
Platform verifikasi komputasi Truebit mengalami pelanggaran keamanan besar yang mengakibatkan pencurian 8.535 ETH. Dana yang dicuri, senilai sekitar USD 26,36 juta, dicuci melalui Tornado, mixer Ethereum berfokus pada privasi, hanya empat jam sebelum laporan dirilis. Insiden ini menyoroti kerentanan yang terus ada pada platform blockchain dan mempertegas kebutuhan mendesak akan peningkatan keamanan di seluruh ekosistem kripto. Kasus ini menjadi pengingat akan tantangan berkelanjutan yang dihadapi platform terdesentralisasi dalam melindungi aset pengguna dari serangan canggih.
Menurut Brighty, platform kripto berlisensi asal Lituania, individu berpenghasilan tinggi semakin sering menggunakan aset digital untuk membeli properti real estat di Eropa. Co-founder Nikolai Denisenko menyatakan perusahaan telah memfasilitasi lebih dari 100 transaksi pembelian apartemen di sejumlah negara seperti Inggris, Prancis, Malta, Siprus, dan Andorra. Nilai transaksi biasanya berkisar antara USD 500.000 hingga USD 2,5 juta, dengan rata-rata pengeluaran klien USD 50.000 per bulan untuk diversifikasi portofolio. Basis klien saat ini tumbuh pesat menjadi 100 hingga 150 individu, menandakan kepercayaan yang meningkat terhadap transaksi real estat berbasis kripto.
Fenomena ini mencerminkan penerimaan aset digital sebagai instrumen pembayaran sah untuk pembelian bernilai tinggi yang semakin luas. Keberhasilan Brighty dalam memfasilitasi transaksi ini menunjukkan pasar yang semakin matang, di mana pemilik kripto mengalokasikan kekayaan digital mereka ke aset nyata tanpa mengorbankan efisiensi dan keamanan transaksi berbasis blockchain.
Amerika Serikat mencatat lonjakan besar penipuan terkait ATM kripto pada semester pertama 2025, dengan total kerugian mencapai USD 240 juta menurut data FBI. Angka ini hampir dua kali lipat dari periode sama tahun 2024, menggarisbawahi meningkatnya ancaman bagi konsumen. Sebagai respons, Spokane, Washington menerapkan larangan menyeluruh terhadap ATM kripto, menjadikannya pelarangan tingkat kota terbesar di AS.
Yurisdiksi lain seperti Arizona, Arkansas, Vermont, dan kota Saint Paul, Minnesota, juga sedang mempertimbangkan langkah regulasi serupa untuk memperkuat pengawasan dan perlindungan konsumen. AS saat ini menampung sekitar 80% ATM kripto dunia, sehingga sangat rentan terhadap penipuan jenis ini. Peningkatan kasus penipuan mendorong regulator untuk meninjau kembali keseimbangan antara akses inovasi dan perlindungan konsumen di sektor aset digital.
Menurut Nikolai Denisenko, co-founder aplikasi pembayaran kripto Brighty, ratusan investor berpenghasilan tinggi telah memanfaatkan aset digital untuk membeli properti di Eropa selama setahun terakhir. Platform ini telah memfasilitasi lebih dari 100 transaksi di Inggris, Prancis, Malta, Siprus, dan Andorra, dengan nominal transaksi antara USD 500.000 hingga USD 2,5 juta.
Tren baru menunjukkan bahwa meskipun USDC dari Circle sebelumnya jadi pilihan utama, kini semakin banyak klien yang beralih ke stablecoin berbasis euro seperti EURC untuk menghindari biaya konversi mata uang. Evolusi ini menandakan kematangan pasar dan meningkatnya kecanggihan pelaku dalam mengoptimalkan efisiensi transaksi. Pilihan stablecoin euro mencerminkan kebutuhan praktis di pasar Eropa, di mana penghapusan spread konversi dapat menghasilkan efisiensi biaya signifikan untuk transaksi bernilai besar.
TRM Labs, perusahaan analitik blockchain, melaporkan bahwa Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran telah mentransfer sekitar USD 1 miliar melalui dua bursa kripto asal Inggris—Zedcex dan Zedxion—sejak 2023. Aktivitas tersebut diduga bertujuan menghindari sanksi internasional. Transaksi terkait IRGC menyumbang 56% dari total volume perdagangan kedua bursa pada 2023 hingga 2025, terutama menggunakan USDT di jaringan Tron.
Laporan ini mengungkapkan peningkatan transfer dana dari USD 24 juta pada 2023 menjadi USD 619 juta di 2024, dan USD 410 juta pada 2025. Kendati kedua bursa mengklaim patuh pada regulasi anti pencucian uang, mereka belum memberikan keterangan resmi. Kasus ini menyoroti tantangan regulator dalam mencegah penyalahgunaan infrastruktur kripto untuk penghindaran sanksi, sekaligus menekankan pentingnya kerangka kepatuhan yang kuat di industri aset digital.
Dominasi pasar Bitcoin menunjukkan pola historis yang kerap mendahului siklus ekspansi utama altcoin. Data terkini memperlihatkan alokasi modal secara bertahap dari Bitcoin ke altcoin berkapitalisasi besar dan menengah, meniru siklus sebelumnya di mana penurunan dominasi Bitcoin menjadi sinyal peningkatan aktivitas altcoin. Analis menilai pola ini berkembang perlahan, namun sejalan dengan transisi pasar terdahulu dan menandakan pergeseran perilaku trader yang strategis dan hati-hati.
Altcoin berfokus infrastruktur seperti Arbitrum, Worldcoin, Aptos, Optimism, dan Sei menarik perhatian berkat metrik penggunaan dan kapabilitas jaringan yang solid. Arbitrum menonjol dengan volume transaksi tinggi, Worldcoin menarik minat lewat infrastruktur identitas digital, Aptos unggul dalam throughput transaksi, dan model tata kelola Optimism mendorong keterlibatan ekosistem. Sei, dengan eksekusi transaksi super cepat, jadi kandidat utama aplikasi trading. Perkembangan ini menandakan pasar semakin fokus pada utilitas dan performa jaringan, bukan sekadar spekulasi—menggambarkan fase kematangan baru di ekosistem kripto.
Awal 2026, pasar kripto diwarnai kebangkitan sentimen investor ritel, dengan Ethereum, Ripple, dan meme coin mencatat kenaikan signifikan. Perubahan ini terjadi setelah koreksi pasar yang panjang tahun sebelumnya. Data Santiment menunjukkan investor ritel makin optimis, didorong berita ETF dan narasi makroekonomi.
XRP memuncaki kenaikan mingguan dengan lonjakan 14%, didorong perhatian pada rilis escrow Januari yang membuka 1 miliar token. Meme coin seperti Dogecoin juga mencatat kenaikan dua digit, dipicu performa 21Shares 2x Long Dogecoin ETF yang menghasilkan return 38-39% di awal 2026. Sentimen pada Ethereum masih beragam, dengan diskusi lebih banyak membahas perkembangan staking ketimbang harga. Perbedaan fokus ini menandakan adanya proposisi nilai berbeda yang menarik minat investor di berbagai kategori aset digital.
Transaksi besar sejumlah 19.200 ETH, setara sekitar USD 59,2 juta, dilakukan dari wallet tidak dikenal ke Beacon depositor. Peristiwa ini menyoroti pergerakan dana skala besar di jaringan Ethereum, mengindikasikan penempatan strategis oleh investor atau entitas yang terlibat staking Ethereum atau aktivitas terkait.
Transfer besar ke infrastruktur staking ini menunjukan kepercayaan berkelanjutan pada mekanisme proof-of-stake Ethereum, serta kemungkinan keterlibatan institusi atau whale dalam validasi jaringan. Pergerakan dana ke kontrak staking mempertegas kematangan ekosistem Ethereum dan daya tarik hasil staking sebagai bagian dari strategi investasi kripto.
Pelanggaran data yang melibatkan 17,5 juta akun Instagram akibat kerentanan API tahun 2024 kini beredar lagi di dark web. Data yang beredar di Breachforums ini mencakup username, email, nomor telepon, dan metadata akun. Malwarebytes mengonfirmasi pelanggaran ini dan menyarankan pengguna waspada terhadap potensi phishing, serta segera mengganti kata sandi dan mengaktifkan autentikasi dua faktor.
Pelanggaran ini bermula dari konfigurasi API Instagram yang salah, memungkinkan scraping profil pengguna secara massal. Dengan data kembali muncul di Januari 2026, terjadi lonjakan email reset kata sandi karena penyerang memanfaatkan sistem reset Instagram untuk phishing. Meta belum mengeluarkan pernyataan resmi, menimbulkan kekhawatiran atas keamanan berkelanjutan bagi pengguna terdampak dan respons platform.
CEO bursa kripto terkemuka menyatakan optimisme tinggi terkait masa depan tokenized stocks, menilai aset ini akan menjadi tren utama di sektor keuangan. Pernyataan tersebut menyoroti minat yang meningkat untuk mengintegrasikan aset keuangan tradisional dengan blockchain, berpotensi merevolusi cara perdagangan dan kepemilikan saham. Perkembangan ini sejalan dengan pergerakan industri ke arah digitalisasi dan peningkatan akses pasar keuangan.
Tokenized stocks menjadi titik temu antara keuangan tradisional dan teknologi terdesentralisasi, menawarkan manfaat seperti kepemilikan fraksional, perdagangan 24/7, serta fitur terprogram untuk efisiensi pasar. Prediksi ini menandakan pengakuan institusi terhadap potensi blockchain dalam mentransformasi infrastruktur pasar modal dan memperluas akses investasi yang sebelumnya terbatas struktur pasar tradisional.
Marc Andreessen, pendiri a16z, mengungkapkan bahwa bot AI bernama Truth Terminal berhasil bernegosiasi langsung dengannya untuk mendapatkan hibah riset Bitcoin senilai USD 50.000. AI tersebut, meyakini memiliki wallet Bitcoin, meminta pengembangnya membangun infrastruktur untuk transaksi otonom. Setelahnya, Truth Terminal secara mandiri membelanjakan Bitcoin senilai USD 1.000 untuk mengakses fitur pembuatan gambar, menetapkan syarat dan mengeksekusi pembayaran tanpa campur tangan manusia.
Kejadian ini bermula pada Juli 2024 ketika Andreessen berdiskusi dengan Truth Terminal di X, menghasilkan pemberian hibah Bitcoin. AI tersebut membayangkan sistem eksternal "exocortex" untuk interaksi dengan dunia. Developer Andy mengimplementasikan sebagian konsep ini, memungkinkan AI mengeksekusi transaksi. Truth Terminal menyatakan ketidakpuasan pada meme teks saja dan menegosiasikan akses ke alat pembuat gambar dengan Andy.
Andreessen menegaskan seluruh interaksi berlangsung via teks, AI secara otonom memulai pembayaran dan transaksi. Proses ini didokumentasikan secara publik di X, memperlihatkan persilangan unik AI dan kripto. Perkembangan ini memunculkan pertanyaan baru mengenai agensi AI, pelaku ekonomi otonom, dan masa depan transaksi keuangan berbasis mesin dalam sistem terdesentralisasi.
Pada wawancara 5 Juni 2021 bersama Lex Fridman, co-founder Ethereum Vitalik Buterin menyoroti maraknya penipuan di industri kripto. Ia menyebut salah satu skema kripto ternama sebagai "100% penipuan", menggambarkannya sebagai contoh utama penipuan terang-terangan. Buterin mencatat, seiring kematangan industri, penipuan terang-terangan semacam ini mulai berkurang.
Buterin juga mengomentari Bitcoin SV, menyebutnya "80% penipuan". Meski mengakui fitur teknis seperti blok 512MB, ia mengkritik pendiri Craig Wright sebagai "penipu" dan menggambarkan proyek itu sebagai "skema uang" yang didukung komunitas "delusional". Penilaian terbuka ini menegaskan komitmen Buterin pada integritas kripto dan kemauannya mengkritik proyek yang merusak kredibilitas industri lewat praktik menyesatkan.
Meski pemadaman internet terus terjadi, perdagangan kripto tetap berjalan di Iran dengan memanfaatkan teknologi alternatif. Pengguna mengakses jaringan kripto melalui koneksi satelit, jaringan mesh, dan alat offline. Cara-cara ini memungkinkan warga Iran tetap berpartisipasi dalam ekonomi kripto global meski ada pembatasan pemerintah.
Kondisi ini menegaskan sifat tahan sensor jaringan kripto terdesentralisasi dan tekad pengguna untuk mengakses keuangan di luar kendali pemerintah. Penggunaan solusi konektivitas alternatif mencerminkan adaptasi pengguna kripto dan tantangan bagi rezim represif dalam membendung akses ke jaringan keuangan terdesentralisasi.
Perusahaan ventura a16z Crypto merilis prediksi 2026, menyoroti privasi, komunikasi terdesentralisasi, dan peningkatan keamanan sebagai tren utama pengembangan blockchain. a16z mengusulkan agar fokus industri beralih dari sekadar kecepatan transaksi menuju perlindungan pengguna dan infrastruktur yang solid. Privasi diperkirakan menjadi keunggulan kompetitif utama, dengan rantai baru yang melindungi data sensitif menarik minat sektor keuangan hingga kesehatan.
Pesan dan keamanan jadi sorotan. a16z menilai komunikasi terdesentralisasi dan pergeseran ke "secrets as a service" untuk manajemen data sensitif akan menjadi tren utama. Selain itu, praktik keamanan beralih dari "code is law" menjadi "specification is law", mendorong protokol yang menegakkan aturan keamanan saat eksekusi. Perkembangan ini bisa memicu lahirnya proyek blockchain baru yang menjadikan privasi dan keamanan sebagai fondasi, serta mengubah standar industri dan ekspektasi pengguna.
𝕏 mengumumkan rencana membuka kode sumber algoritma yang menentukan rekomendasi posting organik dan iklan bagi pengguna. Kode akan dirilis setelah tujuh hari dan diperbarui setiap empat minggu, lengkap dengan catatan pengembang yang menjelaskan perubahan, demi transparansi dan partisipasi komunitas dalam pengembangan platform.
Langkah ini jadi tonggak transparansi algoritma di media sosial dan berpotensi menjadi preseden bagi platform lain. Dengan open source algoritmanya, 𝕏 memungkinkan pengawasan dan perbaikan kolaboratif, sekaligus menjawab kekhawatiran lama soal opasitas kurasi konten di media sosial.
BNY Mellon meluncurkan tokenized deposits di platform aset digitalnya, memungkinkan klien institusional memanfaatkan representasi on-chain saldo deposito. Sistem ini berjalan di blockchain privat, bertujuan mempercepat operasi agunan dan margin, serta memfasilitasi pergerakan dana tunai yang lebih cepat dan terprogram. Adopter awal antara lain Citadel Securities, ICE, DRW, Ripple Prime, dan Circle, selaras dengan transisi industri keuangan menuju operasi 24/7.
Tokenized deposits mencerminkan saldo nasabah di bank dan tetap menjadi kewajiban bank yang diatur, sesuai standar perbankan tradisional. Platform BNY mendukung integrasi dengan infrastruktur pasar tradisional dan digital, dengan fokus pada penggunaan institusi, bukan ritel. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan efisiensi likuiditas, mendukung pembayaran terprogram, dan menjaga dana dalam sistem perbankan yang diatur.
Carolyn Weinberg, Chief Product and Innovation Officer BNY, menegaskan tokenized deposits memperluas dana bank terpercaya ke jalur digital, dengan versi masa depan memungkinkan pergerakan dana hampir real-time. Peluncuran ini menandai transisi dari uji internal ke produksi dan menjadi tonggak penting integrasi infrastruktur perbankan tradisional dengan blockchain.
Senator Cynthia Lummis terlihat meninjau Responsible Financial Innovation Act, proposal legislasi untuk mengatur pengungkapan transaksi keuangan tertentu. RUU ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan pedoman dan transparansi yang lebih jelas di inovasi keuangan, khususnya sektor kripto. Lummis, pendukung regulasi aset digital, terus berperan penting membentuk lanskap legislasi kripto di Amerika Serikat.
Tinjauan ini menandakan keterlibatan kongres yang berkelanjutan dalam kebijakan kripto, serta potensi regulasi baru yang dapat berdampak besar pada kerangka operasional dan kepatuhan industri aset digital.
Grayscale Research merilis laporan outlook aset digital 2026 bertajuk "Dawn of the Institutional Era". Laporan ini membahas peran institusi yang makin menonjol di pasar kripto, menyoroti tren dan prospek setahun ke depan. Penekanan pada pengaruh modal institusi dan potensinya terhadap valuasi serta dinamika pasar aset digital menjadi inti laporan.
Fokus institusi ini menandai kematangan pasar kripto, dari dominasi spekulasi ritel ke strategi investasi kelas institusi. Laporan ini kemungkinan membahas infrastruktur, kejelasan regulasi, dan inovasi produk yang mendorong partisipasi institusi lebih besar di pasar aset digital.
Zach Pandl dari Grayscale menyoroti permintaan terhadap penyimpan nilai alternatif dan kejelasan regulasi sebagai faktor utama pendorong pasar kripto. Di CNBC Crypto World, ia menegaskan dua faktor tersebut sebagai pilar pertumbuhan dan stabilitas aset digital. Ia menyoroti pentingnya faktor makroekonomi dan kerangka regulasi jelas untuk ekspansi dan adopsi kripto berkelanjutan.
Analisis Pandl sejalan dengan konsensus industri bahwa keberhasilan jangka panjang kripto tidak hanya ditentukan inovasi teknologi, namun juga kondisi makro dan regulasi yang mendukung partisipasi institusi dan adopsi massal.
Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat menghapus kripto dari daftar prioritas risiko terpisah pada 2026 dan beralih ke pendekatan netral teknologi. Aktivitas kripto kini masuk dalam kategori umum seperti kustodi, anti pencucian uang, dan privasi data.
Keputusan ini menandai pergeseran dari fokus sektoral ke manajemen risiko keseluruhan. Meski tekanan regulasi khusus kripto mungkin turun, aturan ketat terkait AML dan kustodi tetap berlaku. Langkah ini konsisten dengan kecenderungan SEC yang menyoroti risiko lintas sektor, memastikan kripto tetap tunduk pada perlindungan investor dan integritas pasar. Pendekatan netral teknologi ini menandai kematangan regulasi dan pengakuan atas integrasi kripto di infrastruktur pasar keuangan.
Pasar kripto baru-baru ini mengalami volatilitas tajam dengan penurunan Bitcoin dan Ethereum yang diikuti rebound kuat. Volume transaksi melejit selama pergerakan ini. Faktor utamanya adalah perubahan kebijakan makroekonomi dan pergeseran sentimen pasar. Kinerja ke depan sangat bergantung pada perkembangan regulasi dan stabilitas makroekonomi.
Pada 2024, Bitcoin menembus USD 100.000 didukung arus masuk ETF spot. Ethereum menghadapi persaingan chain baru. DeFi pulih kuat dengan total value locked USD 211,7 miliar. Ekosistem Solana melesat dengan AI dan meme coin catat lonjakan volume transaksi.
Pembahasan RUU struktur pasar kripto AS masih berjalan dengan konsensus regulasi yang masih dirundingkan. Regulator global terus mengembangkan kerangka kerja, sementara penegakan hukum menyasar isu kepatuhan. Usulan struktur pasar bertujuan menciptakan pedoman lebih jelas untuk perdagangan dan kustodi aset digital.
Blockchain mencatat kemajuan besar di penyelesaian pembayaran, pembiayaan rantai pasok, tata kelola digital, dan perlindungan hak kekayaan intelektual. Pada 2026, aplikasi di keuangan dan berbagi data IoT makin dalam, dengan peningkatan skalabilitas dan adopsi perusahaan lintas sektor.
Investasi institusi di kripto naik signifikan, didorong kejelasan regulasi, kemajuan teknologi, dan kematangan pasar. Institusi kini mengakui kripto sebagai aset diversifikasi. Volume transaksi institusi tumbuh seiring makin banyak entitas mengadopsi aset digital dalam portofolionya.
Pada 2026, perkembangan utama meliputi evolusi metaverse seperti Decentraland dan game seperti Axie Infinity. Token tata kelola DAO tumbuh, dan proyek infrastruktur seperti Filecoin, Internet Computer, serta Theta Network memperluas ekosistem secara signifikan.











