
Automated Market Maker (AMM) adalah mekanisme perdagangan on-chain yang digunakan dalam decentralized finance (DeFi) untuk menentukan harga token dan memfasilitasi pertukaran berdasarkan aturan matematika yang telah ditetapkan. Likuiditas dan penetapan harga sepenuhnya dikelola oleh smart contract, tanpa keterlibatan market maker manusia.
Tidak seperti sistem order book tradisional, AMM mengandalkan liquidity pool. Liquidity pool merupakan cadangan token bersama yang disediakan oleh pengguna, sehingga trader dapat menukar aset langsung dengan pool, bukan dengan trader lain.
AMM memudahkan perdagangan aset berkapitalisasi kecil dan long-tail dengan menghilangkan kebutuhan menunggu pencocokan order. Dengan likuiditas yang terkumpul, counterparty selalu tersedia, sehingga hambatan untuk melakukan perdagangan menjadi jauh lebih rendah.
AMM tetap menjadi model dominan untuk pertukaran on-chain, khususnya untuk perdagangan stablecoin, aset long-tail, dan ekosistem terdesentralisasi. Dengan menghilangkan ketergantungan pada market maker terpusat, AMM menurunkan hambatan operasional dan memungkinkan akses likuiditas secara terbuka.
AMM menggunakan rumus matematika untuk mengatur harga dan inventaris. Model paling umum adalah aturan “constant product” (ditulis sebagai x × y = k), di mana hasil kali dua cadangan token dalam pool selalu konstan.
| Aktivitas Pool | Cadangan Token A | Cadangan Token B | Mekanisme Penetapan Harga |
|---|---|---|---|
| Saldo Awal | 100 Unit | 100 Unit | Harga 1:1 berdasarkan cadangan yang sama. |
| Pengguna Menukar A ke B | Cadangan Meningkat (+) | Cadangan Menurun (-) | Sistem secara otomatis menaikkan harga relatif B. |
| Transaksi Berikutnya | Saldo A Lebih Tinggi | Saldo B Lebih Rendah | Setiap transaksi berikutnya menghasilkan lebih sedikit B per unit A. |
| Rumus Constant Product: Cadangan A × Cadangan B = Konstan (k) | |||
Trader arbitrase menjaga harga AMM tetap selaras dengan pasar eksternal dengan memanfaatkan perbedaan harga antara pool dan pasar yang lebih luas. Aktivitas arbitrase secara bertahap memperkecil selisih harga, memastikan harga AMM tetap kompetitif.
Harga di AMM ditentukan oleh perubahan rasio aset dalam pool. Transaksi besar akan berdampak lebih signifikan pada rasio tersebut, sehingga harga eksekusi bisa semakin menyimpang dari kuotasi awal.
“Slippage” adalah selisih antara harga yang diharapkan saat order ditempatkan dan harga yang benar-benar dieksekusi. Slippage meningkat ketika likuiditas rendah atau ukuran transaksi besar. AMM yang berfokus pada stablecoin biasanya menggunakan kurva harga yang lebih halus untuk meminimalkan slippage, sehingga lebih ideal untuk aset dengan valuasi mirip.
Strategi umum untuk mengurangi slippage antara lain: memilih pool dengan likuiditas lebih dalam, membagi order besar menjadi order kecil, atau menggunakan AMM “concentrated liquidity” (yang mengalokasikan modal dalam rentang harga tertentu untuk meningkatkan efisiensi perdagangan).
AMM mengenakan biaya perdagangan kepada pengguna dan mendistribusikan biaya tersebut secara proporsional kepada liquidity provider (LP)—yaitu pengguna yang menyetorkan aset ke pool.
Selain biaya perdagangan, beberapa pool menawarkan insentif tambahan seperti hadiah token atau “liquidity mining.” Namun, imbal hasil tidak dijamin; pergerakan harga pasar dapat memengaruhi hasil akhir.
Konsep utama bagi liquidity provider adalah “impermanent loss.” Ini terjadi ketika harga relatif dua aset yang dipool berubah—jika hanya menyimpan aset tersebut menghasilkan nilai lebih tinggi daripada menyediakan likuiditas, maka LP mengalami kerugian. Jika harga kembali atau pendapatan biaya cukup tinggi, kerugian bisa berkurang atau tertutupi.
Risiko utama adalah terkait harga: impermanent loss dan volatilitas tinggi bisa menyebabkan aset LP bernilai lebih rendah dibandingkan hanya menyimpan aset. Ada juga risiko perdagangan: pool dangkal dapat menimbulkan slippage tinggi dan dampak harga signifikan.
Risiko teknis juga ada—smart contract dapat mengandung bug atau dieksploitasi sehingga dana hilang. Risiko operasional termasuk memilih pool yang salah, memberikan izin berlebihan, atau berinteraksi dengan aplikasi palsu.
Utamakan keamanan dana. Sebelum berpartisipasi di AMM, tinjau sumber smart contract, baca pengungkapan risiko, tetapkan batas slippage yang wajar, dan hanya investasikan dana yang Anda siap untuk kehilangan.
Anda dapat berpartisipasi sebagai market maker di Gate dengan terhubung melalui portal Web3 atau wallet ke aplikasi AMM on-chain yang didukung.
Langkah 1: Siapkan wallet dan dana Anda. Buat wallet yang kompatibel dan pastikan Anda memiliki token jaringan untuk biaya gas (seperti token mainnet) serta aset yang ingin Anda sediakan.
Langkah 2: Pilih pool AMM. Prioritaskan pool dengan pasangan aset yang jelas, likuiditas dalam, dan sumber contract yang terpercaya. Tinjau biaya perdagangan sebelumnya dan ukuran pool.
Langkah 3: Tambahkan likuiditas. Ikuti instruksi di layar untuk menyetorkan dua atau lebih aset sesuai proporsi yang dibutuhkan. Perhatikan pengaturan “concentrated liquidity” jika memilih rentang harga tertentu.
Langkah 4: Pantau dan klaim biaya. Secara rutin cek pendapatan biaya dan harga aset Anda. Sesuaikan rentang atau keluar dari pool sesuai kebutuhan untuk menarik kembali biaya dan pokok ke wallet Anda.
Saat berinteraksi dengan aplikasi on-chain melalui Gate, selalu pastikan Anda menggunakan antarmuka resmi, verifikasi alamat contract dan izin, serta terapkan kontrol risiko yang masuk akal seperti batas slippage dan pembagian order.
AMM menggunakan liquidity pool sebagai inti—trader menukar token langsung dengan pool. Perdagangan order book bergantung pada penempatan order dan mesin pencocokan untuk menghubungkan counterparty.
AMM sangat ideal untuk aset long-tail dan pasangan stablecoin karena hambatan masuk yang rendah dan penetapan harga otomatis. Perdagangan order book menawarkan fleksibilitas lebih besar dalam penemuan harga dan pengelolaan kedalaman pasar, sehingga lebih cocok untuk transaksi besar dan strategi tingkat lanjut. Kedua model sering berjalan berdampingan, memungkinkan pengguna memilih sesuai kebutuhan.
Automated Market Maker menggunakan rumus matematika untuk penetapan harga, mengandalkan liquidity pool sebagai counterparty, mendistribusikan biaya kepada liquidity provider, dan memanfaatkan aktivitas arbitrase untuk menjaga harga tetap selaras dengan pasar yang lebih luas. Peserta harus memahami slippage dan impermanent loss, serta risiko contract dan operasional.
Untuk pembelajaran: mulai dengan memahami peran yang terlibat dan cara kerja liquidity pool; kemudian pelajari mekanisme penetapan harga dan variasi kurva; selanjutnya praktikkan menambah likuiditas dan memantau pendapatan biaya. Setelah itu, jelajahi topik lanjutan seperti “concentrated liquidity” dan penggunaan lintas chain—tetap terinformasi tentang tren on-chain dan praktik manajemen risiko hingga tahun 2025.
Jika Anda baru, mulailah di bagian liquidity mining Gate dengan pasangan berisiko rendah seperti stablecoin dan mulai dengan nominal kecil. Pelajari konsep inti seperti slippage dan impermanent loss sebelum mengalokasikan dana lebih besar. Gate menyediakan tutorial komprehensif dan kalkulator imbal hasil agar Anda dapat memulai dengan cepat.
Perbedaan tersebut terutama terjadi akibat slippage—semakin besar ukuran transaksi, semakin tinggi slippage. Kedalaman likuiditas berbeda di tiap AMM; pool yang lebih dalam memiliki deviasi harga lebih kecil. Di platform besar seperti Gate, pasangan populer biasanya mengalami slippage rendah, sedangkan token yang tidak likuid cenderung lebih volatil.
Ya, berpartisipasi di AMM umumnya memerlukan penyetoran kedua token dalam satu pasangan dengan nilai yang proporsional (misal, jumlah ETH dan USDT yang sama untuk pool ETH/USDT). Platform seperti Gate menawarkan fitur penambahan likuiditas satu klik yang otomatis mengalokasikan aset sesuai rasio yang diperlukan.
Impermanent loss terjadi saat ada perbedaan harga signifikan antara dua token yang Anda sediakan—semakin besar perbedaan, semakin besar kerugian. Kerugian paling berat terjadi saat fluktuasi harga besar; misalnya, menyediakan likuiditas untuk pasangan ETH/USDT ketika harga ETH naik dua kali lipat dapat membuat nilai total Anda lebih rendah dibandingkan hanya menyimpan ETH—meskipun sudah mendapat biaya. Memilih pasangan aset dengan korelasi harga kuat (seperti stablecoin) dapat sangat mengurangi impermanent loss.
Likuiditas AMM di tiap platform umumnya independen—pool beroperasi secara terpisah di berbagai platform. Namun, teknologi bridging lintas chain memungkinkan beberapa token berpindah antar platform. Platform besar seperti Gate biasanya menawarkan likuiditas dalam; pemula disarankan menggunakan venue yang sudah mapan untuk pengalaman perdagangan dan keamanan yang lebih baik.


