Perdagangan kontrak emas melibatkan derivatif yang mengikuti pergerakan harga emas, memungkinkan trader berspekulasi atau melakukan lindung nilai atas fluktuasi harga emas. Berbeda dengan perdagangan emas spot, kontrak emas menawarkan leverage, memungkinkan posisi long maupun short, serta menyediakan alat manajemen modal yang fleksibel sehingga strategi perdagangan menjadi lebih beragam. Selain itu, kontrak derivatif emas umumnya tidak memiliki tanggal jatuh tempo tetap—seperti pada kontrak perpetual—sehingga trader dapat menyesuaikan posisi secara fleksibel sesuai kondisi pasar.
Di bursa aset digital, produk ini biasanya menggunakan emas tokenisasi (seperti XAUT) sebagai aset dasar, sementara kontrak diselesaikan dalam stablecoin (seperti USDT). Pendekatan ini menggabungkan investasi logam mulia tradisional dengan perdagangan aset berbasis blockchain.

Gambar: https://www.gate.com/futures/USDT/XAUT_USDT
Ambil contoh kontrak perpetual XAUT_USDT di Gate: XAUT adalah Tether Gold, aset emas tokenisasi yang didukung emas fisik. Kontrak perpetual XAUT_USDT memungkinkan pengguna memperdagangkan pergerakan harga XAUT dalam denominasi USDT tanpa perlu penyerahan emas fisik. Fitur utama perdagangan ini meliputi:
Fitur-fitur ini menjadikan perdagangan kontrak sangat menarik bagi investor yang mencari fleksibilitas dan variasi taktis lebih besar di pasar emas.
Pada 2025, harga emas dan perak global melonjak tajam dan mengalami volatilitas ekstrem. Data menunjukkan harga emas naik lebih dari 60% pada tahun itu, mencatat salah satu performa tahunan terkuat sejak 1979. Kenaikan harga perak bahkan lebih tinggi. Emas spot sempat menembus USD 4.500 per troy ounce, sementara perak mencetak rekor tertinggi baru dengan kenaikan tahunan di atas 150%.
Namun, pada akhir 2025 hingga awal 2026, pasar logam mulia mengalami gejolak signifikan:
Memasuki 2026, analis meyakini volatilitas jangka pendek di logam mulia tetap tinggi, namun faktor fundamental seperti ketidakpastian makroekonomi, permintaan aset safe haven, dan pembelian emas serta logam mulia lain oleh bank sentral masih mendukung pasar. Beberapa institusi memproyeksikan tren kenaikan harga emas dapat berlanjut di 2026, meski laju kenaikannya mungkin melambat.
Keunggulan:
Poin penting manajemen risiko:
Untuk memaksimalkan manfaat perdagangan kontrak, trader sebaiknya:
Perdagangan kontrak emas menjadi penghubung penting antara aset digital dan pasar logam mulia tradisional. Dengan produk seperti kontrak perpetual Gate XAUT_USDT, investor dapat berpartisipasi dalam pergerakan harga emas di dalam ekosistem stablecoin, memperluas strategi investasi dan lindung nilai. Melihat lonjakan harga logam mulia pada 2025 dan volatilitas di awal 2026, aktivitas dan volatilitas di pasar kontrak emas semakin meningkat. Bagi trader yang memahami aturan dan andal dalam manajemen risiko, pasar ini menawarkan peluang yang layak diperhitungkan. Jika ketidakpastian makroekonomi global terus berlanjut, emas dan logam mulia lain kemungkinan tetap tinggi atau volatil—menyediakan peluang sekaligus tantangan dalam perdagangan kontrak.





