

APR (Annual Percentage Rate) dan APY (Annual Percentage Yield) merupakan dua indikator fundamental yang digunakan dalam keuangan pribadi maupun produk investasi, khususnya di sektor kripto dan keuangan berbasis blockchain. Kedua istilah ini terdengar serupa, namun memiliki konsep yang sangat berbeda dan dapat memengaruhi hasil finansial Anda secara signifikan.
APR adalah indikator yang lebih sederhana. APR menunjukkan tingkat bunga yang diperoleh pemberi pinjaman atas dana yang dipinjamkan—atau yang dibayarkan peminjam untuk menggunakan dana tersebut—dalam satu tahun. APR dihitung sebagai persentase tetap dari nilai pokok tanpa memperhitungkan efek penggabungan bunga. Contohnya, jika Anda menyimpan Rp10.000 ke akun tabungan kripto dengan APR 20%, Anda akan menerima Rp2.000 sebagai bunga setelah satu tahun, sehingga total saldo menjadi Rp12.000. Setelah dua tahun, saldo Anda menjadi Rp14.000, dan setelah tiga tahun, Anda akan memiliki Rp16.000. Metode perhitungan linier ini membuat APR mudah dipahami dan dibandingkan.
APY (Annual Percentage Yield), berbeda dengan APR, adalah indikator yang lebih kompleks karena memasukkan efek bunga berbunga. APY tidak hanya didasarkan pada nilai pokok, melainkan mencerminkan hasil riil yang Anda terima ketika bunga dikapitalisasi secara berkala—baik secara triwulanan, bulanan, mingguan, atau harian.
Untuk memahami APY secara menyeluruh, Anda perlu memahami konsep bunga berbunga. Bunga berbunga berarti Anda memperoleh bunga atas bunga yang telah Anda dapatkan sebelumnya—dengan kata lain, bunga menghasilkan bunga. Perbedaan kecil ini memberikan dampak besar pada hasil investasi Anda dalam jangka waktu panjang.
Misalkan Anda menyimpan Rp10.000 dengan APR 20% dan bunga dikapitalisasi bulanan. Anda tidak langsung mendapatkan Rp2.000 penuh di akhir tahun, melainkan menerima bunga setiap bulan. Bunga bulanan tersebut ditambahkan ke saldo pokok, sehingga bulan berikutnya Anda memperoleh bunga dari pokok awal plus bunga yang sudah didapat. Pada akhir tahun pertama, saldo Anda menjadi Rp12.194—Rp194 lebih banyak daripada hasil perhitungan APR biasa.
Frekuensi penggabungan bunga sangat memengaruhi hasil akhir Anda. Jika APR 20% dikapitalisasi harian, Anda akan menerima Rp12.213 di akhir tahun. Selisih Rp19 ini memang kecil di tahun pertama, namun keunggulan bunga berbunga akan semakin terasa dalam jangka panjang. Setelah tiga tahun dengan penggabungan harian, saldo Anda mencapai Rp19.309—lebih tinggi Rp3.309 dibandingkan perhitungan APR tanpa penggabungan bunga.
Semakin sering bunga dikapitalisasi, semakin besar keuntungan Anda. Penggabungan bunga harian menghasilkan bunga lebih besar daripada bulanan, dan bulanan lebih besar dibanding triwulanan. Untuk mengukur perbedaan ini dan mengetahui hasil tahunan riil ketika bunga berbunga diterapkan, lembaga keuangan menggunakan APY. APR 20% dengan penggabungan bulanan menghasilkan APY sekitar 21,94%, sedangkan penggabungan harian menghasilkan sekitar 22,13% APY. Persentase APY ini menunjukkan hasil tahunan aktual setelah memperhitungkan efek bunga berbunga.
Saat menilai produk keuangan, pastikan Anda membandingkan tingkat bunga dengan parameter yang sama. Karena ada produk yang menggunakan APR dan ada yang menggunakan APY, membandingkan secara langsung dapat menimbulkan kesimpulan yang keliru. Produk dengan APR lebih rendah namun penggabungan bunga harian bisa saja memberikan hasil lebih besar daripada produk dengan APY lebih tinggi yang penggabungan bunganya bulanan.
Untuk mendapatkan perbandingan yang akurat, konversikan semua tingkat bunga ke metrik yang sama menggunakan alat konversi daring jika Anda mengetahui frekuensi penggabungan bunga. Jika membandingkan dua produk dengan APY, pastikan frekuensi penggabungan bunga keduanya sama; jika berbeda, produk dengan penggabungan bunga lebih sering biasanya memberikan hasil lebih tinggi.
Dalam industri keuangan berbasis kripto dan blockchain, prinsip ini sangat penting. Saat mengevaluasi akun tabungan kripto, staking reward, atau produk aset digital lain yang mengiklankan APY dan APR, pastikan Anda membandingkan metrik dan frekuensi penggabungan bunga yang setara. Selain itu, cermati juga arti APR dalam konteks produk kripto tertentu. Beberapa produk kripto menampilkan APR sebagai reward dalam bentuk kripto, bukan hasil dalam mata uang fiat. Karena harga aset kripto sangat fluktuatif, nilai fiat investasi Anda bisa berubah tanpa mengikuti hasil APR. Oleh sebab itu, selalu teliti syarat dan ketentuan produk serta lakukan riset mandiri agar memahami risiko investasi dan arti APR untuk investasi Anda secara menyeluruh.
APR dan APY memiliki peran berbeda dalam perhitungan keuangan dan perbandingan investasi. APR adalah indikator sederhana dan tetap yang menunjukkan tingkat bunga tahunan tanpa efek penggabungan bunga, sedangkan APY adalah indikator komprehensif yang memasukkan bunga berbunga dan memberikan gambaran hasil tahunan riil Anda. Karena bunga berbunga menghasilkan pertumbuhan eksponensial, terutama dalam periode panjang, APY selalu lebih tinggi daripada APR jika bunga dikapitalisasi lebih dari satu kali setahun. Saat menilai produk keuangan atau peluang investasi, pastikan Anda mengetahui metrik yang digunakan dan konversikan ke parameter yang sama sebelum melakukan perbandingan. Langkah ini akan membantu Anda mengambil keputusan yang tepat serta memaksimalkan hasil finansial.
APR (Annual Percentage Rate) adalah tingkat hasil tahunan yang Anda dapatkan dari memegang aset kripto. Anda memperoleh bunga atas koin yang disimpan melalui staking, lending, atau protokol yield farming.
APR (Annual Percentage Rate) adalah tingkat hasil tahunan yang dapat Anda peroleh dengan memegang atau staking aset kripto. Nilai APR dihitung sebagai persentase tahunan dan membantu investor membandingkan potensi hasil dari berbagai produk kripto.
APR merupakan singkatan dari Annual Percentage Rate, yaitu tingkat hasil tahunan yang Anda peroleh dari staking, lending, atau protokol DeFi lainnya atas aset kripto Anda. Nilainya dinyatakan dalam persentase tahunan.
APR adalah singkatan dari Annual Percentage Rate dan menggambarkan tingkat hasil atau bunga tahunan atas aset kripto. Dalam trading, APR digunakan untuk menunjukkan hasil tahunan dari staking, lending, atau yield farming.











