
Pola grafik pennant merupakan formasi konsolidasi yang dikategorikan sebagai pola kelanjutan tren. Pola ini berkembang dalam periode yang lebih singkat dibandingkan pola grafik lainnya dan sering ditemukan di lingkungan perdagangan yang agresif. Umumnya terbentuk di sekitar titik tengah suatu tren yang sedang berjalan, penembusan pennant memberikan sinyal masuk yang searah dengan tren utama.
Pola pennant berfungsi sebagai sinyal kelanjutan tren pada pasar bullish maupun bearish. Pola ini muncul setelah terjadi pergerakan harga yang tajam—baik naik maupun turun—ketika harga mulai berkonsolidasi di dalam rentang yang semakin menyempit yang menyerupai segitiga simetris kecil.
Pola ini kerap dijumpai pada berbagai kerangka waktu, terutama pada interval jangka pendek. Pennant memiliki kemiripan dengan pola flag: keduanya diawali oleh lonjakan harga yang signifikan membentuk flagpole sebelum masuk ke fase konsolidasi. Dua garis tren membatasi area pennant—garis atas condong ke bawah dan garis bawah condong ke atas.
Flagpole terbentuk melalui reli kuat (bullish) atau penurunan tajam (bearish). Trader perlu memperhatikan tanda-tanda aksi beli agresif dan volume tinggi sebelum pennant terbentuk. Umumnya, penembusan ke arah tren terjadi sebelum pennant terbentuk, dan kekuatan pergerakan sebelumnya menjadi indikator utama untuk mengantisipasi pergerakan harga setelah keluar dari pola.
Pennant ideal berkonsolidasi selama beberapa minggu, dengan maksimal tiga minggu. Jika konsolidasi berlangsung lebih lama, hal tersebut bisa menandakan pergeseran ke pola yang lebih besar atau potensi kegagalan. Selama proses pembentukan, volume perdagangan cenderung menurun; setelah terjadi penembusan, volume seharusnya meningkat, menandakan kemungkinan pergerakan yang berkelanjutan ke salah satu arah.
Membedakan pennant dari pola serupa sangat penting. Pennant adalah pola kelanjutan tren, sedangkan wedge bisa menandakan kelanjutan maupun pembalikan. Baik pennant maupun segitiga simetris adalah pola kelanjutan berbentuk segitiga, namun pennant berukuran lebih kecil. Flag dan pennant sama-sama pola kelanjutan, tetapi perbedaannya terletak pada bentuk konsolidasi setelah flagpole.
Trader akan bertindak saat harga menembus pennant ke arah tren yang sedang berlangsung. Terdapat beberapa strategi masuk. Salah satu metode adalah masuk pada penembusan awal ketika garis tren batas dilewati, baik pennant bullish maupun bearish.
Strategi lain adalah masuk saat harga menembus titik tertinggi atau terendah dari pola, untuk menangkap pergerakan awal. Pendekatan ketiga ialah masuk pada pullback pertama dan kelanjutan setelah penembusan, sehingga memberikan konfirmasi tambahan sebelum mengambil posisi.
Target pengukuran dihitung dari awal flagpole sampai puncaknya (untuk tren bullish) atau dasarnya (untuk tren bearish) sebelum pennant terbentuk. Penghitungan dimulai saat terjadi pergerakan signifikan yang menembus resistance atau support. Sebagai contoh, pada pennant bearish, jika flagpole bergerak dari breakout di $6,48 ke dasar pennant di $5,68, jaraknya $0,80. Mengurangi $0,80 dari harga pemicu $5,98 menghasilkan target $5,18. Selalu letakkan stop awal tepat di atas garis resistance untuk membatasi kerugian, atau di bawah garis support untuk pennant bullish.
John Murphy, penulis "Technical Analysis of the Financial Markets," menganggap pennant sebagai salah satu pola kelanjutan tren yang paling andal. Namun, riset Thomas N. Bulkowski dalam "Encyclopedia of Chart Patterns" menemukan tingkat keandalannya lebih rendah dibandingkan pola lain.
Bulkowski meneliti lebih dari 1.600 pola pennant yang memenuhi kriteria tertentu untuk konsistensi. Ia menemukan tingkat kegagalan 54% pada penembusan dua arah, dengan rata-rata pergerakan pasca-pemicu sekitar 6,5%. Tingkat keberhasilan tercatat 35% untuk skenario bullish dan 32% untuk bearish.
Hasil yang diperoleh dari pennant tampak moderat, sebagaimana dicatat Bulkowski karena penelitiannya berfokus pada pergerakan harga jangka pendek. Hasil dapat meningkat untuk pergerakan lebih besar. Hal ini menegaskan pentingnya manajemen risiko yang disiplin—karena pola dapat gagal. Trader umumnya mengombinasikan pennant dengan metode analisis teknikal lain guna meningkatkan keputusan dan hasil perdagangan.
Pennant bullish terbentuk dalam tren naik dan diawali oleh reli tajam yang dikenal sebagai flagpole. Setelah itu, terjadi konsolidasi singkat yang membentuk pennant atau segitiga simetris kecil. Formasi ini menandakan jeda sebelum harga kembali bergerak naik.
Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin mengambil peluang pada pergerakan naik yang berkelanjutan. Untuk memvalidasi pennant bullish, perhatikan volume perdagangan tinggi saat fase flagpole, menandakan pembelian agresif. Setelah konsolidasi dimulai, volume biasanya menurun, menandakan jeda sementara sebelum pergerakan bullish berikutnya.
Pennant bearish terbentuk dalam tren turun dan diawali oleh penurunan tajam yang membentuk flagpole. Setelahnya terjadi konsolidasi singkat yang membentuk pennant. Pola ini menandakan jeda sebelum harga melanjutkan penurunan. Breakdown di bawah batas bawah memberi sinyal jual (short selling) bearish.
Pennant bearish adalah kebalikan dari pola bullish, diterapkan pada pasar yang menurun. Trader yang mencari peluang bearish harus memerhatikan volume jual tinggi saat flagpole terbentuk, lalu volume yang menurun selama konsolidasi. Breakdown bervolume tinggi dari pennant menjadi konfirmasi peluang short yang kuat.
Meskipun berbeda arah dan konteks, trader umumnya menggunakan metode serupa untuk memperdagangkan pennant bullish dan bearish. Untuk setup bullish, posisi long diambil saat breakout; untuk bearish, posisi short diambil saat terjadi breakdown pola.
Analisis kedua pola memerlukan identifikasi flagpole yang jelas, konfirmasi konsolidasi, perhitungan target pengukuran yang tepat, serta penempatan stop-loss yang cermat. Perbedaannya hanya pada arah pergerakan yang diantisipasi dan kecenderungan tradingnya.
Dalam analisis teknikal, pennant merupakan pola kelanjutan tren yang sangat relevan, dengan ekspektasi breakout sejalan tren utama. Pennant termasuk pola berdurasi terpendek, umumnya terselesaikan dalam tiga minggu. Breakout atau kegagalan seharusnya terjadi sebelum akhir minggu ketiga.
Keberhasilan pola pennant bergantung pada kualitas tren sebelumnya. Cari pergerakan harga yang kuat sebelum konsolidasi, sebab aksi perdagangan agresif sebelum pennant sering berlanjut setelah breakout. Meski penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan bervariasi, pennant tetap menjadi alat penting bila dikombinasikan dengan manajemen risiko aktif dan teknik analisis teknikal lain, sehingga membantu trader mengambil keputusan cerdas di pasar kripto.
Pennant adalah pola grafik teknikal yang menandakan konsolidasi harga sebelum pergerakan besar. Didefinisikan oleh dua garis tren yang saling mendekat, pennant mengindikasikan kelanjutan tren utama dan menjadi sinyal penting bagi trader kripto.
Pennant adalah pola grafik teknikal yang merepresentasikan konsolidasi harga. Pola ini terbentuk saat harga bergerak dalam rentang sempit usai pergerakan besar, menandakan kemungkinan kelanjutan tren sebelumnya setelah resistance atau support ditembus.
Pennant merupakan pola konsolidasi yang lebih kecil dan padat dari flag. Flag membentuk formasi persegi panjang yang jelas, sedangkan pennant berbentuk segitiga dengan dua garis tren yang saling mendekat. Keduanya menandakan kelanjutan tren, namun pennant selesai dalam waktu lebih singkat.
Cari konsolidasi segitiga yang kompak di antara dua tren harga yang kuat. Pennant terbentuk ketika harga bergerak dalam rentang ketat setelah pergerakan besar. Identifikasi flagpole (pergerakan vertikal) dan konsolidasi berikutnya. Pastikan tren sebelumnya dan perhatikan penurunan volume selama pembentukan pennant.
Pennant bullish berupa segitiga simetris naik yang menandakan jeda sebelum kelanjutan naik, dengan volatilitas dan volume yang semakin menyempit. Pennant bearish adalah segitiga simetris turun yang menandakan jeda sebelum pergerakan turun, dengan pola penyempitan harga dan volume serupa.
Identifikasi pergerakan harga kuat awal, lalu temukan segitiga konsolidasi (pennant). Masuk posisi saat harga menembus segitiga searah pergerakan sebelumnya. Konfirmasi sinyal dengan volume tinggi dan indikator teknikal tambahan untuk keyakinan ekstra.











