
Curve Finance merupakan bursa terdesentralisasi (DEX) di jaringan Ethereum, yang secara khusus dirancang untuk perdagangan stablecoin. Artikel ini membahas aspek utama Curve Finance, cara kerjanya, serta pengaruhnya terhadap ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Curve Finance adalah DEX yang mengkhususkan diri pada perdagangan stablecoin di jaringan Ethereum. Berbeda dengan bursa tradisional, Curve menggunakan model automated market maker (AMM) untuk pencocokan likuiditas, bukan order book. Didirikan oleh Michael Egorov, Curve Finance telah menjadi DEX utama untuk stablecoin di ekosistem Ethereum.
Platform ini dikenal dengan antarmuka yang mudah digunakan, di mana pengguna hanya perlu dompet Ethereum untuk mengaksesnya. Curve menawarkan biaya transaksi yang rendah dan proses pertukaran stablecoin yang efisien.
Curve Finance beroperasi sebagai protokol yang sepenuhnya terdesentralisasi dan permissionless, dikelola oleh Curve decentralized autonomous organization (DAO). Platform ini memanfaatkan smart contract untuk memfasilitasi pertukaran token dan bergantung pada likuiditas yang disediakan komunitas.
Fitur utama Curve Finance meliputi:
Penyedia likuiditas dapat memperoleh pendapatan dari berbagai sumber, termasuk biaya transaksi, Annual Percentage Yields (APY) tinggi, yield farming, serta boosted pool.
Token Curve DAO (CRV) berperan penting dalam ekosistem Curve Finance. CRV berfungsi sebagai token governance dan menawarkan manfaat tambahan bagi para pemegangnya. Total pasokan sebesar 3,303 miliar token didistribusikan kepada penyedia likuiditas komunitas, pemegang saham, dan karyawan.
Penggunaan token CRV meliputi:
Per November 2025, jumlah token CRV yang beredar terus bertambah dan telah mewakili bagian signifikan dari total pasokan maksimum.
Walaupun Curve Finance sudah melalui berbagai audit, tetap penting untuk memperhatikan risiko berikut:
Curve Finance telah menjadi pilar utama ekosistem DeFi di Ethereum, khususnya dalam perdagangan stablecoin. Inovasi dalam penyediaan likuiditas, biaya rendah, serta integrasi dengan berbagai protokol DeFi turut mendorong keberhasilannya. Risiko tetap ada sebagaimana proyek kripto lainnya, namun posisi pasar yang kuat dan pengembangan berkelanjutan menandakan prospek masa depan yang positif bagi Curve Finance. Seiring perkembangan DeFi, Curve Finance diproyeksikan tetap menjadi pemain utama dalam pertukaran stablecoin yang efisien dan menawarkan peluang menarik bagi penyedia likuiditas.
Curve Finance adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan protokol automated market maker (AMM) yang dioptimalkan untuk perdagangan stablecoin. Platform ini menawarkan slippage rendah, biaya transaksi minim, serta yield tinggi bagi penyedia likuiditas di ekosistem DeFi.
Curve Finance mendukung berbagai stablecoin dan wrapped token, seperti USDC, USDT, DAI, wBTC, ETH, dan banyak lagi. Platform ini berfokus pada perdagangan stablecoin dan aset serupa secara efisien.
Ya, Curve dianggap sebagai kripto yang unggul. Curve merupakan protokol DeFi terdepan dengan rekam jejak yang solid, fitur inovatif, dan tingkat adopsi yang terus berkembang di sektor keuangan terdesentralisasi.











