai penentu utama nilai Bitcoin. Hayes memperkirakan Bitcoin dapat segera mencapai USD70.000, berdasarkan telaah kebijakan Federal Reserve. Ia menegaskan pemangkasan suku bunga The Fed dan upaya penguatan sistem perbankan AS menciptakan iklim positif bagi aset alternatif seperti Bitcoin. Dalam pandangan Hayes, pelonggaran moneter dan ketahanan sistem perbankan menjadi pendorong apresiasi Bitcoin.
Leah Helpern, berbekal pengalaman sebagai investor cryptocurrency dan penulis, memberikan prediksi spesifik mengenai perkembangan Bitcoin. Helpern memperkirakan harga Bitcoin bisa naik ke USD75.000, dengan pertumbuhan paling signifikan terjadi pada 2025. Analisisnya menunjukkan walaupun kenaikan jangka pendek mungkin tercapai, pergerakan harga terbesar kemungkinan baru terjadi kemudian—menandakan pandangan optimis namun terukur atas prospek Bitcoin jangka menengah. Prediksi ini sejalan dengan tren peningkatan adopsi institusi dan partisipasi investor ritel.
Standard Chartered, institusi keuangan internasional utama, menyampaikan proyeksi harga bertahap untuk beberapa tahun ke depan. Analis bank memprediksi Bitcoin akan mencapai USD50.000 di akhir 2023 dan USD120.000 di akhir 2024. Analisis Standard Chartered menyoroti halving Bitcoin sebagai katalis struktural pertumbuhan harga. Halving yang memangkas reward mining dan pasokan baru dianggap meningkatkan potensi pertumbuhan Bitcoin akibat meningkatnya kelangkaan relatif terhadap permintaan.
Pantera Capital, hedge fund yang fokus pada investasi crypto, menghubungkan pergerakan harga Bitcoin dengan siklus halving. Pantera memprediksi Bitcoin bisa mencapai USD35.000 pada halving tahun 2024. Lebih lanjut, fund tersebut memperkirakan perlambatan mining dan pengurangan pasokan baru dapat mendorong harga puncak baru sekitar USD150.000. Proyeksi ini mengikuti pola historis lonjakan harga pasca peristiwa halving Bitcoin.
Robert Kiyosaki, penulis dan pengusaha ternama, menunjukkan keyakinan kuat terhadap pertumbuhan jangka panjang Bitcoin namun tidak memberikan estimasi waktu pasti. Kiyosaki memprediksi Bitcoin akan mencapai USD100.000, sambil mengakui ketidakpastian mengenai kapan hal itu terjadi. Perspektifnya menekankan proposisi nilai fundamental Bitcoin dan ketergantungannya pada adopsi luas serta antusiasme publik. Pendekatan Kiyosaki mengindikasikan harga Bitcoin di masa depan bergantung pada sentimen pasar dan tingkat adopsi crypto sebagai aset keuangan sah.
Tim Draper, venture capitalist terkemuka dengan rekam jejak prediksi teknologi yang tepat, memproyeksikan Bitcoin akan mencapai USD250.000 pada 2025. Draper secara konsisten memperbarui prediksinya namun tetap sangat bullish. Riwayatnya menaikkan target mencerminkan keyakinan yang semakin kuat atas prospek Bitcoin. Pengalaman investasi Draper dan kemampuannya mengidentifikasi tren teknologi transformatif memperkuat kredibilitas outlook bullish lima tahunnya.
Cathy Wood, CEO ARK Invest dan analis investasi crypto terdepan, memberikan proyeksi jangka panjang paling ambisius. Wood memperkirakan Bitcoin dapat mencapai USD1.500.000 pada 2030—kenaikan luar biasa dalam beberapa tahun ke depan. Analisisnya didasarkan pada tesis bahwa Bitcoin akan semakin dilihat sebagai alat utama melindungi kekayaan dan mengurangi eksposur risiko pasar keuangan tradisional. Wood yakin adopsi Bitcoin sebagai bagian inti infrastruktur keuangan akan mendorong apresiasi transformatif pada 2030.
Merangkum prediksi dari sepuluh analis dan institusi keuangan terdepan menunjukkan rentang estimasi harga Bitcoin yang luas untuk 2024-2030. Proyeksi berkisar dari target konservatif USD35.000 hingga skenario sangat optimis lebih dari USD1.500.000 pada 2030. Beberapa tema utama yang muncul antara lain peran penting peristiwa halving Bitcoin, pengaruh kebijakan moneter dan suku bunga, signifikansi adopsi institusional melalui instrumen ETF, serta fungsi Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi dan alternatif penyimpanan nilai. Meski proyeksi ini mewakili wawasan dari pakar industri dan profesional keuangan, perlu diingat bahwa pasar cryptocurrency sangat fluktuatif dan sulit diprediksi. Setiap prediksi harga mengandung tingkat ketidakpastian tinggi. Investor wajib melakukan analisis serta evaluasi risiko secara cermat sebelum mengambil keputusan investasi di Bitcoin maupun aset kripto lain.
Berdasarkan analisis saat ini, Bitcoin diperkirakan dapat mencapai sekitar USD487.803 pada tahun 2030. Estimasi ini didasarkan tren historis dan model pertumbuhan jangka panjang, namun tetap bersifat spekulatif.
Harga Bitcoin yang diproyeksikan untuk 2026 adalah USD92.465,11 dengan potensi fluktuasi 5%. Proyeksi ini didasarkan pada analisis pasar terkini.
Pada 2028, Bitcoin bisa mencapai sekitar EUR109.218 dalam skenario bullish, mewakili potensi kenaikan 47,35%. Proyeksi dapat berbeda tergantung situasi pasar.
Bitcoin Hyper dan Maxi Doge menunjukkan potensi pertumbuhan tertinggi untuk tahun 2025. Bitcoin Hyper menawarkan skalabilitas cepat sebagai solusi Layer-2, sedangkan Maxi Doge menawarkan pendekatan inovatif. Keduanya layak menjadi perhatian investor yang mencari apresiasi signifikan.











