Binance alihkan cadangan SAFU sebesar 1 Miliar Dolar sepenuhnya ke Bitcoin meskipun pasar sedang melemah.
Binance telah menyelesaikan konversi penuh cadangan SAFU-nya ke Bitcoin. Pembelian terakhir sebanyak 4.545 BTC menutup proses ini dalam waktu 30 hari sejak pemberitahuan pertama. Total kepemilikan kini mencapai 15.000 BTC, bernilai sekitar 1,005 miliar dolar dengan harga 67.000 dolar per BTC. Langkah ini menandai pergeseran yang jelas dalam cara Binance mengelola dana perlindungan penggunanya.
Binance Sebut Risiko Inflasi dalam Perpindahan Cadangan Bitcoin 1 Miliar Dolar
---------------------------------------------------------
Dalam sebuah postingan hari Kamis, Binance mengonfirmasi bahwa mereka telah memperoleh tranche terakhir Bitcoin, menyelesaikan transisi tersebut. Bersamaan dengan pengungkapan ini, alamat Bitcoin dan catatan transaksi dana juga dipublikasikan. Pengungkapan publik ini memungkinkan siapa saja untuk memverifikasi kepemilikan secara on-chain.
> #Konversi Aset Dana SAFU Binance – Pembaruan Akhir
>
> Binance telah berhasil menyelesaikan pembelian tranche terakhir sebanyak 4.545 BTC, menyelesaikan transisi cadangan stablecoin SAFU sebesar 1 miliar dolar ke Bitcoin.
>
> Transisi ini diselesaikan dalam waktu 30 hari sejak… pic.twitter.com/NJbNPS1b0I
>
> — Binance (@binance) 12 Februari 2026
Menurut Binance, konversi ini mencerminkan pandangan jangka panjang terhadap Bitcoin sebagai aset cadangan selama tekanan pasar yang ekstrem. Bulan lalu, bursa mengumumkan pergeseran dari cadangan berbasis stablecoin. Menurut manajemen, alasan utama langkah ini adalah kekhawatiran terhadap inflasi fiat dan risiko terhadap pihak lawan.
Setelah konversi, dana tetap bernilai sekitar 1 miliar dolar. Namun, seluruh cadangan kini berada dalam Bitcoin dan terpisah dari akun operasional.
_Sumber Gambar: _Arkham
SAFU dibuat sebagai dana darurat untuk menutupi kerugian akibat pelanggaran keamanan atau kegagalan sistem. Dengan mempertimbangkan hal ini, struktur dana ini memprioritaskan pelestarian modal dan likuiditas. Binance menggambarkannya sebagai dana bergaya asuransi daripada portofolio perdagangan.
Setelah keruntuhan FTX pada 2022, pendekatan cadangan Binance mendapatkan perhatian lebih luas di industri kripto. Selain itu, laporan bukti cadangan secara rutin memungkinkan pengguna memverifikasi kepemilikan dan menambah transparansi.
Judul Berita Kripto yang Layak untuk Berita Ini
------------------------------------------------
Menariknya, konversi SAFU ini dilakukan saat pasar terus menunjukkan sinyal bearish. Secara khusus, Bitcoin mencatat harga terendah selama beberapa bulan setelah sesi pasar yang lemah. Dalam prosesnya, koin OG ini telah kehilangan hampir setengah dari nilai puncaknya.
Meskipun harga menurun, Binance tetap melanjutkan pembelian sesuai jadwal. Data platform menunjukkan peningkatan aktivitas pembelian saat harga turun selama periode konversi. Laporan menyebutkan bahwa trader di platform meningkatkan aktivitas pembelian saat harga sedang turun.
Bursa menyatakan bahwa semua transaksi SAFU dilakukan secara bertahap untuk membatasi dampak pasar. Selain itu, dana tetap sepenuhnya terpisah dari akun operasional.
Penyelesaian pembelian berarti SAFU kini bergerak langsung mengikuti fluktuasi harga Bitcoin. Nilai cadangan akan berfluktuasi seiring siklus pasar yang lebih luas. Binance menegaskan bahwa strategi ini mencerminkan kepercayaan mereka terhadap Bitcoin sebagai penyimpan nilai jangka panjang.
Dengan 15.000 BTC yang diamankan, SAFU menjadi salah satu dana perlindungan pengguna berbasis Bitcoin terbesar di sektor kripto.