Pembuat Undang-Undang AS Selidiki Perusahaan Kripto Terkait Trump, World Liberty Financial, terkait Kekhawatiran Investasi Asing yang Terkait Entitas UAE.
Demokrat DPR AS telah membuka penyelidikan resmi terhadap World Liberty Financial, sebuah usaha kripto yang terkait dengan Donald Trump. Menurut The Wall Street Journal, penyelidikan ini fokus pada investasi sebesar $500 juta yang dilaporkan. Pembuat undang-undang menyebutkan kekhawatiran tentang pengaruh asing dan potensi konflik kepentingan. Penyidikan dimulai pada awal Februari 2026.
Perwakilan Ro Khanna, seorang Demokrat senior DPR, memulai penyelidikan ini minggu ini. Dia adalah anggota utama Komite Selektif DPR tentang kompetisi China. Pada hari Rabu, Khanna menulis surat resmi kepada salah satu pendiri WLFI, Zach Witkoff. Surat tersebut meminta dokumen rinci dan catatan internal.
_Baca Terkait: _****Berita Kripto: Trump Tepis Pengetahuan tentang Investasi $500M di Abu Dhabi dalam World Liberty Financial | Berita Bitcoin Langsung
Penyelidikan ini berfokus pada dugaan investasi yang terkait dengan keluarga kerajaan UAE. Laporan mengaitkan pendanaan tersebut dengan Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan. Dia adalah penasihat keamanan nasional UAE dan investor utama. Pembuat undang-undang sedang meninjau ukuran, waktu, dan struktur kesepakatan tersebut.
Menurut laporan, sebuah perusahaan yang terkait dengan UAE membeli saham sebesar 49% di WLFI. Transaksi tersebut dikatakan telah diselesaikan pada 16 Januari 2025. Tanggal tersebut empat hari sebelum pelantikan Donald Trump. Penyidik sedang meninjau apakah waktu tersebut menimbulkan kekhawatiran konstitusional.
Salah satu fokusnya adalah Klausul Emolumen Asing dari Konstitusi AS. Pembuat undang-undang ingin mengetahui apakah investasi tersebut menghasilkan manfaat yang tidak semestinya. Mereka juga menilai apakah hubungan keluarga Trump mempengaruhi regulasi. Penyelidikan ini bertujuan untuk menentukan apakah perlindungan tertentu telah dilanggar.
Isu keamanan nasional juga menjadi inti dari penyelidikan ini. Pembuat undang-undang mempertanyakan apakah keputusan kebijakan AS mengikuti investasi tersebut. Selain itu, laporan menyebutkan persetujuan ekspor chip AI canggih ke UAE. Persetujuan ini dikatakan diberikan segera setelah kesepakatan tersebut.
Penyelidikan ini juga memeriksa potensi keberpihakan regulasi. Pembuat undang-undang meninjau hubungan dengan pendiri Binance, Changpeng Zhao, terkait pengampunan. Mereka juga memeriksa keputusan SEC untuk menolak tindakan penegakan tertentu. Belum ada kesimpulan yang diumumkan.
Komite DPR menetapkan batas waktu yang tegas untuk kepatuhan bisnis. WLFI memiliki waktu hingga 1 Maret 2026 untuk menyerahkan catatan kepemilikan dan rincian pembayaran. Komunikasi internal terkait investasi juga diperlukan. Ruang lingkupnya mencakup transaksi yang melibatkan stablecoin USD1 dari World Liberty.
Pembuat undang-undang secara khusus meninjau investasi Binance sebesar $2 miliar. Transaksi tersebut dikatakan terkait dengan entitas yang terkait dengan UAE dan stablecoin USD1. Penyidik ingin mengetahui bagaimana produk WLFI digunakan. Penyelidikan ini mencari kejelasan tentang aliran keuangan dan pihak lawan.
World Liberty Financial membantah telah melakukan kesalahan apa pun. Juru bicara perusahaan menuduh penyelidikan ini bermotif politik. Juru bicara tersebut menyebut penyelidikan sebagai bentuk pelecehan terhadap bisnis swasta Amerika. WLFI menegaskan bahwa investasi tersebut adalah hal rutin dan sah secara hukum.
Gedung Putih juga mengeluarkan tanggapan terkait penyelidikan ini. Pejabat mengatakan bahwa Presiden Trump tidak terlibat dalam operasi WLFI. Mereka menekankan bahwa anggota keluarga Trump menjalankan urusan bisnis mereka sendiri. Pemerintah membantah memiliki pengaruh kebijakan apa pun.
Penyelidikan ini masih dalam tahap awal. Pembuat undang-undang menekankan bahwa belum ada temuan resmi. Namun, penyelidikan ini menyoroti peningkatan pengawasan terhadap usaha kripto. Keterlibatan modal asing tetap menjadi perhatian bipartisan.
Hasilnya mungkin memiliki implikasi untuk debat regulasi kripto di masa depan. Aturan investasi asing bisa mendapatkan perhatian baru. Pembuat undang-undang ingin menemukan keseimbangan yang tepat antara inovasi dan keamanan nasional. Penyidikan ini mencerminkan ketegangan yang lebih besar dalam debat kebijakan kripto di AS.