
Eric Balchunas, analis senior ETF dari Bloomberg, menyoroti bahwa 2x Inverse Ethereum ETF termasuk ETF dengan kinerja terbaik pada 2025, dengan pertumbuhan yang hanya dikalahkan oleh 3x Gold Miners ETF.
Balchunas menyampaikan bahwa ETHD ETF meningkat 176,18% sejak awal tahun, sedangkan ETQ mencatatkan imbal hasil 151,17%, sehingga menempatkan keduanya di posisi kedua dan ketiga di antara seluruh ETF yang dipantau selama periode tersebut.
Berikut adalah ETF dengan performa terbaik sepanjang tahun 2025:
Kinerja positif ETF kripto inverse ini menegaskan bahwa produk leverage yang terkait aset kripto semakin diminati di kalangan trader profesional dan strategi investasi berbasis volatilitas. ETF inverse dirancang untuk memperoleh keuntungan dari penurunan harga aset dasar, sehingga menjadi alat penting untuk lindung nilai dan penempatan taktis di pasar yang bergejolak. Performa kuat ETHD dan ETQ mencerminkan meningkatnya permintaan akan instrumen manajemen risiko tingkat lanjut, seiring investor menghadapi fluktuasi nilai aset digital.
2x Inverse Ethereum ETF dirancang untuk memberikan kinerja negatif dua kali (-2x) dari pergerakan harga harian Ethereum. Jika ETH turun 5%, maka ETF tersebut naik sekitar 10%. ETF ini menggunakan derivatif keuangan guna menciptakan eksposur leverage inverse dan ditujukan bagi trader jangka pendek yang mencari keuntungan dari penurunan harga.
Keunggulan 2x Inverse Ethereum ETF pada 2025 didorong oleh strategi short leverage yang menghasilkan keuntungan dari penurunan harga Ethereum, serta pergeseran sentimen investor ke arah yang lebih konservatif akibat menurunnya aktivitas platform smart contract.
ETF inverse mengandung risiko leverage dan efek rebalancing harian, sehingga tidak cocok untuk investasi jangka panjang. Investor ETF inverse Ethereum harus memperhatikan volatilitas yang tinggi dan memahami mekanisme imbal hasil harian dengan cermat.
Investor individu dapat membeli 2x Inverse Ethereum ETF melalui bursa kripto utama dan platform broker. Cukup buat akun, verifikasi, setor dana, cari kode ETF (misal ETHD atau ETQ), lalu lakukan pembelian. ETF ini dapat diperdagangkan selama jam bursa seperti sekuritas pada umumnya, sehingga investor dapat memanfaatkan penurunan harga Ethereum dengan leverage 2x.
ETF inverse memungkinkan eksposur downside secara langsung dengan leverage bawaan, sedangkan shorting futures membutuhkan manajemen aktif dan margin. ETF inverse lebih mudah diakses bagi investor ritel dengan modal terbatas, memberikan paparan penurunan harga tanpa derivatif yang kompleks. Namun, investor ritel sebaiknya memilih sesuai dengan toleransi risiko dan tujuan investasi.
2x Inverse Ethereum ETF ditujukan untuk trading jangka pendek, bukan investasi jangka panjang. Struktur leverage inverse-nya memperbesar volatilitas jangka pendek dan lebih sesuai untuk strategi trading taktis daripada investasi buy-and-hold.











