

Majalah Fortune melaporkan bahwa Zhao Changpeng dibebaskan dari penjara setelah menjalani lima bulan hukuman akibat kegagalannya membangun kontrol anti-pencucian uang yang memadai di bursa kripto yang ia dirikan. Ia menghabiskan sekitar dua bulan di penjara dengan tingkat keamanan minimum di gurun California sebelum dipindahkan ke fasilitas transisi di Long Beach, di mana ia secara bertahap memperoleh izin keluar terbatas dan hak rekreasi dengan pengawasan.
Setelah bebas, Zhao kembali ke masyarakat dengan estimasi aset sekitar USD 60 miliar, menempati posisi ke-25 secara global. Setelah urusan hukumnya selesai, ia kini memasuki babak baru dan menghadapi berbagai kemungkinan jalur untuk masa depannya.
Setelah pembebasan, fokus utama Zhao tampaknya adalah berkumpul kembali dengan keluarganya. Anak-anaknya tinggal bersama ibu mereka, He Yi, mantan pasangan sekaligus rekan pendiri bursa kripto. Zhao pernah menyoroti pentingnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi—dalam sebuah wawancara 2023, ia mengenang karier ayahnya yang sangat menuntut dan mempertanyakan apakah dirinya juga cenderung mengabaikan hubungan pribadi—sehingga waktu bersama keluarga kemungkinan menjadi prioritas utama.
Dukungan keluarga, termasuk kesaksian dari saudara perempuan, anak laki-laki, dan ibunya saat persidangan, sangat berpengaruh dalam keputusan hakim untuk menerima hukuman lima bulan. Jaringan keluarga yang kuat ini menunjukkan bahwa Zhao akan memprioritaskan membangun kembali ikatan pribadi setelah masa tahanan.
Sebelum dipenjara, Zhao meluncurkan Giggle Academy, sebuah proyek yang bertujuan menyediakan alat pendidikan yang gratis, mudah diakses, dan menarik bagi anak-anak di seluruh dunia. Saat sidang vonis, Zhao menyatakan, “Pada fase selanjutnya hidup saya, saya ingin menyediakan peluang bagi kaum muda. Saya sedang membangun platform untuk memberikan pendidikan gratis dan berkualitas tinggi bagi anak-anak kurang mampu di seluruh dunia.”
Hakim menyoroti “komitmen dan dedikasi luar biasa Zhao untuk filantropi global” saat menetapkan hukuman. Namun, ambisi filantropi ini belum terwujud dalam aksi nyata yang signifikan. Saat ini, Giggle Academy lebih banyak hadir sebagai situs web dengan lowongan kerja yang sudah kedaluwarsa dan informasi terbatas mengenai jadwal, pendanaan, atau cakupan proyek. Seiring Zhao kembali ke kehidupan sipil, perkembangan lebih lanjut terkait inisiatif pendidikan ini mungkin akan segera terlihat.
Meski sempat dipenjara dan mendapatkan pembatasan hukum, Zhao kemungkinan besar akan kembali memberi perhatian pada industri kripto yang telah membangun kekayaannya dan membentuk kariernya selama lebih dari satu dekade. Namun, kendala besar tetap ada: sesuai perjanjian penyelesaian pidana, ia wajib mundur sebagai CEO bursa dan dilarang terlibat langsung dalam operasional harian perusahaan.
Penyelesaian tersebut juga mewajibkan bursa menerima dua pengawas independen yang ditunjuk pemerintah AS untuk memastikan kepatuhan regulasi serta mencegah pelanggaran di masa depan.
Walau tampak membatasi, kenyataannya lebih kompleks. Bursa sudah tidak lagi beroperasi di Amerika Serikat dan kini fokus pada pasar Asia dan luar negeri. Meskipun Zhao mundur dari posisi CEO, ia tetap menjadi pemegang saham terbesar perusahaan, sehingga secara teori masih bisa memengaruhi keputusan strategis dan arah jangka panjang perusahaan.
Juru bicara bursa mengonfirmasi pembebasan Zhao dan menyatakan, “Kami senang Zhao Changpeng dapat berkumpul kembali dengan keluarganya. Meski ia tidak lagi bertanggung jawab atas manajemen dan operasional, kami menantikan rencana beliau selanjutnya. Platform ini terus tumbuh di bawah kepemimpinan saat ini dan melayani lebih dari 229 juta pengguna di seluruh dunia.”
Pada usia 47 tahun, Zhao berada di puncak masa produktifnya. Banyak eksekutif justru menempati posisi CEO pada usia ini atau lebih tua, membuka peluang berpengaruh selama beberapa dekade ke depan. Berbekal kekayaan besar, keahlian industri, dukungan keluarga, dan ambisi filantropi, Zhao sangat berpotensi menentukan babak berikutnya. Pengaruhnya di sektor kripto dan ekosistem bisnis global diperkirakan kian terlihat dalam beberapa tahun mendatang melalui inisiatif baru dan langkah strategis.
Zhao Changpeng dipenjara karena beroperasi tanpa izin, memfasilitasi pencucian uang, dan melanggar undang-undang sekuritas. Ia menghadapi sejumlah tuduhan terkait ketidakpatuhan terhadap regulasi keuangan.
Belum ada kepastian apakah CZ akan kembali memimpin Binance. Ia membantah dilarang secara permanen mengoperasikan bursa kripto, namun belum menjelaskan apakah akan kembali sebagai CEO.
Kasus CZ memperkuat pengawasan regulasi dan mempercepat peralihan menuju “desentralisasi CZ.” Hal ini mendorong kepatuhan yang lebih tinggi, meningkatkan kepercayaan institusi, dan menopang pertumbuhan berkelanjutan di pasar kripto global.
Zhao Changpeng menjalani hukuman empat bulan di SeaTac Federal Detention Center di Amerika Serikat, sesuai dengan putusan pengadilan.
CZ tetap memiliki prospek yang kuat di industri kripto setelah dibebaskan. Keahlian dan pengaruhnya membuatnya tetap aktif di berbagai proyek blockchain. Pasar menyambut kembalinya dengan optimisme, mengakui dampak jangka panjangnya pada ekosistem kripto.
Kasus ini mengungkap kelemahan mendasar dalam sistem kepatuhan dan menunjukkan bahwa, bahkan di bawah pengawasan hukum, bursa masih memproses dana ilegal. Hal ini mendorong tuntutan regulasi yang lebih ketat, transparansi lebih tinggi, dan akuntabilitas pribadi yang lebih besar bagi eksekutif, sehingga mengubah pandangan terhadap efektivitas pengawasan di sektor ini.











