Departemen Keuangan AS mengonfirmasi bahwa mereka tidak memiliki kekuasaan hukum untuk menyelamatkan Bitcoin atau memaksa bank membeli crypto.
Pemerintah AS hanya dapat menyimpan Bitcoin yang disita dan tidak dapat menginvestasikan dana wajib pajak dalam aset digital.
Pembuat kebijakan mempertanyakan hubungan World Liberty Financial sementara Departemen Keuangan menyebutkan batasan pengawasan atas piagam bank.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, memberitahu legislator bahwa legislasi federal melarang penyelamatan Bitcoin. Ia membahas masalah ini dalam sidang Komite Layanan Keuangan DPR minggu ini.
🚨 PEMBARUAN: Menteri Keuangan Bessent mengatakan Departemen Keuangan AS tidak memiliki otoritas untuk menggunakan dana wajib pajak guna menyelamatkan Bitcoin. pic.twitter.com/N0SL023isg
— Cointelegraph (@Cointelegraph) 4 Februari 2026
Pertukaran ini terjadi saat pasar crypto sedang mengalami tekanan jual yang baru. Legislator mempertanyakan kemampuan pemerintah untuk campur tangan saat harga turun tajam. Namun, pejabat Departemen Keuangan menegaskan batasan hukum yang jelas.
Bessent menjelaskan bahwa baik Departemen Keuangan maupun Dewan Pengawasan Stabilitas Keuangan tidak dapat mendukung Bitcoin. Ia juga menegaskan bahwa dana wajib pajak tidak dapat digunakan untuk pembelian crypto. Oleh karena itu, pemerintah tidak dapat memperlakukan Bitcoin seperti penyelamatan era krisis sebelumnya. Klarifikasi ini mengurangi ekspektasi intervensi pasar federal. Ini juga memperkuat batasan kebijakan aset digital.
Sementara itu, tekanan pasar terus berlanjut di seluruh sektor crypto. Bitcoin turun hampir 8% dalam dua puluh empat jam. Aksi ini mendorong harga ke level terendah sejak awal November 2024. Masalah makroekonomi memberi tekanan pada aset berisiko. Akibatnya, kehati-hatian investor meningkat selama sesi tersebut.
Pembuat kebijakan juga mempertanyakan apakah Departemen Keuangan dapat mempengaruhi bank selama volatilitas crypto. Mereka mengangkat skenario terkait aturan cadangan dan dukungan tidak langsung. Namun, hukum yang ada mencegah Departemen Keuangan mengarahkan bank untuk membeli cryptocurrency. Pejabat menegaskan bahwa dana bank swasta tidak sama dengan uang publik. Oleh karena itu, Departemen Keuangan tidak memiliki otoritas atas keputusan tersebut.
Sidang ini juga membahas penggunaan dana wajib pajak. Pejabat Departemen Keuangan mengonfirmasi bahwa dana publik tidak dapat masuk ke pasar crypto. Pemerintah hanya dapat menyimpan aset digital melalui penyitaan hukum. Aturan ini memisahkan aset yang disita dari pengeluaran anggaran. Akibatnya, Departemen Keuangan tidak dapat mengalokasikan pajak ke Bitcoin. Pada bulan Desember, legislator mengusulkan safe harbor untuk pembayaran stablecoin di bawah dua ratus dolar guna mengurangi beban pajak.
Bessent juga merinci skala kepemilikan Bitcoin yang disita. Otoritas menyimpan sekitar lima ratus juta dolar dalam bentuk Bitcoin. Seiring waktu, nilai aset tersebut meningkat menjadi lebih dari lima belas miliar dolar. Pemerintah terus memperlakukan kepemilikan ini sebagai properti federal. Namun, pejabat menegaskan bahwa penyimpanan tidak menandakan kebijakan investasi.
Pembuat kebijakan kemudian beralih perhatian ke World Liberty Financial. Mereka mengangkat kekhawatiran tentang konflik kepentingan dan pengaruh asing. Beberapa anggota mendesak Departemen Keuangan untuk menunda pengawasan terhadap piagam bank yang terkait dengan usaha tersebut. Mereka menyebutkan keterbatasan pengungkapan investor dan masalah kontrol token. Laporan tentang penurunan tajam harga token juga muncul.
Kekhawatiran tambahan berfokus pada risiko keamanan nasional. Pembuat kebijakan mempertanyakan kemungkinan partisipasi yang terkait dengan luar negeri. Mereka meminta Departemen Keuangan meningkatkan pengawasan dan transparansi. Namun, Departemen Keuangan menolak campur tangan dalam masalah perizinan. Pejabat mencatat independensi Kantor Pengawas Mata Uang (OCC). Awal tahun lalu, bank-bank AS meminta OCC menunda persetujuan trust crypto sampai rencana bisnis lengkap dibagikan kepada publik.
Pejabat Departemen Keuangan menegaskan bahwa mereka tidak dapat mengarahkan persetujuan piagam. Badan tersebut juga tidak dapat menunda aplikasi berdasarkan kewenangannya. Posisi ini menegaskan pemisahan regulasi dalam sistem federal. Seiring meningkatnya fokus politik terhadap crypto, batasan pengawasan tetap jelas. Sidang ini menyoroti batasan tersebut selama tekanan pasar yang berlangsung.
Artikel Terkait
Fold Posts mengalami kerugian bersih sebesar $69,6 juta untuk tahun 2025, Kartu Hadiah Bitcoin Baru Mendorong Strategi Pertumbuhan
Kemarin Bitcoin spot ETF mengalami net outflow sebesar $163.6 juta, mengakhiri periode inflow bersih selama 7 hari berturut-turut
Fed Mempertahankan Suku Bunga Tetap, Bitcoin Menghadapi Tekanan Berkelanjutan Ditengah Sikap 'Lebih Tinggi Lebih Lama'