
Satoshi Nakamoto, sosok anonim pencipta Bitcoin, diyakini memiliki lebih dari 1 juta BTC—setara dengan lebih dari USD 100 miliar menurut valuasi pasar historis. Hal ini menimbulkan pertanyaan menarik: apa yang akan terjadi jika Satoshi Nakamoto memutuskan menjual seluruh Bitcoin miliknya?
Meski skenario ini sangat spekulatif, menelaah potensi dampaknya memberikan wawasan penting tentang struktur dan kerentanan pasar cryptocurrency.
Pelepasan Bitcoin dalam jumlah masif akan memicu gelombang panic selling yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar cryptocurrency global. Harga Bitcoin bisa anjlok drastis dalam hitungan jam, bahkan menit, saat pasar berusaha menyerap lonjakan suplai yang luar biasa besar. Nilai pasar bernilai miliaran dolar bisa lenyap seketika, bursa akan kewalahan oleh lonjakan volume, dan pengguna akan berebut keluar dari posisi mereka. Pasar cryptocurrency bisa memasuki "crypto winter" baru—masa penurunan nilai dan kepercayaan investor yang lebih parah dari krisis sebelumnya.
Di luar dampak harga secara langsung, tindakan ini akan menghantam inti nilai fundamental Bitcoin. Bitcoin bukan sekadar mata uang digital; bagi banyak pendukung dan investor, ia merepresentasikan kepercayaan pada sistem keuangan terdesentralisasi—di mana perantara keuangan, bank, dan kendali pemerintah dihilangkan. Jika pendirinya sendiri memperlihatkan hilangnya keyakinan dengan melikuidasi seluruh kepemilikan, komunitas akan merasakan pengkhianatan yang mendalam. Hilangnya kepercayaan ini bisa berakibat fatal, sebab ekosistem bergantung pada keyakinan kolektif atas nilai jangka panjang dan tujuan Bitcoin. Satu transaksi saja dari wallet Satoshi bisa mengguncang ekosistem lewat hilangnya kepercayaan secara luas.
Peristiwa pasar ekstrem seperti ini pasti akan memancing pengawasan ketat dari regulator keuangan dan otoritas pemerintah global. Lembaga regulasi dapat menafsirkan aksi jual masif ini sebagai bukti nyata risiko dan instabilitas yang melekat di pasar cryptocurrency, dan menjadikannya dasar penerapan aturan lebih ketat. Otoritas utama seperti Federal Reserve AS, Securities and Exchange Commission (SEC), serta regulator Eropa kemungkinan akan merespons dengan langkah regulasi terkoordinasi. Dampaknya bisa berupa peningkatan persyaratan kepatuhan, pembatasan perdagangan, dan pengawasan yang lebih agresif atas aktivitas cryptocurrency secara global.
Bitcoin berperan sebagai pemimpin dan penggerak utama seluruh pasar cryptocurrency. Saat Bitcoin jatuh signifikan, hampir semua cryptocurrency dan token alternatif cenderung ambruk lebih dalam. Proyek-proyek baru dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbatas bisa hilang total hanya dalam beberapa hari akibat kepanikan investor yang menarik modal mereka. Investor ritel, yang kerap menanamkan dana di proyek-proyek kecil demi imbal hasil tinggi, akan menanggung kerugian terbesar. Keterkaitan ekosistem cryptocurrency membuat kehancuran Bitcoin menimbulkan efek berantai ke seluruh pasar.
Jika peristiwa luar biasa ini terjadi, dunia akan menyaksikan investigasi global dengan skala tak tertandingi. Seluruh perhatian akan tertuju pada pengungkapan identitas asli Satoshi Nakamoto—pertanyaan siapa pencipta Bitcoin, alasan penjualan, serta motif akhirnya akan mendominasi diskusi. Penyelidikan ini akan menyerupai operasi detektif internasional besar, melibatkan jurnalis, pakar keamanan, dan penyelidik yang menelusuri petunjuk tentang identitas dan motivasi Satoshi. Peristiwa ini akan menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah teknologi dan keuangan.
Meskipun skenario di atas sepenuhnya hipotetis, ini menyoroti betapa besar pengaruh dan kendali yang dimiliki pencipta asli Bitcoin atas ekosistem cryptocurrency secara keseluruhan. Konsentrasi kepemilikan ini merupakan risiko utama yang harus dihadapi pasar. Namun, banyak anggota komunitas cryptocurrency percaya Satoshi Nakamoto tidak akan pernah menjual Bitcoin miliknya—karena kepercayaan, reputasi, dan pengaruh jangka panjang yang melekat pada Bitcoin jauh lebih berharga daripada keuntungan instan dari likuidasi besar-besaran. Keyakinan ini tetap menjadi dasar kepercayaan akan masa depan Bitcoin.
Satoshi Nakamoto diperkirakan memiliki 750.000 hingga 1,1 juta bitcoin, dengan nilai sekitar USD 107,8 miliar pada 2026. Bitcoin-bitcoin ini tidak pernah dipindahkan sejak penambangan pada 2009-2010.
Penjualan sekitar 1 juta Bitcoin oleh Satoshi akan menyebabkan kejatuhan harga sangat tajam akibat suplai besar yang melampaui permintaan pasar. Likuidasi mendadak ini akan memicu panic selling dan berpotensi menjatuhkan pasar secara drastis.
Kepemilikan Satoshi yang tak pernah dipindahkan menunjukkan komitmen pada prinsip desentralisasi Bitcoin dan mencegah satu entitas mengendalikan suplai besar. 1,1 juta BTC yang tidak aktif memperkuat narasi kelangkaan dan kepercayaan pada keamanan jaringan.
Ada. Pada Oktober 2025, aksi jual besar-besaran oleh pemegang utama memicu crash pasar dengan kerugian sekitar USD 300-400 miliar. Peristiwa yang dipicu pengumuman tarif ini menyebabkan likuidasi USD 191-195 miliar dalam 40 menit, Bitcoin turun 12-15% dan Ethereum anjlok 17-18%, sebelum pulih secara signifikan dalam 48-72 jam.
Tidak. Desentralisasi Bitcoin didasarkan pada protokolnya, bukan pada pemegang individu. Bahkan jika 1,1 juta BTC milik Satoshi berpindah, mekanisme konsensus dan arsitektur terdistribusi jaringan tetap aman dan utuh. Desentralisasi bersifat struktural, tidak bergantung pada satu entitas.
Satoshi menghancurkan private key-nya demi menjaga prinsip desentralisasi Bitcoin. Koin-koin tersebut tetap terkunci selamanya, memastikan tak ada satu entitas pun yang dapat memengaruhi jaringan lewat kepemilikan besar.
Tidak. Penjualan besar-besaran oleh Satoshi tidak akan memengaruhi keamanan teknis Bitcoin. Mekanisme konsensus jaringan tetap tidak terpengaruh oleh aktivitas wallet individu. Harga bisa turun akibat suplai melonjak, tetapi integritas jaringan dan validasi transaksi tetap terjaga.
Satoshi memegang sekitar 1 juta BTC, tetapi pengaruhnya terbatas. Pemegang institusi seperti MicroStrategy (214.400 BTC) dan CEX besar mengontrol jumlah sebanding atau bahkan lebih besar. Nilai simbolis Satoshi jauh melampaui dampaknya di pasar saat ini.











