Hyperliquid melampaui Coinbase dalam volume perdagangan karena data Artemis menunjukkan pertumbuhan yang kuat, melebar selisih harga, dan meningkatnya kepercayaan pasar onchain.
Hyperliquid telah melampaui Coinbase dalam volume perdagangan, menarik perhatian besar di seluruh pasar aset digital. Menurut data Artemis, platform onchain tersebut menangani aktivitas notional yang jauh lebih besar. Akibatnya, perkembangan ini menandai perubahan signifikan dalam perilaku trader pada awal 2026.
Pertama-tama, berdasarkan data Artemis, Coinbase memiliki volume perdagangan notional sebesar $1,4 triliun. Sebagai perbandingan, Hyperliquid memiliki volume sebesar $2,6 triliun dalam periode pengukuran yang sama. Oleh karena itu, Hyperliquid menangani hampir dua kali lipat jumlah dari bursa terpusat.
BERITA TERKINI: Hyperliquid secara diam-diam melampaui Coinbase.
Volume Perdagangan (Notional):
• Coinbase: $1,4T
• Hyperliquid: $2,6THampir 2x volume Coinbase… dari bursa onchain. Dan pasar mulai memperhatikannya.
Performa Harga YTD:
• Hyperliquid: +31,7%
• Coinbase:… https://t.co/bqWcubvu7O pic.twitter.com/49IWNadjy4— Artemis (@artemis) 9 Februari 2026
Selain itu, kekurangan ini memberikan indikasi adopsi platform perdagangan onchain yang semakin meningkat oleh peserta di pasar global. Trader tampaknya menyukai eksekusi terbuka dengan ketersediaan 24*7 untuk penyelesaian. Dengan demikian, arsitektur Hyperliquid sesuai dengan harapan pasar yang berubah.
_Bacaan Terkait: _****Coinbase Listing HYPE untuk Peluncuran Perdagangan Spot
Selain itu, analis mengisyaratkan bahwa peningkatan volume sering kali mencerminkan peningkatan likuiditas dan spread yang lebih ketat. Faktor-faktor ini biasanya akan meningkatkan kualitas eksekusi bagi trader aktif. Akibatnya, peningkatan aktivitas dapat menjadi sumber daya kompetitif platform.
Sementara itu, Coinbase adalah bursa dominan dengan jangkauan ritel dan institusional yang luas. Namun, informasi terbaru menunjukkan peningkatan volume relatif yang lebih lambat. Jadi, perbandingan ini menyoroti momentum yang berbeda antara venue terpusat dan onchain.
Selain itu, peningkatan infrastruktur mendukung transisi ini menurut pengamat industri. Waktu blok yang lebih cepat dan antarmuka yang lebih baik menghilangkan kekhawatiran usability sebelumnya. Oleh karena itu, platform seperti Hyperliquid mendapatkan manfaat dari kemajuan teknis dan kepercayaan pengguna.
Pada saat yang sama, peningkatan volume onchain dapat berdampak pada struktur pasar yang lebih luas. Transparansi yang lebih tinggi dapat menarik strategi perdagangan yang canggih. Akibatnya, kenaikan Hyperliquid mewakili lebih dari sekadar tren jangka pendek.
Selain peningkatan volume, performa harga menunjukkan divergensi besar antara Hyperliquid dan Coinbase. Data tahun berjalan menunjukkan Hyperliquid naik 31,7%, sementara Coinbase turun 27,0%. Akibatnya, selisih performa jangka pendek sekitar 58,7%.
Selain itu, divergensi ini mengindikasikan kepercayaan investor yang lebih tinggi terhadap prospek Hyperliquid. Pergerakan harga positif sering kali menandakan ekspektasi pertumbuhan platform yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sentimen pasar semakin positif terhadap pemimpin onchain.
Yang menarik, token asli Hyperliquid, HYPE, diperdagangkan pada harga $31,96 pada 10 Februari 2026. Token ini meningkat sekitar 47% dalam 14 hari terakhir. Akibatnya, token ini mengungguli aset utama seperti Bitcoin dan Ethereum.
Sementara itu, pasar kripto yang lebih luas mengalami performa campuran dalam periode yang sama. Ketidakpastian makroekonomi dan diskursus regulasi menambah volatilitas. Namun, Hyperliquid tetap bergerak ke atas meskipun kondisi ini.
Selain itu, analis percaya bahwa kekuatan token dapat berkontribusi terhadap peningkatan keterlibatan platform. Harga yang naik kadang-kadang menarik pengguna baru dan penyedia likuiditas. Dengan demikian, kenaikan performa dapat digunakan untuk memperkuat aktivitas perdagangan.
Sebaliknya, Coinbase menghadapi tekanan pasar dalam performa sahamnya. Penurunan harga bisa menjadi tanda ekspektasi investor yang berhati-hati. Oleh karena itu, performa perbandingan mencerminkan tren perubahan dalam alokasi modal.
Menurut peneliti Artemis, angka-angka ini mencerminkan perubahan yang dapat diukur dalam preferensi perdagangan. Akibatnya, data ini memberikan pemahaman yang transparan tentang dinamika pasar yang berkembang.
Secara keseluruhan, lonjakan Hyperliquid adalah tanda penerimaan yang semakin berkembang terhadap model perdagangan onchain. Volume yang meningkat dan harga yang lebih tinggi menunjukkan perubahan struktural. Akibatnya, persaingan antar model bursa kemungkinan akan menjadi lebih intens.