CEO Binance Richard Teng baru-baru ini mengatakan bahwa cryptocurrency dapat memainkan peran kunci dalam ekonomi mesin yang sedang berkembang. Dia menyampaikan pernyataan tersebut di Consensus Hong Kong 2026. Teng menjelaskan bahwa sistem AI segera dapat bertindak seperti pekerja independen dalam ekonomi.
Alih-alih manusia, agen AI ini dapat melakukan pembelian dan membayar layanan secara otomatis menggunakan Bitcoin atau stablecoin. Blockchain akan menjadi tulang punggungnya, memungkinkan mesin berinteraksi dengan aman dan terpercaya dengan layanan dunia nyata.
Menurut Teng, agen AI mungkin memesan perjalanan, memesan layanan, atau membayar tagihan secara otomatis. Mereka bisa melakukan ini 24/7, tanpa perlu persetujuan manusia di setiap langkah.
Ini menjadikan cryptocurrency lebih dari sekadar investasi. Cryptocurrency bisa menjadi alat nyata yang digunakan mesin untuk berdagang, membeli, dan membayar. Visinya menunjukkan bahwa seiring pertumbuhan AI, crypto mungkin memiliki peran yang lebih besar dalam kehidupan sehari-hari.
Perubahan ini sudah mulai terjadi. Beberapa perusahaan AI sedang membuat dompet crypto untuk Bitcoin dan stablecoin. Anthony Pompliano dari CNBC mencatat bahwa ini menunjukkan pergeseran dari penggunaan Bitcoin hanya sebagai penyimpan nilai. Sebaliknya, Bitcoin mungkin menjadi mata uang yang digunakan untuk operasi AI.
Studi juga mendukung gagasan ini. Sebuah tinjauan IEEE tahun 2025 menemukan bahwa crypto cocok untuk transaksi kecil dan pembayaran cepat. Ini berguna untuk sistem AI yang perlu melakukan banyak pembelian cepat.
Dampak potensialnya sangat besar. PwC memperkirakan bahwa AI dapat menambah $15,7 triliun ke ekonomi global pada tahun 2030. Jika cryptocurrency menjadi alat utama untuk transaksi AI, permintaan terhadap Bitcoin dan stablecoin mungkin meningkat.
Teng menekankan bahwa keamanan dan kecepatan blockchain membuatnya ideal untuk AI. Mesin dapat berinteraksi dengan dunia nyata dengan lebih mudah. Ini dapat menciptakan layanan baru, seperti AI yang memesan perjalanan atau mengelola rantai pasokan secara otomatis.
Gagasan AI menggunakan crypto mungkin terdengar futuristik. Tetapi fondasinya sudah mulai dibangun. Seiring AI dan blockchain menyatu, mata uang digital dapat menjadi bagian normal dari operasi mesin.
Visi Teng menunjukkan bahwa crypto bukan hanya aset keuangan. Crypto bisa menjadi alat praktis untuk mendukung generasi berikutnya dari teknologi berbasis AI.